
Setelah memasak dalam porsi yang besar, ketiga orang itu segera saja meletakkan makanan nya di dapur dan meminta bantuan dari pelayan untuk menyiapkan meja makan.
Tentu saja para pelayan segera saja melakukan hal yang disuruh oleh permaisuri mereka. Mana berani mereka menolak melakukan apa yang disuruh.
Setelah itu, ketiga orang yang ada di dapur itu segera saja kembali menuju taman istana dimana semua orang sedang berkumpul di sana.
Lin Lin tersenyum dengan manis ketika melihat semua orang berkumpul bersama dan tertawa bersama-sama. Itu sangat menyenangkan di matanya.
Andai saja Lin Lin bisa bertahan sedikit lebih lama untuk menikmati kebersamaan itu. Sayangnya dia tidak bisa melakukan hal itu.
Waktunya terbatas saat ini. Lin Lin sendiri bahkan tidak tahu kapan dirinya akan meninggal. Tetapi hanya ada satu hal yang Lin Lin harapan saat ini.
Lin Lin berharap bahwa kebersamaan ini akan bertahan selama mungkin. Lin Lin hanya ingin mendapatkan kebahagiaan kecil dari berkumpul bersama ini.
Hanya itu yang Lin Lin inginkan agar dia bisa menyimpan kenangan yang bahagia ketika diri nya akan segera pergi.
"Oh, ini dia permaisuri kekaisaran kita yang terhormat," ucap Liu Jin secara tiba-tiba ketika dia menatap Lin Lin yang sedang menatap mereka semua.
Lin Lin menatap Liu Jin dengan tatapan kesal karena dirinya malah diolok-olok. Lin Lin kemudian tersenyum kepada yang lainnya dan duduk di samping Xie Jun Hao.
Sepertinya tempat itu memang sengaja di kosongkan untuk dirinya duduk di sana. Makanya Lin Lin dengan tenang duduk di sana tanpa khawatir ada orang lain yang ternyata sudah menduduki tempat tersebut.
"Kalian sudah selesai memasak?" tanya Zhao Yun setelah melihat nenek Meng dan juga Liu Mei juga ikut duduk di samping suami mereka masing-masing.
Lin Lin menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan Zhao Yun. Liu Mei dan juga nenek Meng juga menganggukkan kepala mereka berdua dengan kompak.
__ADS_1
Zhao Yun menjadi cemberut, Liu Jin yang melihat istri nya mendadak cemberut malah menjadi sangat bingung. Ada apa dengan istri nya itu?
"Zhao Yun, mengapa kau malah menjadi cemberut?" tanya Liu Jin dengan bingung.
Zhao Yun menatap ke arah Liu Jin kemudian memukul pelan dada Liu Jin karena pria itu tidak peka dengan rasa sedih nya.
"Aku juga ingin membantu mereka dan ikut mereka memasak bersama. Mengapa kita datang sangat terlambat? Huh, andai saja kita datang lebih cepat maka aku masih bisa membantu mereka untuk memasak," ucap Zhao Yun dengan raut wajah cemberut nya.
Sedangkan Liu Jin yang menjadi tempat untuk disalahkan bagi Zhao Yun hanya bisa terdiam saja dan tidak mengatakan apapun.
Saat ini Zhao Yun sedang sedih karena putra nya sedang bermain dengan Xie Yu Ra yang sikap nya sangat nakal itu.
Maklum, sebenarnya Xie Yu Ra bahkan lebih cocok dikatakan sebagai seorang pria daripada seorang perempuan. Pasalnya gadis itu bahkan sedari tadi hanya bermain dengan anak laki-laki saja.
Anak perempuan itu hanya sibuk dengan bunga-bunga di taman istana. Makanya Xie Yu Ra merasa bosan dan lebih memilih untuk bermain dengan para lelaki.
"Ibu, aku juga bermain dengan mereka kok. Aku bermain dengan semua orang. Bukan hanya anak perempuan saja kok. Jika ibu tidak percaya ibu bisa tanyakan pada mereka semua," ucap Xie Yu Ra.
Lin Lin menggelengkan kepalanya ketika mendengar ucapan dari Xie Yu Ra yang begitu seenaknya. Lin Lin sendiri juga tidak tahu harus berkata apa ketika melihat Xie Yu Ra malah sibuk bermain dengan anak laki-laki daripada anak perempuan.
Tetapi pada akhirnya Lin Lin tetap diam dan membiarkan Xie Yu Ra untuk bermain sesuka hatinya. Lagipula setidaknya Lin Lin harus memperlakukan anak nya dengan baik disaat-saat terakhir nya.
"Ku rasa meja makan sudah disiapkan oleh pelayan. Apakah kalian semua ingin makan sekarang?" tanya Lin Lin menatap semua orang di sana.
Para anak-anak yang sejak tadi bermain ketika mendengar hal itu langsung saja menjadi sangat bersemangat. Mereka semua berhenti bermain kemudian segera saja berlari menuju orang tua nya masing-masing untuk membujuk orang tua nya untuk memulai makan sekarang juga.
__ADS_1
Lin Lin terkekeh pelan ketika melihat tingkah laku anak-anak yang sangat menggemaskan itu. Pada akhirnya Lin Lin pun menganggukkan kepalanya kemudian segera mengajak semua orang yang ada di taman itu untuk pergi ke ruang makan.
Akhirnya setelah melalui beberapa tempat yang megah di istana itu, rombongan yang sangat ramai itu telah tiba di ruang makan istana kekaisaran.
Lin Lin menghela nafas nya, akhirnya sampai juga. Itu semua karena sejak tadi Lin Lin merasa bahwa berjalan dengan ramai seperti itu sangat tidak menyenangkan.
Alasan nya adalah karena mereka semua menjadi perhatian para pelayan dan pengawal yang tidak sengaja berpapasan dengan mereka. Makanya Lin Lin merasa sedikit risih.
Lagi pula memang benar bahwa rombongan mereka sangat ramai, bahkan lebih ramai daripada rombongan prajurit yang biasanya bertugas untuk menjaga keamanan istana dan juga prajurit yang bertugas berpatroli setiap saat.
Setelah itu, semua orang melangkah masuk ke dalam ruang makan secara bergantian. Tentu saja dimulai dari Xie Jun Hao dan juga Lin Lin, kemudian disusul oleh Xie Yu Ra dan dilanjutkan oleh nenek Meng dan kakek Liu, begitu pula selanjutnya.
Setelah semua orang telah masuk dan duduk di ruang makan. Lin Lin menatap pelayan yang ada di dekat nya sebagai isyarat untuk membuka semua menu makanan yang ada di meja makan yang panjang itu.
Dengan cepat dan cekatan, para pelayan segera saja melakukan apa yang diisyaratkan oleh Lin Lin pada mereka. Setelah makanan itu diperlihatkan kepada para tamu, semua orang tidak bisa menahan diri untuk tidak menganga lebar.
Mereka tidak menyangka bahwa masakan yang dibuat ternyata sangat banyak dan aroma makanan yang ada di meja itu tercium dengan sangat pekat.
"Ini semua adalah masakan aku, ibu, dan juga nenek. Semoga kalian bisa menikmati makanan ini dengan baik," ucap Lin Lin dengan senyuman di wajah nya.
Para tamu yang mendengar hal itu langsung saja menatap Lin Lin dengan tatapan mata yang kagum.
...****************...
P.S. Sabar ya, sabar, pelan-pelan aja buat masuk ke konflik utama. Btw maaf aku bolong-bolong update nya:( Aku mau minta dukungan dari kalian semua:( sepi banget pembaca nya. Kalau bisa tolong share cerita ini ke grup-grup kalian ya:( Kalau bisa dan kalau mau aja, aku gak maksa kalian kok.
__ADS_1