
Tentu saja dewa Lian menjadi sangat panik karena elemen yang saat ini dia keluarkan adalah elemen api sehingga tentu saja api akan kalah dengan elemen air. Tetapi Lin Lin agak kaget tidak melihat dewa Lian menarik elemen api nya kemudian dia malah mengeluarkan elemen listrik.
Lin Lin segera saja menarik kembali elemen air nya, tetapi itu terlambat, elemen petir milik dewa Lian telah terlebih dahulu sampai ke elemen air nya.
Lin Lin dengan cepat mengeluarkan elemen tanah nya dan menutupi dirinya dengan tanah agar tidak terkena efek konslet dari air nya tadi.
Beruntung bahwa Lin Lin cepat bertindak sehingga dia sama sekali tidak mengalami luka apapun. Lin Lin menghela nafas nya, seperti nya pertarungan jarak jauh memang tidak akan bisa membuat dirinya menang dari dewa Lian.
Jadi Lin Lin kali ini mengubah cara serangan nya yaitu menggunakan serangan jarak dekat. Tentu saja dewa Lian sangat kaget dengan serangan jarak dekat yang mendadak.
Lin Lin membawa sebuah belati di tangan nya kemudian dia segera saja melesat kencang ke arah dewa Lian.
Dewa Lian segera saja bersiap menerima serangan dari Lin Lin yang saat ini sedang melesat ke arah dirinya dengan kencang.
Lin Lin segera saja mengayunkan sebuah belati yang ada di tangan nya saat ini ke arah dewa Lian dengan langkah yang sangat cepat dan bertubi-tubi.
Tetapi setelah sedetik kemudian, tidak ada yang terjadi pada dewa Lian. Semua dewa-dewi di sana menjadi kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Lin Lin. Bahkan dewa Lian sendiri sama sekali tidak mengerti dengan apa yang sedang dilakukan oleh Lin Lin.
"Heh, kau sedang melakukan apa? Bermain kejar-keja---"
Sayangnya ucapan dewa Lian terhenti ketika dia merasakan rasa perih yang sangat parah di sekujur tubuh nya. Dengan cepat dewa Lian menundukkan kepala nya dan melihat bahwa tubuh nya saat ini dipenuhi dengan luka goresan yang sangat banyak.
Hal ini tentu saja membuat dewa Lian menjadi sangat kebingungan dan juga sekaligus dia merasakan rasa sakit yang sangat banyak.
__ADS_1
Lin Lin menatap ke arah dewa Lian dengan tatapan mata yang tajam, "Apakah kau sudah merasakan bagaimana aku sedang bermain kejar-kejaran? Apakah kau masih ingin melanjutkan nya?" tanya Lin Lin dengan senyuman sinis di wajah nya.
Sayangnya hal itu malah membuat dewa Lian menjadi sangat marah, karena itulah, dewa Lian dengan cepat membuat banyak sekali bola api yang sangat besar dan melayang di udara.
Bahkan ketika melihat bola-bola api itu, semua dewa-dewi yang hadir di sana menjadi sangat terkejut.
"Dewa Lian, hentikan. Apakah kau memang akan pergi sampai ke sana? Jangan melewati batasan mu!" ucap dewi Zhou yang biasanya sangat anggun menjadi berteriak secara tiba-tiba.
Lin Lin mengerti dengan sikap yang saat ini ditunjukan oleh para dewa-dewi di sana. Berarti ini akan sangat berbahaya bagi dirinya. Tetapi apa yang harus dia lakukan saat ini hanyalah membuat pelindung yang sangat kuat.
Lin Lin segera saja membuat sebuah pelindung berbentuk lingkaran yang melapisi seluruh tubuh nya.
"Kau pikir hanya sebuah pelindung kecil saja bisa membuat serangan ku yang hebat ini tidak akan bisa mengalahkan mu? Jangan harap, kau tidak akan baik-baik saja setelah aku melepaskan seluruh bola api ini. Lebih baik jika kau menyerah saat ini juga dibandingkan kau akan mati terbakar, atau paling tidak kau akan hidup dengan luka bakar di tubuh mu," ucap dewa Lian sambil menatap Lin Lin dengan tatapan tajam.
Lin Lin terus saja berkeras kepala dan segera saja menggelengkan kepala nya, usaha nya tinggal sedikit lagi dan masa dia harus menyerah di pertengahan waktu. Itu sangat tidak menyenangkan.
Lin Lin tersenyum kecil kepada dewi Zhou, walaupun dia diremehkan setidaknya itu semua karena kekhawatiran dari dewi Zhou. Jujur saja, Lin Lin merasa senang karena setidaknya walaupun lupa, Lin Lin masih diperhatikan oleh ibu mertua nya saat ini.
"Maaf dewi Zhou, aku tidak bisa menyerah sebelum aku mengalahkan dia. Tenang saja, aku akan baik-baik saja," ucap Lin Lin dengan senyuman manis di wajah nya.
Dewa Lian tidak lagi menunggu Lin Lin untuk berbicara dan segera saja dia melepaskan seluruh bola api yang ada di sekitar nya ke arah Lin Lin.
Lin Lin dengan cepat membuat pelindung tanah di depan pelindung transparan nya kemudian dia juga membuat gelombang tsunami untuk mengalahkan bola api itu.
__ADS_1
Lin Lin menggunakan seluruh elemen nya untuk mengurangi bola api yang datang ke arah dirinya karena jumlahnya memang sangat banyak.
Tentu saja semua dewa-dewi di sana menjadi terkejut, mereka tidak pernah melihat seseorang sampai menggunakan seluruh elemen pada satu waktu seperti itu.
Itu semua karena efeknya pasti akan fatal bagi pengguna nya karena dia akan kehabisan energi.
Setelah beberapa, akhirnya bola api itu berhenti dengan sendirinya. Para dewa-dewi di sana mengira bahwa Lin Lin pasti sudah pingsan di dalam pelindung berlapis itu.
Tetapi seketika terdengar suara, "Bruk!". Mereka menduga itu adalah Lin Lin yang sedang terjatuh. Sayangnya mereka salah, yang terjatuh adalah dewa Lian yang saat ini membeku.
Tentu saja dengan pemandangan seperti itu membuat semua dewa dewi yang ada di sana menjadi sangat terkejut, bahkan Dewi Zhou yang biasanya sangat tenang juga menjadi terkejut.
Dewi Zhou sebenarnya sudah merasa was-was dan siap untuk membantu Lin Lin apabila nanti dewa Lian memberikan serangan yang mematikan kepada Lin Lin.
Namun hasil yang di dapat saat ini ternyata berada di luar perkiraan dewi Zhou sehingga membuat dewi Zhou menjadi sangat kaget.
Jangankan dewi Zhou, bahkan dewa Wen yang biasanya sangat tenang juga sangat terkejut ketika melihat dewa Lian terjatuh ke tanah dengan kondisi tubuh membeku.
"A-apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa dewa Lian bisa kalah? Apakah seseorang bisa menjelaskan pada ku apa yang sebenarnya terjadi?" tanya salah seorang dewa dewi di sana akhirnya bersuara setelah kediaman menghampiri mereka semua.
Lin Lin tentu saja dapat mendengar apa yang dikatakan oleh dewa itu, pada akhirnya Lin Lin terkekeh pelan dan menatap ke dewa itu.
"Sederhana saja, aku menggunakan trik pengalihan dengan jurus pengalihan. Sebenarnya jurus utama ku berada di es yang aku keluarkan pertama kali.
__ADS_1
...****************...
Cuma mau bilang, tanggal 23 aku lomba, jadi aku gak bisa update. Maaf ya:(