
"Kalian semua tidak ingin menjawab? Mengapa tidak ada satu orang yang ingin mewakilkan apa yang sebenarnya terjadi saat ini? Lupakan, kalau begitu aku akan menunjuk salah satu di antara kalian semua untuk menjelaskan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Min Xiang, bicaralah," ujar Lin Lin dengan cepat menunjuk Min Xiang.
Tentu saja Min Xiang kaget karena namanya mendadak saja disebut oleh Lin Lin. Tetapi Min Xiang sama sekali tidak protes dan tetap mulai menjelaskan apa yang sebenarnya sedang terjadi.
"Begini tuan, masalah yang kami alami saat ini adalah mengenai ruang dimensi. Biasa orang tua akan meneruskan ruang dimensi nya kepada anak nya jika mereka sudah tau bahwa waktu mereka akan segera tiba. Bahkan waktu itu pernah tercatat dalam sejarah beberapa saudara memperebutkan hak milik dari ruang dimensi karena orang tua mereka sama sekali tidak menunjuk seseorang yang akan mewarisi ruang dimensi tersebut.
"Maka dari itu kami sedikit kesulitan untuk memutuskan, aku harus mengikat kontrak dengan siapa," jelas Min Xiang secata terperinci.
Lin Lin menghela nafas nya dengan pelan. Jujur saja, hal itu juga merupakan hal yang sangat sulit untuk dia putuskan. Tetapi karena Lin Lin tidak punya waktu lebih banyak, jadi Lin Lin harus memutuskan nya segera.
"Min Xiang, aku rasa kau harus mengikat kontrak bersama dengan Rara. Setidaknya itu bisa dianggap sebagai permintaan maaf ku kepada anak itu karena telah meninggalkan dirinya tanpa izin," ucap Lin Lin menatap langsung ke mata Min Xiang.
Min Xiang menganggukkan kepalanya dengan tatapan mata yang yakin. Jika memang Lin Lin telah memutuskan dengan siapa dia harus mengumpat kontrak, maka Min Xiang akan sellau menerima semua keputusan Lin Lin tanpa berkomentar sedikit pun.
"Baiklah, mari kita mulai saja proses pemutusan kontrak ini. Apakah kalian semua sudah siap?" tanya Lin Lin kali ini tidak lagi menunda waktu lebih banyak hanya untuk berbicara saja tanpa melakukan hal lain.
Semua hewan kontrakan Lin Lin telah siap melakukan pemutusan kontrak dengan Lin Lin. Itu semua karena mereka telah menyiapkan diri mereka sendiri dengan hal itu. Makanya mereka tidak lagi linglung ketika saatnya telah tiba.
"Baiklah, ayo kita mulai. Tetapi Min Xiang, aku akan memutuskan kontrak bersama dengan dirimu terakhir, karena aku harus menitipkan beberapa surat yang harus diberikan kepada Rara dan juga Jun Hao di saat mereka sedang sangat terpuruk," ucap Lin Lin sambil menatap Min Xiang lagi.
__ADS_1
Min Xiang segera saja menganggukkan kepalanya dengan senyuman di wajah nya. Jujur saja, walaupun saat ini Min Xiang sedang tersenyum, nyatanya hati Min Xiang sama sekali tidak tega melihat Lin Lin yang tetap memaksakan dirinya Untuk terlihat baik-baik saja.
Min Xiang sedari tadinya selalu menahan dirinya sendiri untuk tidak menangis dengan ekspresi Lin Lin yang selalu saja terlihat baik-baik saja.
"Baiklah, kita mulai. Pejamkan mata kalian dan alirkan energi spiritual kalian ke arah diriku," ucap Lin Lin kepada Fei, Hei Wu, dan juga Black Cat.
Ketiga hewan itu segera saja mendengarkan apa yang disuruh oleh Lin Lin tanpa banyak bertanya.
Tentu saja proses itu sejujurnya memakan waktu yang cukup lama karena proses pemutusan kontrak Dengan hewan kontrak itu tidak mudah.
Tetapi Lin Lin mempercepat proses itu. Tentu saja ada resiko yang harus Lin Lin terima dari mempercepat proses pemutusan kontrak yang harusnya dilakukan paling cepat satu hari.
Setelah beberapa jam melakukan pemutusan kontrak, akhirnya proses itu selesai. Walaupun sebenarnya Lin Lin memaksakan diri untuk mempercepat proses itu.
Ketika pemutusan itu selesai, ketiga hewan yang tadi melakukan proses pemutusan kontrak itu segera saja berlari ke arah Lin Lin ketika mereka melihat bahwa Lin Lin tengah memuntahkan seteguk darah segar.
"Tuan, apakah kau baik-baik saja? Mengapa tuan begitu memaksakan diri? Tuan tidak akan baik-baik saja jika tuan mempercepat proses itu dengan paksa. Tuan pasti akan terluka. Tuan bisa melakukan nya dengan pelan-pelan saja, tidak akan ada masalah sekalipun ini memakan waktu satu minggu di ruang dimensi," ucap Hei Wu dengan cepat.
Lin Lin memaksakan dirinya untuk mengeluarkan senyuman nya yang terbaik. Lalu setelah berhasil untuk tersenyum, Lin Lin segera saja menggelengkan kepala nya dan menatap ketiga hewan itu dengan senyuman yang dipaksakan.
__ADS_1
"Kalian tidak perlu lagi memanggil diriku dengan sebutan tuan. Kalian bertiga telah bebas, sama seperti si hiu dan si buaya. Kalian bukan lagi seekor hewan yang bisa ku suruh-suruh lagi. Jadi kalian sudah bisa berhenti memanggil diriku sebagai tuan kalian," ucap Lin Lin tidak menjawab perkataan dari Hei Wu dan malah menyebutkan hal lain.
Baru saja Black Cat dan Fei ingin protes, tetapi Lin Lin telah memotong perkataan kedua hewan itu dan dengan cepat memanggil Min Xiang.
"Min Xiang, kemarilah. Ada sesuatu yang harus aku titipkan pada dirimu. Setelah kita melakukan pemutusan kontrak, aku sama sekali tidak akan pernah bisa masuk kembali ke ruang dimensi ini. Maka ada beberapa hal yang harus ku katakan pada dirimu," ucap Lin Lin dengan senyuman manis di wajah nya.
Dengan cepat Min Xiang melangkah untuk mendekati Lin Lin dan segera saja berjongkok di hadapan Lin Lin untuk menyesuaikan tinggi tubuh Lin Lin yang sedang berjongkok.
"Apa itu tuan? Tuan bisa mengatakan semua yang ingin tuan titipkan pada ku untuk disampaikan ke seluruh keluarga tuan," ucap Min Xiang dengan cepat.
Lin Lin menggelengkan kepalanya masih dengan senyuman di wajah nya, "Tidak apa-apa, aku sudah membuat surat masing-masing untuk mereka dan aku akan menitipkan nya kepada Xie Jun Hao. Sayangnya aku ingin menitipkan empat buah surat kepada mu."
Min Xiang dengan cepat menganggukkan kepalanya, "Tentu saja, tuan. Tuan bisa menitipkan sebanyak apapun surat kepada ku untuk diberikan kepada orang lain. Seberapa banyak pun itu, aku pasti akan memberikan surat itu kepada orang yang dituju dengan selamat."
Lin Lin memaksakan dirinya untuk terkekeh ketika mendengar ucapan dari Min Xiang. Sayangnya dengan kekehan itu, dirinya malah lagi-lagi muntah darah. Jujur saja, di saat Lin Lin sedang muntah darah, hal itu membuat Min Xiang merasa sangat khawatir.
Min Xiang ingin melakukan sesuatu untuk Lin Lin, hanya saja dirinya sendiri juga tidak tahu harus melakukan apa agar bisa membuat Lin Lin merasa lebih baik.
...****************...
__ADS_1