Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam
60


__ADS_3

Dan mulai hari ini.. Seluruh pakaian yang berada di kamar Eryna di pindahkan ke kamar utama, kamar tempat di mana Will biasa beristirahat..


"Will..." Tegur Eryna..


"Aku hanya minta ini Eryna, tidak lebih.. Aku ingin menjagamu, menjaga bayi kita dengan aman.." Jelas Will..


"Baiklah.. Will apa aku boleh meminta sesuatu..??"


"Apa pun itu, akan kuturuti, asal jangan pernah meminta ku untuk menjauhimu." Pinta Will. Membuat Eryna tersenyum..


"Aku hanya ingin kau pergi mencarikan ku buah naga.."


"Buah naga..?? Kau ingin makan buah itu..??"


"Iya.."


"Baiklah, aku akan menyuruh Irfan untuk membelikan buah naga untuk mu.."


"Tapi bayi ini, ingin kau yang membelinya. Bukan orang lain.." Ucap Alea, membuat Will terdiam mematung.. "Will, jika kau tidak bisa, maka aku sendiri yang akan pergi mencarinya.."


"Tunggu, tunggu,.. Baiklah, aku akan membeli kan buah naga itu.. Jadi tolong, duduk manislah di sini.." Ucap Will lalu, menuntun Eryna ke sofa yang berada si kamarnya.. "Jangan lupa, baca buku ini,." Ucap Will kemudian, sambil memberikan Eryna buku tentang kehamilan..


"Baiklah.."


"Okey kalau begitu, aku pamit dulu.."


"Hati hati Will.."


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀

__ADS_1


Malam harinya.. Eryna gelisa, jujur ia sudah mulai mengantuk dan butuh tempat untuk tidur.. Eryna gelisah, karna ini hal pertama yang akan ia lakukan bersama dengan Will. Yaitu tidur seranjang.. Dulu memang pernah, hanya saja saat itu Eryna dalam keadaan di paksa, dan saat ini sungguh berbeda,..


"Kenapa hanya diam disitu..??? Ayo kesini." Ajak Will sambil menepuk nepuk sisi sebelah tempat tidurnya..


"Tapi Will.."


"Tidak ada tapi tapi Eryna.. Ayo kemari lah, atau kalau tidak, aku akan menggendong mu.." Ancam Will..


"Okey, okey, baiklah.." Eryna berjalan menuju tempat tidur,.. "Ini batas antara kita.." Ucap Eryna sambil meletakkan guling sebagai pembatas antara ia dan Will..


"Hhhmm baiklah.."


Satu jam kemudian,. Eryna yang benar benar sudah mengantung, akhirnya tertidur dengan pulasya.. Sedangkan Will yang sedari tadi hanya pura pura tertidur, kini membuka mata nya dan membalilkan tubuhnya mengahadap ke Eryna..


Will membelai lembut pipi Eryna, sesekali Will juga mengambil kesempatan mencium kening Eryna dengan lembut.. Eryna yang memang sudah tertidur, tidak merasakan sama sekali ada nya gangguan..


"Kenapa..??" Tanya Eryna, saat melihat Will sedang mengusap air matanya.. "Hhmm aku tanya, kau kenapa..??"


"Nga pa'pa kok.. Mataku hanya kemasukan debu saja.." Elak Will.


"Ouh.."


"Kenapa bangun..? Apa ada sesuatu yang kau inginkan..???" Tanya Will.


"Tidak ada. Aku hanya terbangun karna merasa jika ada susuatu yang mengusap perut ku.."


"Maaf.." Lirih Will.. "Karna mengganggu tidur mu.. Itu, tadi aku mengusap perutmu,."


"Tidak masalah.." Ucap Eryna sambil tersenyum.. "Aku nyaman, kau bisa lakukan kembali jika kau mau.." Ucap Eryna kembali..

__ADS_1


"Kau serius..???" Tanya Will, yang sungguh tidak menyangka jika Eryna akan memberikan nya izin..


"Ia aku serius. Karna seperti nya bayi ini sangat menyukainya."


"Terima kasih.." Ucap Will.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Keesokan harinya, pagi hari Will terbangun karna mendengar suara Eryna dari dalam kamar mandi..


"Apa memang setiap pagi seperti ini..?" Tanya Will saat mendekat ke arah Eryna..


"Tidak juga,."


"Kita periksa ke dokter.."


"Tidak Will, ini hanya mual di pagi hari. Wajah jika ibu hamil mengalaminya.."


"Tapi.....


"Tenang saja, aku baik kok Will.."


Taqobbalallahu Minna Wa Minkum Barakallahu Fiikum.


MINAL AIDZIN WALFAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN, ATAS SEGALA SALAH DAN KHILAF🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Jgn lupa like dan comen yah..🤭🤭🥰🥰😘😘


yang mau tahu tentang otor lebih dekat, ayoo gabung di GC group chat "MOMIAN". Klik PP ku aja dan ketuk pintu GC.. Makasih😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2