
Inilah yang terjadi. Jika pembaca memilih jawaban A. Menarikmu.
Aku minta maaf.
Karena hati nuraniku sudah mati serta pikiranku yang sudah mulai kosong, aku tidak punya pilihan lagi selain menarikmu Niki. Tapi sebelum itu...
“Niki, apa kau ingin kita kembali seperti dulu?” tanyaku sekali lagi.
“iya, itu benar,” wajah Niki berbinar menandakan ada harapan yang muncul di hatinya.
Aku tersenyum dan menjawab.
“Ayo, pegangan yang erat dan kita akan terlahir kembali bersama.”
Aku menarikmu jatuh bersamaku, kita berdua jatuh dari menara bersama. Walau wajahmu sempat kaget dan tatapanmu menjadi kosong, aku begitu menikmatinya Niki. Terima kasih atas semua kebaikanmu, aku memaafkanmu. Aku senang aku bisa jatuh bersama dengan kebahagiaanku.
Kita berdua akan selalu bersama selamanya.
“Selamat tinggal dunia.”
‘wuiiiiiiiiiiiiingggg’
‘BRUK!’
‘CRAT’ (bunyi muncratan darah.)
***
Bunyi mobil ambulance terdengar nyaring dan para polisi sudah tiba di lokasi kejadian. Semua orang ngeri melihat jasad yang sudah bersimbah darah di tanah, wajah kedua korban tidak terlihat karena tertutup rambut. Kedua jasad itu saling berpegangan sangat erat dan sulit untuk dilepaskan. Jasad tersebut baru diketahui pada siang hari ketika salah satu murid lewat.
Pada tanggal 03 bulan juni tahun 20XX, terjadi tragedi mengerikan di Sekolah Royalty pada hari kelulusan tahun 20XX. Dua remaja bunuh diri bersama dari menara sekolah, tidak diketahui alasannya. Tetapi banyak yang menduga bahwa itu terjadi karena keduanya memiliki depresi yang berat hingga berujung bunuh diri.
Jasad telah diautopsi dan salah satu dari remaja tersebut memiliki bekas luka sayatan. ini menjadi bukti bahwa remaja tersebut sedang mengalami depresi dan stress dalam jangka panjang.
Gabriel, Alder, Felix, Sarah, Noel dan seluruh murid royalty sedang berduka atas kematian Lucy Aureista dan Niki Terelia.
Mereka tidak menyangka akan kehilangan dua teman dekatnya di hari kelulusan yang harusnya menjadi hari yang bahagia.
Nyatanya sudah tak ada senyum yang terlukis dalam wajah mereka. Hanya ada air mata dan penyesalan dalam benak mereka.
Sadar tak sadar kematian kedua remaja tersebut, mempengaruhi banyak hal.
Diawali dengan nama sekolah yang menjadi jelek karena berbagai banyak alasan dalam mengajar dan mengawasi murid-muridnya yang menjadi masalah utama. Karena sekali nama sekolah tercoreng. Sekolah Royalty akhirnya dinyatakan ditutup oleh pemerintah.
__ADS_1
Begitupun dengan teman-temannya yang mengalami luka di hati yang cukup dalam, rasa bersalah yang bahkan tidak ada muncul dalam pikiran dan hati mereka.
Seperti Felix yang sudah mencoba menjaga temannya sebagai ketua kelas menganggapnya lalai dalam tugasnya walau sudah bukan menjadi ketua kelas lagi tetapi sebagai temannya, membuat ia berpikir ia sudah gagal menjalani hidup, karena ia memiliki prinsip dalam menjaga teman-temannya.
Terlebih lagi salah satunya adalah Lucy, salah satu teman yang ia lindungi dari bayangan jahat bernama Claura. Saat itu ia berhasil menyelamatkan Lucy tetap saja ia harus meninggal di umur yang muda.
Felix akhirnya mengurung diri dikamar yang dulunya milik ibunya yang di kurung di ruang sempit saat menjadi target bayangan Claura. Disitulah Felix akan menghabiskan waktu di ruangan mendiang ibunya tersebut dan meratapi kesalahannya itu.
***
Noel adalah teman masa kecil Niki. Noel tau betul tentang gerak-gerik Niki yang begitu heboh dan ceroboh. Tetapi ia mendapatkan fakta dari salah satu orang tua Niki yang pernah berkata bahwa Niki sempat depresi berat karena tragedi teater berdarah.
Mungkin karena ingatan pahitnya yang sudah membunuh Ayahnya Lucy serta penyebab Ibunya Lucy bunuh diri teringat lagi dalam benaknya. Noel merasa kehilangan sekali, teman masa kecilnya sekaligus tetangganya yang membuat hidupnya berwarna menjadi hitam putih seperti ini.
“Maafkan aku, maafkan aku Niki.”
Entah kesalahan apa yang Noel lakukan, tetapi ia mengaku bahwa ia bersalah karena sudah menyuruh Niki untuk masuk kedalam teater atas suruhannya untuk melihat sendiri kedalam teater agar tidak penasaran saat itu. dikarenakan Noel begitu tertarik dengan dunia hiburan daripada teater. Oleh sebab itu Noel tidak menemaninya kedalam teater dan bilang bahwa orang tua Niki akan menyusul kedalam, dengan nekatnya Niki masuk kedalam tanpa bimbingan siapapun.
Orang tua Niki tidak tau bahwa anaknya masuk kedalam teater sendiri, yang orang tua tau bahwa Noel dan Niki bermain bersama di wahana yang lain.
Itu sebabnya bimbingan orang tua sangat penting untuk terus mengawasi anak dengan ketat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Tetapi itu tidak luput dari kesalahannya yang ia perbuat pada Niki, bila Noel melarangnya pergi ke teater sampai meminta izin orang tuanya, mungkin semua itu tidak akanterjadi.
***
Sarah, teman sekaligus rivalnya Niki serta temannya Lucy. Membuatnya merasa kehilangan kedua teman asyiknya itu. Ia pikir mereka bertiga bisa menjadi trio girl. Tetapi ia salah, Sarah tidak akan pernah menjadi salah satu dari lingkaran mereka. Mereka tidak pernah menceritakan tentang diri mereka. Teman dan sahabat biasanya mereka saling membuka satu sama lain.
‘Mungkin saja mereka sedang tidak ingin membuka diri.’
Kata-kata itu sempat ada pikirannya saat sekamar dengan mereka. Tetapi itu justru membuatnya khawatir, apa dengan begini bisa dikatakan teman?
Sarah dan Niki hari-harinya penuh dengan memperebutkan anak orang alias Felix, sayangnya rivalnya itu menghilang dari kehidupannya, perasaannya pada Felix juga menghilang.
Membuatnya menjadi rindu semua kenangan yang mereka bertiga buat.
“Hiks... Hiks... Andai aku bisa membuka diri, mereka juga pasti akan menceritakan masalah mereka padaku dan tidak memedamnya di hati... Padahal aku cukup dekat dengan mereka terutama Niki... Hiks.. Aku tidak tau seberat inikah beban yang mereka pikul?... Hiks... Mereka meninggalkanku sendirian.”
Sarah akhirnya mengurung diri di dalam rumahnya dan tidak keluar untuk beberapa bulan kedepannya.
***
Alder, air mata yang terus membajirinya dari siang sampai malam tanpa henti, membuat hatinya terluka sangat lebar. Gadis yang ia kagumi. Lucy... Akhirnya meninggalkannya.
__ADS_1
Ia terus memandang jendela halaman belakang dan berharap roh Lucy atau apapun itu akan muncul dihadapannya. Tetapi itu tidak akan pernah terjadi. Lucy sudah tidak akan kembali lagi padanya.
Alder menjadi patah hati karena ia ditinggal mati oleh Lucy.
Patah hatinya itu membuat dirinya makin depresi dan putus asa seperti Lucy.
Ia berada di balkon rumahnya sambil memegang pisau di tangannya.
Sama halnya dengan gabriel, pemuda yang awalnya menganggap Lucy itu aneh perlahan membuatnya jatuh cinta, cintanya ini sebenarnya bukanlah main- main atau memperebutkan gadis itu dari Alder, tetapi dari lubuk hatinya, ia sangat-sangat mengharapkan kebersamaannya pada Lucy.
Dia berharap bisa membahagiakannya di masa depan, ia merasa sangat sedih mengetahui Lucy sudah pergi darinya. Gabriel merasa bahwa dirinya tidak berguna sama sekali. Ia merasa sangat kehilangan.
Karena luka yang mendalam di hatinya melebar membuatnya harus kembali ke tempat danau tersebut. Ia menangis disana dan menatap air danau tersebut.
Sebelum ia menjatuhkan diri kedalamnya.
Ia tidak membiarkan dirinya untuk menahan nafas dan akan terus tersiksa kehabisan oksigen didalam danau yang terbilang cukup dalam, ia menutup mata dan membayangkan Lucy untuk terakhir kalinya.
Sebelum ia tewas dikarenakan tenggelam di danau heaven.
“Aku akan selalu ada di sisimu, Lucy. Dengan begitu kamu tidak perluh menangis sendirian lagi.”
***
Begitupun dengan Alder yang sudah menatap pisau cukup lama dengan tatapan kosong.
Sekali lagi air matanya mengalir membasahi pipinya dan mengatakan ia ingin bertemu dengan Lucy dan akan hidup bersama di dunia sana.
“Aku tidak peduli Karena kamu satu-satunya orang yang dapat mengubahku untuk menjadi orang yang percaya diri Lucy.”
Ia langsung menikam pisau pada dadanya dan menjatuhkan diri dari balkon. Kemudian mendarat di perkarangan bunga yang memiliki batang berduri.
Batang-batang itu seolah melilitnya untuk merasakan kesakitan yang luar biasa dan akan terus terjebak di sana.
Sampai ia tewas karena kehabisan darah. Peter?
Peter menghilang setelah mendengar kabar kematian Lucy, Ia memutuskan untuk meninggalkan kota tersebut. Karena ia merasa bersalah dan menganggap dirinya sama saja seperti adiknya. Claura.
...- Bad Ending -...
Bahwasannya kita ingat kalau penduduk kota siluet kebanyakan akan mengurung diri mereka jika mereka gagal dan kehilangan harapan serta kehilangan orang yang di cintainya. Begitu mereka merasa tersiksa dan depresi, mereka tanpa segan-segan akan bunuh diri apapun untuk menghilangkan rasa sakit di hatinya. Itu sebabnya kota siluet menjadi kota tingkat bunuh diri tertinggi di negara tersebut.
...TAMAT....
__ADS_1