Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
45


__ADS_3

Selama berada tiga hari di kota ini, membuat Eryna merasa lebih tenang. Apalagi di sekitar rumah Eryna ada perkebunan teh. Yang membuat Eryna merasa lebih bahagia.. Setiap pagi dan sore hari Eryna selalu berjalan menyusuri lorong kebun teh tersebut.. Sesekali jg membantu para petani teh untuk memetik pucuk teh..


Adzam dan Dave duduk bersampingan,. Sambil melihat ke arah Eryna..


"Aku berharap setelah ini adik ku bisa kembali bahagia seperti dulu." Ucap Adzam.


"Ya, aku juga berharap Eryn bisa bahagia, walau tak bersama ku.."


"Apa Eryna menolak mu..???"


"Ya, dia menolakku.. Menolak cinta ku, menolak aku untuk menjadi ayah dari bayi yang ia kandung.."


Flash back


"Aku siap menjadi ayah, dari anak yang kau kandung."


"Dave, apa yang kau katakan..."


"Aku siap menjadi ayahnya Eryna., Ayah dari bayi mu."


"Tapi Dave.. Aku tidak bisa.."


"Kenapa Eryn...???"


"Karna aku, masih sah saat ini menjadi seorang istri dari Will.. Dan Dave, kau itu orang yang sangat baik. Aku doakan kau bisa menemukan wanita yang bisa mencintaimu dengan tulus.."


"Jika itu mau mu, maka aku akan mundur,. Tapu tolong isinkan aku, agar tetap menjadi sahabag mu dan selalu berada di sisimu, menjagamu dan menjaga bayi yang ada di perut mu."


"Terimah kasih Dave.. Kau memang sahabat yang terbaik.. Bayi ku pasti merasa sangat bahagia mendapat uncle yang begitu baik." Ucap Eryna tulus,.

__ADS_1


"Dave, berjanjilah. Jangan katakan pada Will jika aku berada disini. Dan jangan katakan padanya jika aku mengandung anaknya.."


"Percayakan padaku semuanya Eryn.."


Flash On


"Itu lah sifat Eryna yang sesungguhnya, ia tidak pernah goyah akan keputusan yang ia ambil.." Ucap Adzam.


"Tapi Zam' bagaimana dengan bayi yang ia kandung..?? Bayi itu butuh sosok ayah. Jika Eryna tidak memaafkan Will, maka siapa yang akan menjadi ayah nya..?" Tanya Dave..


"Bayiku tidak butuh sosok ayah, karna bayi ku punya dua uncle yang begitu hebat, dan begitu sangat mencintai nya.." Timpal Eryna, yang membuat Adzam dan Dave terdiam mendengar..


"Kau yakin Eryna...???" Tanya Adzam.


"Aku yakin.. Bayiku pasti akan bahagia, bisa memiliki kalian berdua.." Ucapnya sambil tersenyum..


Dave dan Adzam juga ikut tersenyum mendengar ucapan Eryna.


"Bagaimana??? Apa kalian sudah menemukan istriku..???" Tanya Will kepada orang suruhan nya.


"Maad tuan, kami belum menemukan nya.."


"Bodoh.." Teriak Will sambil melempar buku buku yang ada di hadapan nya kepada orang suruhan nya..


"Aku sudah membayar mahal kalian, tapi hanya begini yang kalian bisa...??? Aku kasi waktu sehari, jika kau tidak menemukan istriku maka jangan harap kau bisa melihat bumi ini lagi." Ancam Will..


"Baik tuan."


••••••••••

__ADS_1


"Tuan.." Sapa Van..


"Ada apa Van..???"


"Aku sudah menemukan nyonya.."


"Kau seruis Van..?"


"Iya tuan.. Tapi hanya saja.."


"Ada apa Van...??? Ayo cepat katakan.."


"Nyonya sepertinya tidak ingin di ganggu.. Saya melihat sendiri, disana nyonya selalu saja tersenyum dan tertawa, berbeda saat nyonya berada di sini.. Maaf tuan.."


"Antar aku sekarang juga Van.. Aku ingin melihatnya,.."


"Baik tuan."


Setelah mendapat kabar dari Van, Will langsung berangkat ke kota, di mana Eryna sang istri berada.. Perjalanan yang sangat lama, tak membuat Will merasakan lelah, ia justru sangat merasa bersemangat, karna sebentar lagi akan bertemu dengan istrinya, kekasih hatinya..


"Van, apakah masih lama kita akan sampai..??" Tanya Will.


"Sebentar lagi tuan.."


Dan sebentar lagi pi ku UP ii lek..


***Sambil nunggu up, mampir yuk di novel baru ku yang berjudul "LOVE IS TRUE" CINTA ITU NYATA.


Menceritakan ttg pertemuan sesorang gadis dan seorang pria di situs online***..

__ADS_1


Dan semoga kalian syuka🥰🥰😘😘😘


__ADS_2