Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
55


__ADS_3

"Aku tahu, kau ingin menangis bukan..??? Tapi kau hanya sengaja pura pura kuat saat ini.." Goda Will lagi..


Hikkksssssss, hikkkksssss,. Seketika tangis Eryna pecah, di dalam pelukan Will..


"Kau tahu, aku sungguh menghawatirkan mu.. Aku takut jika sesuatu terjadi padamu.. Aku takut Will jika bayiku tidak memiliki ayah, dan aku takut jika,......


"Sudah jangan menangis lagi.. Sekarang aku sudah baik baik saja.. "


"Will.." Panggil Eryna..


"Ada apa..???"


"Will.."Panggil Eryna lagi.


"Aku ingin bercerai.." Lirih Eryna di dalam pelukan Will..


Duaaarrrrrrrrrr... Bagai di sambar petir.. Jantung Will serasa ingin berhenti saat ini juga, setelah mendengar ucapan Eryna.. Cerai...??? Bukan kah, tadi Eryna bilang jika ia takut bayinya tidak memiliki ayah..?? Lalu kenapa ia ingin meminta cerai...???


"Eryna, jangan bercanda.." Ucap Will yang masih merasakan sakit di dadanya..


"Aku serius, aku ingin bercerai Will."


"Tidak, kau bohong Eryna.. Kau sedang bercanda kan..??? Jawab Eryna...???" Tanya Will lagi..


"Maaf..." Lirih Eryna..


"Kenapa Eryna...???? Kenapa...???"


"Maaf.."


"Tadi kau bilang, jika kau takut bayi kita tidak memiliki ayah.. Lalu setelah aku sadar, kau ingin meminta cerai..?? Kau pasti sedang bercanda bukan..???"

__ADS_1


"Aku serius Will." Ucap Eryna.. "Maafkan aku iam." Batin Eryna.. "Will, boleh kah aku menemanimu malam ini.?"


"Jangan meminta izin Eryna.. Karna kau boleh selamanya menemaniku.." Ucap Will..


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Tiga hari kemudian.. Will sudah di bolehkan pulang oleh dokter yang menanganinya.. Will merasa sangat bahagia.. Karna sebentar lagi ia akan bisa menjalani rumah tangga seperti pasangan suami istri lainnya.. Terlebih lagi, saat ini Eryna masih setia berada di samping nya.. Mengurus segala sesuatu keperluan Will..


Beberapa saat kemudian, mobil yang Van kendarai telah tiba di rumah tuan nya.. Dengan segerah Van keluar dari mobil, lalu membukakan pintu mobil untuk Will..


"Silahkan tuan, dan nyonya.." Ucap Will sambil menunduk..


"Makasih Van.." Ucap Will, lalu menggenggam jemari Eryna sambil berjalan masuk ke dalam rumahnya..


"Kak Will, kak Eryna.." Panggil El,


"Kak, apa kau baik baik saja..???" Tanya El, pada Will.


"Kak Eryna.. Terima kasih, sudah menjaga kak Will, kau begitu baik.. Aku sangat bahagia bisa memiliki kaka ipar seperti dirimu kak." Ucap El, lalu memeluk tubuh Eryna..


"Aku juga bahagia El,.." Balas Eryna


"Ayo kak, biar ku antar kak Eryna ke kamar kak Will." Ucap Ella.


"Tidak El, aku akan tidur di kamar ku yang dulu.."


"Tapi...????" Tanya Ella heran..


Tapi Will hanya tersenyum.. Bagaimana pun Will sadar, pasti Eryna butuh proses untuk bisa bersama dengan Will, mengingat perlakuan kasar Will padanya dulu.. Jadi Will tidak heran jika Eryna meminta tidur di kamar terpisah..


"Antar Eryna kekamar.. Ada yang harus ku selesaikan dulu bersama Van.."

__ADS_1


"Baik kak.."


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


"Jadi bagaimana Van...???" Tanya Will..


"Maaf tuan.. kondisi nyonya saat ini sedang tidak baik baik saja.. Maka dari itu...


"Carikan dokter terbaik,.. Berapa pun akan kubayar, asal istriku bisa sembuh seperti sedia kala.."


"Baik tuan.."


"Apa Adzam sudah mengetahui kondisi Eryna..???"


"Sudah tuan.. Dan mungkin sebentar lagi Adzam akan tiba.."


"Baik, ingat Van, dokter terbaik.. Karna istriku harus bisa sengerah pulih.."


"Baik tuan.."


Hoaaaammm🥱🥱🥱.. Selamat membaca.. Semoga syuka yah🤗🤗🤗..


Gara" kalian minta UP terus, jadi Otor langsung Up 2 eps deh.. Jadi sekarang otor yang minta kalian like dan comen yah😉😉..


Salam sayang untuk kalian semua🥰🥰😘😘😘


Dan ingat mampir di karya baruku yang berjudul


"**LOVE IS TRUE".


Otor tunggu yah🤗🤗😘😘**

__ADS_1


__ADS_2