Mengejar Tuan CEO

Mengejar Tuan CEO
30. cerita dari Xie Shan Nu [2]


__ADS_3

"Ayah mertua, apa maksud dari ucapan ayah mertua ini?" tanya Lin Lin dengan tatapan mata yang sangat tidak percaya dengan apa yang saat ini sedang dia dengar.


Xie Shan Nu menatap Lin Lin yang saat ini sedang terkejut dengan tatapan mata seolah-olah dia tidak lagi heran dan sudah dapat memperkirakan akan seperti apa reaksi yang dia dapat dari Lin Lin setelah Lin Lin mendengar cerita dari dirinya.


"Aku yakin kau sendiri tidak bisa mempercayai apa yang sedang aku katakan padamu. Tapi itulah yang sebenarnya terjadi. Tidak ada hal yang aku sembunyikan darimu saat ini, Lin Lin," ucap Xie Shan Nu dengan tatapan mata yang sedih yang saat ini tidak lagi Xie Shan Nu sembunyikan dari Lin Lin.


Lin Lin menganggukkan kepalanya dengan kaku, tentu saja Lin Lin akan merasa terkejut dengan hal itu. Jika tidak mana mungkin Lin Lin saat ini akan melotot dengan besar ketika mendengar cerita dari Xie Shan Nu.


"Jadi apa yang terjadi pada ibu mertua?" tanya Lin Lin dengan tatapan mata yang penasaran.


Xie Shan Nu menatap Lin Lin dengan tatapan mata yang serius kemudian menghela nafas nya, "Dia sebenarnya sudah naik ke tingkat seorang dewa di mana dia sebenarnya sudah mencapai tingkat itu sejak lama. Bahkan sejak Jun Hao masih berusia lima tahun."


Lin Lin sekali lagi tersentak kaget ketika mendengar ucapan dari ayah mertua nya itu. Saat ini Xie Yu Ra juga sedang berumur lima tahun. Dan Lin Lin juga akan segera meninggalkan dunia ini. Apakah ini memang disengaja oleh pemimpin dari para dewa itu?


"Tapi ibu Jun Hao menahan dirinya selama beberapa bulan untuk tinggal di dunia bawah ini. Bahkan sebenarnya ibu Jun Hao sudah mempersiapkan diri untuk menghapus semua basis kultivasi nya agar dapat tinggal di dunia bawah dan tidak perlu naik ke dunia atas," ucap Xie Shan Nu lagi-lagi membuat Lin Lin sangat terkejut.


Perjuangan seseorang yang memulai kultivasi dari titik nol sampai ke tahap seorang dewa sangatlah sulit. Tetapi demi orang-orang yang dia cintai, ibu mertua nya bahkan siap untuk itu. Itu adalah hal yang sangat mengejutkan.

__ADS_1


"Tetapi tentu saja aku tidak mengizinkan nya untuk melakukan hal kejam seperti itu. Aku bukanlah orang sekejam itu sampai membuat istri ku sendirian harus menghapus basis kultivasi nya yang selama ini dia perjuangkan dan dia latih dengan sangat keras," ucap Xie Shan Nu lagi.


Lin Lin menganggukkan kepalanya sebagai balasan dari cerita Xie Shan Nu. Tentu saja, sebagai seorang suami yang sangat paham dengan latihan keras sang istri, Xie Shan Nu tidak akan pernah mau membiarkan istri nya sampai menghapus semua basis kultivasi nya.


"Aku dan istri ku mulai memikirkan cara-cara lain yang dapat membuat dirinya tidak akan pernah naik ke dunia atas. Sayangnya sebelum kami sempat menemukan cara agar istri ku tidak naik ke dunia atas, seorang dewa telah terlebih dahulu menjemput dirinya," ucap Xie Shan Nu dengan tatapan yang lebih sedih lagi.


Lin Lin terdiam, mungkin itulah alasan mengapa Xie Shan Nu saat ini sangat membenci para dewa. Dan mungkin seorang dewa yang merupakan teman dari Xie Shan Nu adalah istri nya sendiri. Itu akan jadi sangat masuk akal.


"Mungkin kau akan menduga bahwa aku membenci para dewa karena mereka seenaknya membawa istri ku ke dunia atas tanpa izin dari ku terlebih dahulu," kata Xie Shan Nu tiba-tiba saja.


Lin Lin menganggukkan kepalanya dengan kaku. Tentu saja hanya itu yang bisa Lin Lin pikirkan saat ini. Memangnya ada apa lagi yang dapat membuat Xie Shan Nu sampai membenci para dewa?


Lin Lin mengernyitkan dahi nya dengan bingung setelah mendengar nya. Jika bukan karena para dewa itu membawa istri dari Xie Shan Nu secara paksa tanpa izin, apa yang membuat Xie Shan Nu sampai membenci para dewa itu?


"Jika mereka hanya membawa istri ku saja ke dunia atas untuk dijadikan seorang dewi, maka aku akan baik-baik saja karena aku sudah mempersiapkan diri ku untuk itu, Lin Lin," ucap Xie Shan Nu dengan tatapan mata yang sangat sedih.


Lin Lin menggelengkan kelapa nya saat ini, dia tidak bisa mengerti. Memangnya ada hal lain selain itu yang dapat membuat Xie Shan Nu sampai membenci sosok yang sangat ditakuti di dunia bawah ini?

__ADS_1


"Mungkin kau tidak tahu, tapi karena istri ku mencoba untuk menunda waktu kenaikan nya, dia menerima hukuman dari pemimpin para dewa itu," ujar Xie Shan Nu dengan suara yang pelan.


Lin Lin saat ini menjadi fokus mendengar cerita dari Xie Shan Nu dan memilih untuk tidak lagi menebak-nebak apa yang sebenarnya membuat Xie Shan Nu membenci para dewa.


Mungkin Lin Lin sudah menyerah untuk menebak-nebak karena Lin Lin sedari tadi tidak bisa mendapatkan jawaban yang benar.


"Pemimpin para dewa itu memberikan hukuman pada istri ku, tetapi dampak pada hukuman itu juga terpengaruh pada diriku dan juga Jun Hao. Itu adalah hukuman yang paling tidak bisa ku terima dan itulah yang membuat diriku sampai membenci para dewa, terutama kepada pemimpin para dewa yang egois itu," ucap Xie Shan Nu.


Lin Lin tahu mengapa Xie Shan Nu sedari tadi berbelit-belit ketika menceritakan hal ini. Lin Lin sendiri juga sadar betapa sulitnya Xie Shan Nu menceritakan hal ini kepada dirinya.


"Ayah mertua, jika anda tidak sanggup menceritakan nya pada ku, maka jangan dipaksakan. Aku tidak apa-apa apabila ayah mertua tidak sanggup menceritakan nya," ucap Lin Lin karena takut membuat Xie Shan Nu merasa sedih.


Jujur saja, Lin Lin menyesal karena telah menabur garam di atas luka pedih Xie Shan Nu. Tetapi Lin Lin sendiri sadar bahwa jika ingin menghentikan hal ini maka sudah jadi terlambat.


Xie Shan Nu menggelengkan kepala nya, "Mau bagaimana pun juga kau adalah menantu dari istri ku. Setidaknya sebelum kau bertemu dengan dirinya, kau juga harus tahu bagaimana cerita sesungguhnya."


Lin Lin menganggukkan kepalanya berusaha untuk mempersiapkan dirinya mendengar cerita lanjutan dari Xie Shan Nu.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2