
Semua hewan di sana sontak saja secara serempak menggelengkan kepala mereka semua. Begitu pula dengan Min Xiang yang tidak biasanya melakukan hal yang kekanakan sejak dia tumbuh menjadi dewasa.
Dewa itu menjadi terdiam sejenak ketika melihat gelengan kepala itu, tentu saja dewa itu saat ini berada di posisi yang sangat sulit. Semua makhluk yang ada di sana menolak untuk pergi dari Lin Lin dan memaksa untuk tetap berada di sana.
Padahal apa yang akan disampaikan oleh dewa itu pada Lin Lin benar-benar sangat penting, ini menyangkut masa hidup Lin Lin. Hanya saja jika dewa itu mengatakan nya di hadapan para makhluk-makhluk yang dulunya merupakan hewan kontrak Lin Lin takutnya mereka semua akan merasa sedih. Dan tentu saja dewa itu akan merasa tidak enak karena memang sedari tadi dia terus-menerus membawa kabar buruk bagi Lin Lin.
Makanya dewa itu meminta kepada makhluk-makhluk itu untuk meninggalkan Lin Lin berdua saja dengan dirinya. Hanya saja mereka semua menolak. Hal itu malah membuat dewa itu menjadi sangat kesulitan.
"Kau akan membicarakan soal masa hidup tuan kami bukan? Maka kau bisa s
langsung mengatakan nya pada tuan di hadapan kami semua. Tidak ada yang salah tentang itu bukan? Jadi kau tidak perlu menyuruh kami meninggalkan tempat ini," ucap Fei dengan cepat berkata dengan nada tajam.
Tentu saja semua makhluk di sana sudah dapat menebak apa yang akan disampaikan oleh dewa itu kepada Lin Lin. Mereka semua juga ingin mendengar kejujuran, makanya meskipun itu adalah kejujuran yang sangat menyakitkan, mereka sudah siap untuk menerima resiko itu.
"Kalian ini, apa salahnya menurut? Ini benar-benar penting bagi tuan kalian. Tapi tidak ada hubungan nya dengan kalian semua," ucap dewa itu masih berusaha agar makhluk-makhluk di sana segera pergi dan meninggalkan dirinya berdua saja dengan Lin Lin.
Tetapi makhluk-makhluk di sana dengan keras kepala masih saja terus menggelengkan kepalanya tanpa peduli dengan tatapan mata tajam dari dewa itu.
__ADS_1
Lin Lin menghela nafas nya dengan pelan, "Kalian bisa pergi dari sini dan segera beristirahat," ucap Lin Lin dengan nada suara yang lemah, itu adalah keputusan dari Lin Lin dan merupakan sebuah perintah dari Lin Lin.
Tetapi terjadi satu hal yang malah membuat Lin Lin menjadi sangat terkejut, hal itu adalah semua hewan di sana dan juga Min Xiang malah menolak dan menggelengkan kepala mereka di hadapan Lin Lin.
"Kami mohon maaf sekali tuan, kami tidak bisa menuruti perintah anda lagi kali ini. Mungkin kami terkesan lancang, tetapi kami juga ingin mendengar apa yang akan disampaikan oleh dewa jelek ini kepada tuan. Jadi mohon tuan dapat memahami rasa keras kepala kami," ucap Hei Wu segera saja berbicara mewakilkan seluruh teman nya.
Lin Lin menatap mereka semua dengan tatapan wajah yang kaget kemudian menghela nafas nya. Yah tentu saja sekarang mereka berhak untuk menolak perintah yang dia ucapkan.
Itu semua karena para hewan itu dan juga Min Xiang sudah bukan merupakan hewan kontrakan nya,.maka itu sudah sangat jelas. Mereka punya hak untuk menolak perintah dari nya. Malahan Lin Lin yang tidak punya hak untuk memerintah mereka lagi.
"Lupakanlah, katakan saja di hadapan mereka semua. Mereka semua pasti sudah siap untuk mendengar hal itu. Dan jika mereka memang belum siap maka suatu hari mereka akan merasa biasa saja ketika mengingat kembali perkataan mu hari ini," ucap Lin Lin dengan wajah nya yang sangat lelah.
Dewa itu menganggukkan kepalanya mendengar apa yang diucapkan oleh Lin Lin.
"Baiklah, langsung saja akan ku sampaikan. Aku tidak akan bertele-tele. Tuan ku tadi mengatakan bahwa masa hidup mu hanya tersisa selama satu jam. Kau harus segera keluar dari ruang dimensi jika kau masih ingin melihat dan menghabiskan sisa waktu mu dengan suami mu untuk terakhir kali nya. Semakin lama kau berada di ruang dimensi maka keadaan mu akan semakin buruk, waktu akan berjalan dua kali lebih cepat karena kau bukan lagi pemilik dari ruang dimensi ini. Jika kau tetap berada di ruang dimensi, maka masa hidup mu hanya tinggal setengah jam saja. Jadi saran yang akan ku berikan adalah segera tinggalkan ruang dimensi dan kembali ke dunia nyata untuk menghabiskan waktu mu bersama dengan suami mu. Itu saja yang akan aku sampaikan, aku pergi sekarang," ucap dewa itu.
Seketika saja dewa itu menghilang di udara dan telah pergi dari ruang dimensi itu meninggalkan semua makhluk yang masih kaget.
__ADS_1
Lin Lin kemudian tersadar dari rasa kaget nya kemudian dia malah tersenyum kepada semua makhluk di sana.
"Aku senang dapat bertemu dengan kalian semua. Meskipun aku sering kali berteriak dan memarahi kalian, semoga kalian dapat memaafkan ku soal itu. Aku punya dua permintaan pada kalian semua. Aku harap kalian akan mengabulkan nya.
"Jangan membalas ucapan ku, tidak apa-apa, kalian bisa membalas nya di dalam hati saja. Aku tidak masalah. Yang akan minta pertama adalah tolong jaga semua anak-anak ku dengan baik. Mereka semua masih sangat muda, aku takut mereka akan terguncang, terutama Rara. Tolong jaga dia baik-baik," ucap Lin Lin saat ini tidak bisa menahan tangisnya yang mendadak keluar.
Semua makhluk di sana hanya diam saja dan tidak mengatakan apapun karena Lin Lin memang tidak menyuruh mereka untuk berbicara.
"Maafkan aku, maaf bila aku terlalu banyak bersalah pada kalian semua. Aku mohon, terutama pada mu Min Xiang, jangan biarkan Rara sampai hancur dan putus asa. Kau harus menemani nya terus-terusan, kau paham kan Min Xiang?" ucap Lin Lin meyakinkan dirinya bahwa Min Xiang akan selalu menjaga Rara dengan baik.
Min Xiang dengan cepat menganggukkan kepalanya dan tidak lagi menunggu untuk berpikir.
Melihat anggukan kepala dari Min Xiang, Lin Lin menjadi sedikit lega, setidaknya Min Xiang yang telah berjanji untuk itu.
"Permintaan ku yang kedua adalah, mengenai Xie Jun Hao. Pria itu akan menjadi yang paling terluka, dia menanggung terlalu banyak beban. Aku mohon, bantu dia, apapun caranya, aku mohon bantu dia. Jangan sampai dia tidak beristirahat dengan baik. Jangan sampai dia menanggung terlalu banyak beban sendirian. Aku mohon pada kalian semua," ucap Lin Lin sambil berusaha susah payah untuk berdiri kemudian ia menundukkan badan nya di hadapan semua hewan yang ada di sana dan juga Min Xiang.
...****************...
__ADS_1