Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
47


__ADS_3

Setiap hari nya, pagi dan sore hari. Will selalu saja mengikuti kemana Eryna pergi, namun yang pastinya tanpa sepengetahuan Eryna.. Will selalu saja ikut tersenyum kala melihat Eryna tersenyum.. Namum senyum Will pudar, kala melihat Dave datang menghampiri Eryna.. "Kenapa ku ada di sini Dave..?" Batin Will..


••••••••


"Dave.." Sapa Eryna kala melihat Dave kini berada di hadapan nya..


"Bagaimana keadaan mu..?? Dan keadaan bayi mu...???" Tanya Dave, sambil tersenyum ke arah Eryna..


"Baik Dave.. Sepertinya bayiku suka di tempat ini. "


"Syukurlah.. Ouh ya, aku membawa ini untuk mu." Ucap Dave sambil menyerahkan kantong kresek..


"Apa ini Dave...??"


"Buka saja, kau pasti akan suka dengan isinya.."


"Waaoooo Dave, makasih.. Kau sungguh mengerti apa yang ku mau.." Ucap Eryna, dengan mata yang berbinar melihat isi kantong, adalah buah mangga muda dan stroberry.. "Dari mana kau tahu Dave.? Kalau aku menginginkan ini..??"


"Karna bayi mu memberi kode padaku.. Bayi mu menelpon ku, dia bilang, uncle aku ingin buah mangga dan buah stroberry.." Ucap Dave sambil tertawa, dan membuat Eryna pun ikut tertawa..


Will yang melihat Eryna dan Dave tertawa, hanya bisa menahan kecemburuan nya saat ini.. Ingin sekali Will menghampiri, dan berkata. "Jangan dekat dekat dengan istriku." Namum Will mengurungkan niat nya, kala mengingat perkataan Eryna, yang ingin meminta cerai dari nya..


"Sabar, sabar.. Ingat Will kau harus lebih bisa berjuang dengan keras." Batin Will..


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Dua bulan sudah Eryna berada di kota ini.. Dan itu artinya dua bulan juga Will berada di kota yang sama dengan Eryna, tanpa sepengetahuan Eryna..

__ADS_1


Dan saat ini Eryna telah berada di kebun teh, sesekali membantu ibu ibu memetik pucuk teh..


"Maaf dek mau nanya, yang sering ikutin adek, kalau jalan pagi dan sore , itu suami adek..??" Tanya salah satu ibu di situ..


"Ouh bukan bu, itu kaka ku, Adzam.." Jawab Eryna..


"Ibu tahu kaka mu dek, yang sih Adzam itu.. Tapi bukan Adzam yang mengikutimu selama ini,.."


"Ahh masa sih bu.. Ohh atau mungkin saja dia Dave, teman ku,.."


"Nah bukan itu lagi dek.. Ini mah lagi orang nya.. Kalau Dave dan Adzam kami semua tahu itu.. Tapi yang satu ini beda,.."


"Masa sih bu...???"


"Ia dek, beneran.. Ouh iya, tuh dia ada disana..." Unjuk ibu pada Will,.


"Ouh, dia mungkin hanya orang suruhan kak Adzam,.." Ucap Eryna..


"Kalau begitu saya permisi dulu bu.." Pamit nya..


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


"Halo kak Adzam.." Ucap Eryna kala sambungan nya terhubung


"Iya Eryna, ada apa..??? Apa kamu kesepian di sana..??"


"Tidak kak.. "

__ADS_1


"Syukurlah, maaf pekerjaan kaka sangat banyak, jadi belum sempat kaka ke situ.."


"Tidak masalah kak.. Ouh yah kak, aku mau nanya.. Apa kak menyewa penjaga untuk menjaga ku...??"


"Tidak.."


"Apa Dave yang melakukan nya...???"


"Sepertinya tidak juga.. Ada apa..???"


"Tidak apa kak, ouh ya sudah dulu kak, ku mau keluar lagi.."


"Baik Eryna, baik baik di situ yah."


"Kalau bukan kak Adzam dan Dave, terus siapa yang selalu mengikuti ku selama ini...???" Gumam Eryna bertanya pada dirinya sendiri..


••••••••••


"Apa,..??? Tidak mungkin Van, kau pasti berbohong padaku kah..??" Tanya Will.


"Maaf tuan, tapi memang kenyataan saat ini nyonya sedang hamil.."


Seketika Will merasa hancur sehancur hancurnya, mendengar ucapan Van, yang menyatakan bahwa Eryna hamil.. Yang itu artinya saat ini Eryna tengah hamil anak Dave.. Sesak, dada Will kembali sesak menerima kenyataan pahit saat ini. Bahkan kini kaki Will yang berpijak pada lantai, telah kehilangan keseimbangan,..


"Apa yang harus ku lakukan Van..?"


"Beleng beleng mu deh Will, mau nya cari tahu dulu, anak nya kah Dave itu atau anak mu.. Jangan langsung menyimpulkan.." By Autor..

__ADS_1


Hahahahahhahaha


__ADS_2