Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
61


__ADS_3

Tiga bulan berlalu.. Kini usia kandungan Eryna memasuki bulan ke lima. Perut buncit Eryna sudah mulai terlihat.. Namun tubuh Eryna semakin harinya semakin mengurus.. Will yang melihat itu, sudah merasa sangat kasihan, sengala bujuk raju Will lakukan selama tiga bulan ini agar Eryna mau menggugurkan kandungan nya.. Namun hasilnya tetap sama.. Eryna selalu menolak, dan bahkan mereka kadang bertengkar, lagi lagi Will harus mengalah dan menuruti keninginan Eryna..


"Sayang." Panggil Will.. Karna semenjak hari itu, hari di mana Eryna tidur untuk pertama kalinya di akan Will, Will sudah mengganti panggilan Eryna menjadi sayang..


"Ia, ada apa..??"


"Bagaimana kalau hari ini kita ke dokter.." Ucap Will sambil menggenggap jemari Eryna..


"Dua hari yang lalu kan sudah,."


"Tapi hari ini kita harus periksa kembali sayang."


"Will, aku capek.. Aku bosan mendengar ucapan dokter.. Lihat lah, aku bahkan sangat sehat. Tapi dokter selalu berucap kalau aku tidak baik baik saja.. Dokter itu tidak becus Will."


"Sayang, dokter tidak mungkin salah dalam mengdiagnosa."


"Tapi menurut ku ini pertama kalinya dokter salah.. Lihat, kau bisa lihat sendiri kan, aku sangat sehat." Ucap Eryna, dan membuat Will hanya terdiam. Karna jika meneruskan ucapan nya maka hanya akan ada pertengkaran yang terjadi..


"Kenapa diam..????"


"Ngak pa'pa kok sayang."


"Will, yuk kita jalan ke pantai.." Ajak Eryna.


"Pantai...???"


"Ia, aku ingin menghirup udara segar di pinggir pantai."


"Baiklah,"

__ADS_1


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Di dalam perjalanan tak henti hentinya Eryna bercerita, tentang bahagianya ia akan menanti kehadiran bayinya.. Will yang mengemudi mobil, ikut bahagia, dan sesekali tersenyum saat melihat wajah Eryna yang begitu sangat bahagia.


Di pantai.


"Will, tolong ambil foto ku sebanyak banyaknya.." Ucap Eryna sambil memberikan ponsel nya..


"Sayang, kau tidak ingin berfoto dengan ku..???" Tanya Will.


"Tidak, aku ingin di foto sendiri.. Supaya akan ada kenang-kenangan untuk ku save di posel ku.."


"Jadi kau tidak ingin mengabadikan fotoku..??" Tanya Will lagi.. Membuat Eryna tersenyum.


"Aku mengabadikan nya di sini.." Jawab Eryna sambil memengang dada nya.


"Terima kasih.." Ucap Will sambil memeluk tubuh Eryna..


"Ayo sayang, ambil gaya yang bagus, aku akan mulai memotret mu."


"Auuu,.." Ucap Eryna dengan raut wajah yang menahan sakit.. Will yang melihatnya itu langsung panik. Dan segerah menghampiri Eryna..


"Mana yang sakit, haa..????" Tanya Will panik


"Auuuhhh." Jerit Eryna kembali sambil memengang perutnya..


"Ayo kita ke dokter sekarang juga.." Pinta Will sambil menggendong tubuh Eryna, dan membawanya ke dalam mobil.


"Will aku baik baik saja, tadi itu hanya keram biasa, karna aku terlalu bersemangat tadi, berlarih di pinggir pantai." Jelas Eryna..

__ADS_1


"Intinya kita harus ke dokter, jadi jangan banya bicara lagi." Bentak Will, membuat Eryna terdiam.


Beberapa saat kemudian, mobil yang Will kendarai telah tiba di Rs.. Dengan segerah Will menggedong tubuh Eryna dan membawanya masuk kedalam ruangan pemeriksaan..


"Stive, katakan apa yang terjadi pada istriku..??" Tanya Will.


"Will, kau lihat sendiri aku belum memeriksanya kenapa kau langsung bertanya seperti itu..???"


"Ouh ia sorry, kalau begitu cepat periksa istriku "


Beberapa menit kemudian, setelah pemeriksaan selesai, Will langsung kembali bertanya pada dokter Stive..


"Stive apa yang terjadi..?? Bagaimana keadaan istri dan bayi ku..??" Tanya Will.


"Bayimu sangat sehat..Di terlalu aktif. Tapi hanya saja......


"Hanya saja apa Stive..?? Jangan membuat ku penasaran seperti ini.." Teriak Will.


"Hanya saja kondisi istrimu, semakin hari semakin menurut.. Coba kau tanya kan ulang kepadanya agar dengan segerah melakukan operasi pengangkatan kankernya.."


"Kau tau sendiri kan Stive, jika operasi itu di lakukan sekarang, itu artinya bayi kami akan di gugurkan, dan kau tau sendirikan bagaimana Eryna terhadal bayi itu.. sekeras apa pun aku membujuknya, maka hasilnya tetap sama.. Istriku menolak operasi itu.." Jelas Will..


"Tapi akan sulit baginya untuk bertahan Will.. Semakin besar bayimu di sana, maka semakin sakit pula yang akan istrimu rasakan."


Makasih yah yg udah setia stay menunggu hingga bab ini..🥰🥰😘😘😘


JANGAN LUPA LIKE, COMEN DAN VOTE UNTUK KARYA OTOR, BIAR OTOR TAMBAH RAJIN UP SETIAP HARINYA, BIAR OTOR BISA KHILAF LAGI KAYA DULU😅😅😅..


yang mau kenal otor lebih dekat, dan dekat lagi.. Yuk gabung di Group Chat otor.. Ketik profil Otor dan ketuk pintu masuknya..

__ADS_1


Makasih


salam syg untuk kalian semua🤗🤗😘😘🥰🥰


__ADS_2