
Mayang tiba di kantor nya dan langsung menemui manager HRDnya.
Sang Manager ternyata sudah menunggunya di depan pintu rencananya ia akan memecat Mayang jika Mayang datang terlambat.
Di depan pintu sang manager sudah menyilangkan tangannya ke dada melihat Mayang yang datang menghampiri nya, dengan tergesa-gesa.
"Eh selamat pagi Pak, Maaf saya terlambat," ucap Mayang sambil menundukkan kepalanya.
"Kamu tahu Mayang, Kinerja kamu semakin hari semakin menurun. Jadi saya tidak bisa mentolerir kesalahan kamu lagi! jadi hari ini kamu saya..., "Sang Manajer tak melanjutkan Kata-katanya karena langsung di sambar Mayang.
"Maafkan saya Pak! Saya butuh pekerjaan ini, saya janji tak akan mengulangi kesalahan saya di masa mendatang,"ucap Mayang dengan wajah yang memelas.
Pak Manager tanpa sengaja melihat wajah Mayang, ia pun ikut terpesona melihat Mayang terlihat begitu cantik saat itu, hingga hatinya pun terasa sejuk.
Amarah pak Manager pun luluh, ketika melihat wajah polos yang di poles make-up tersebut.
Mayang masih menanti keputusan sang manajer, ia menatap pak manager dengan mata yang berembun, berharap ada rasa iba dari manager tersebut terhadapnya.
"Baiklah Mayang, karena kamu hari ini terlihat begitu cantik, maka saya maafkan kamu, dan kamu bisa kembali bekerja. "
Mayang langsung melebarkan senyumnya, ternyata tak sia-sia ia berdandan pagi-pagi sekali.
"Terima kasih pak," ucap Mayang.
"Iya tapi kain kali jangan ulangi.Karena kamu sudah terhambat, kamu bekerja di gedung ini saja. "
"Baik Pak Terima kasih."
Mayang pun langsung bekerja.
Ia mengambil penyapu dan mulai membersihkan lantai di gedung tersebut.
Sementara sang Manager tersebut mencuri pandangan ke arah Mayang yang terlihat begitu cantik tak seperti biasanya..
Mayang melepas perlengkapannya. Sudah jam istirahat. Ia pun merasa lelah.
Karena tak sempat masak, Mayang harus ke warteg untuk membeli nasi bungkus. Maklum saja, sang jabang bayi dan cacing-cacing akan terus berdemo jika ia terlambat makan sedikit saja.
Baru saja ia hendak keluar dari kantor, Mayang sudah di panggil oleh sang manager.
"Mayang! "
__ADS_1
Mayang menoleh kemudian menghampiri manager tersebut.
"Ada apa Pak? "tanya Mayang.
"Kamu sudah makan siang? "tanya sang manager.
"Belum pak, baru saja mau keluar."
"Kalau gitu ikut ke kantor ku sekarang!"
Mayang pun menuruti. Ia mengikuti sang Manajer.
Setelah tiba di ruangan pak Manager, Mayang di suruh duduk di sofa. Di sana sudah ada dua box makan siang.
"Ayo Mayang silakan, saya sudah pesan ini untuk kamu."
Sang Manager pun menyodorkan box makan kepada Mayang.
"He he ini ikhlas kan pak? "tanya Mayang ragu.
"Iklas."
"Ckck, Mayang yang namanya iklas ya ngak bayarlah! sudah makan! "
Mayang tersenyum simpul, ia pun membuka kotak makanan tersebut.
Air liur Mayang seperti hendak menetes melihat berbagai hidangan seafood tersedia di dalam box tersebut. Mulai dari cumi, udang, kerang dan sebagainya. Sudah lama ia ingin mencicipi hidangan seperti itu.Namun makanan seperti itu bisa menguras kantongnya begitu dalam.
Mayang mengusap perutnya.' Alhamdulillah Nak, hari ini kita dapat rejeki bisa makan enak,'batin Mayang.
"Bismillah. "
Tanpa sungkan Mayang pun menyikat habis makan tersebut. Ia makan dengan begitu tenang dan lahap. Tak ada obrolan terjadi selama mereka menikmati makan siang.
Sementara Sang Manager tersenyum melihat tingkah polos Mayang.
Setelah selesai, Mayang bersandar pada sandaran sofa, perutnya terasa kenyang. Mayang melepas topinya kemudian dengan topi tersebut ia mengibas-ngibas tubuhnya yang terasa panas akibat metabolisme tubuh nya setelah makan. Meski pun ruangan tersebut ber AC.
Dengan wajah yang di penuhi keringat wajah Mayang terlihat semakin cantik, hingga membuat Sang manajer yang berumur dua puluh enam tahun tersebut semakin terpesona.
Setelah menjeda waktunya beberapa saat setelah makan. Mayang pun memutuskan untuk kembali bekerja.
__ADS_1
"Terima kasih pak atas makan siangnya. Semoga bapak di murahkan rezeki dan di segerakan mendapat jodoh, " tutur Mayang tulus, seraya kembali memakai topinya.ia pun keluar dari ruangan tersebut.
"Aamiin Mayang, semoga saja kita berjodoh," guman Sang manager.
***
Andre pulang kerumah, setelah memarkirkan mobilnya dengan sembarangan, ia pun langsung menuju kamarnya. Tak ada yang berani mengucapkan selamat pagi atau selamat datang padanya ketika melihat wajah Andre yang memerah karena terbakar amarah.
Bruk.. pintu kamar di dobrak dengan kasar.
Ia pun langsung menuju ranjang pengantin yang sudah ia siapkan untuk ritual malam pertamanya bersama Sang istri.
Beberapa hiasan dari bunga segar senilai puluhan juta pun ia hancurkan. Andre mengacak-acak kamarnya, sendiri karena merasa frustasi.
Bulan madu yang di impikan kini cuma kenangan yang menyesakkan hati. Sang istri kabur setelah akad pernikahan terjadi.
"Sial! berani-beraninya kau mempermainkan ku. Lihat aku akan membalas mu.Akan ku buat kau semakin tersiksa! "
Gubrak.
Prank
Dari luar kamar Andre terdengar huru-hara tak ada satupun benda yang luput dari amukan emosinya.
Silih berganti suara kaca pecah terdengar lagi.
Sementara asisten rumah tangganya hanya bisa bungkam. Tak ada satu pun yang berani bersuara, bahkan mereka melakukan tugasnya dengan Hati-hati agar tak memancing emosi serigala lapar seperti Andre.
***
Bersambung dulu guys. Terima kasih atas dukungannya.
Sambil nunggu author up, siapa tahu mau mampir ke novel author yang lain.
Dengan judul : Kenapa harus menikah dengan mu.
blurbr
Kisah Gadis yang menderita trauma dan gangguan jiwa yang akan di pertaruhkan dalam sebuah balab mobil mewah dua orang playboy campus. siapa sangka, cinta justru hadir pada kedua playboy tersebut terhadap gadis yang di rawat di rumah sakit jiwa. Bagaimana kisahnya.
__ADS_1