Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
56


__ADS_3

Kini Erryna sedang berada ditaman belakang sedang duduk termenung memikirkan cara agar Will segerah mengucapkan talak pada nya.. Saat Eryna melamun tiba tiba Ella datang dan duduk di samping nya..


"Kak.. Apa yang sedang kak Eryna pikirikan..???" Tanya Ella.


"El, bisa kah kau bujuk Will agar menceraikan ku.." Jawab Eryna dengan pertanyaan..


"Kenapa..?? Kenapa kak..?"


"El, ada alasan yang tidak bisa ku katakan.."


"Apa karna kak Will pernah jahat kepada kak Eryna..??" Tanya Ella, dan Eryna hanya diam menunduk.. "Tolong kak, tolong maaf kan kak Will." Bujuk Ella sambil menggenggam kedua tangan Eryna..


"Aku sudah memaafkan Will.. Tapi aku tidak bisa bersama nya El."


"Berikan alasan itu.. Jika memang kak Eryna tidak bisa, jelaskan alasan nya..??"


"Aku tidak ingin Will bersedih. Dan aku tidak ingin.... " Ucapan Eryna terputus kala Ella menyela.


"Justru jika kak Eryna tidak bersama dengan kak Will, maka itu akan membuat kak Will bersedih, dan aku yakin kak Will akan menderita jika kak Eryna pergi lagi.. Kak selama belasan tahun ini. Kak Will selalu mencari mu. Jadi ku mohon sekali lagi, tetap lah berada di sini, di sisi kak Will.." Jelas Ella..


"Itulah yang kutakutkan El,. Aku takut jika Will semakin mencintai ku, tapi aku tidak bisa bertahan dengan keadaan ku ini.." Batin Eryna..


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Adzam yang telah tiba di rumah Will, langsung segerah menuju ruang kerja Will..

__ADS_1


"Jelaskan apa yang terjadi kepada adik ku..???" Tanya Adzam yang mulai panik mendengar kabar dari telpon tadi..


"Duduk lah.." Pinta Will, dan Adzam segerah duduk..


"Jelaskan apa yang terjadi kepada adik, dan calon keponakan ku ???"


"Eryna menderita penyakit kanker rahim.." Ucap Will.. Dan Adzam tidak percaya itu.


"Tidak mungkin.. Tidak, aku tidak percaya itu.."


"Awalnya aku tidak percaya,. Tapi anak buah ku sudah memeriksa semuanya, dan aku juga sudah menemui dokter yang waktu itu memeriksa kandungan Eryna.."


"Apa kata dokter itu..??"


"Tidak mungkin.. Apa Eryna tahu dengan semua ini...??"


"Iya istriku tahu.. Dokter sudah membujuknya untuk melakukan operasi, tapi dia menolak. Istriku bersikeras ingin melahirkan bayi kami.."


"Apakah tidak ada jalan lain..???" Tanya Adzam. Lalu Will menundukk. Dan Adzam mengerti akan hal itu.


"Tolong, lakukan yang terbaik untuk adikku.. Aku percaya dia padamu.. Apa pun keputusan mu, aku yakin itu yang terbaik." Jelas Adzam.


"Aku akan berusahan semampuku.."


Setelah berbicara dengan Will, Adzam berjalan ketaman belakang, untuk menemui sang adik tercinta nya.. "Eryna." Panggil Will.

__ADS_1


"Kak Adzam..!!!" Seru Eryna, lalu berdiri dari posisi duduknya..


"Tidak usah berdiri, duduk lah kembali.." Ucap Adzam saat sudah mendekat di Eryna. Dan eryna langsung duduk kembali di kursi taman..


"Bagaimana kabar keponakan ku..???" Tanya Adzam.


"Baik, sangat baik kak.."


"Kau, bagaimana kabar mu..??"


"Baik kak, sangat baik.." Jelas Eryna.. Lalu Adzam menggenggam jemari Eryna..


"Eryna, kau percaya dengan kaka bukan..?? Kau menganggapku sebagai kaka bukan..???" Tanya Adzam..


"Kak kenapa kau berbicara seperti itu..??" Tanya Eryna yang merasa heran..


"Maaf yaahh, baru bisa Up,🙏🙏🙏"


Apa sibuk ki beee,, bikin kue lebaran🤣🤣🤣..


Jadi di harap pengertian nya semua reader ku😘😘


Semoga kalian suka, jgn lupa like komen ya


slm syg untuk kalian semua🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2