Merebut Suamiku Kembali

Merebut Suamiku Kembali
Bab. 66


__ADS_3

"Gak mempan Kek, Fika sudah tau siapa Diara."


Raven menjawab pertanyaan Kakek dengan telak dan mendapatkan kikikan dari Dean, Diara, Steven, Deanna, apalagi Fika sedangkan Kakek menghembuskan napas kekesalan nya.


"Gak ada yang bisa di godain lagi dong?"


_----------------_


Selama sepekan Fika sibuk membantu persiapan pernikahan Deanna dan sesekali mencuri waktu untuk berkencan dan skedar menikmati waktu luang liburan bersama Raven.


Pernikahan Deanna Wilbourg dan Steven Hardaway diadakan di sebuah resort mewah tamu tamu undangan yang diundang memang tidak terlalu banyak namun kebanyakan dari kalangan dunia kesehatan dan pengusaha kelas atas selain dari pihak keluarga tentunya.


"Bu Fika, saya minta maaf karena jadi ikut ikutan terlibat dengan rencana kakek, saya juga baru menyadari saat Bu Fika dan Pak Raven kembali ke Jakarta."


Diara mendekati Fika memberikan salam, Fika menyambut uluran tangan Diara dengan ramah dan menempelkan pipinya ke kedua pipi Diara secara bergantian lalu memeluk hangat Diara yang memiliki postur tubuh lebih tinggi beberapa sentimeter dari dirinya.


"Kamu tidak perlu minta maaf, kita sama sama korban kelicikan kakek. Meski beliau melakukan itu karena rasa sayangnya ke kita, para cucunya."


"Maksud ibu ke Ibu Fika dan Pak Raven."


"Maksud saya ke Saya, Bang Dean dan Mbak Diara bakal cucunya Kakek."


Fika dapat melihat wajah gelisah Diara saat Fika mengatakan dia bakal menjadi cucu Kakek Prakasa.

__ADS_1


"Kenapa? mbak Diara ada masalah dengan Dean?"


"eh, hmm, sa-ya saya malu jika dianggap keluarga oleh kalian."


"Kenapa?"


"Saya bukan dari kalangan seperti kalian. Saya saja sampai saat ini tidak mengetahui siapa ayah kandung saya."


Fika kembali memeluk Diara yang lebih tua setahun dari dirinya dan Deanna.


"Tetapi kami semua tahu siapa ibu kandung Mbak Diara. Ibunya Mbak Diara adalah sahabatnya Tante Fiane dan almarhum Ibu saya dan ibu mertua saya."


Fika menceritakan ulang cerita Kakek beberapa hari lalu tentang Diara saat Fika menanyakan nya, bahkan Kakek menceritakan kronologi pencarian Diara dan Ibunya hingga memastikan jika Diara benar anak kandung dari Wina yang merupakan sahabat dari tante Fiane dan almarhum Ibu Fika dan almarhum Ibu Raven.


"Bagaimana perkembangan hubungan Mbak Diara dan Bang Dean?"


Fika mencoba mencari tahu hubungan mereka atas permintaan kakek dan Tante Fiane tentunya.


"Gitu deh Bu."


"Duh, Mbak.. jangan panggil saya Ibu dong. kan ntar lagi Mbak Diara bakal jadi kakak ipar saya."


"Hah? kata siapa?"

__ADS_1


"Kata saya barusan. Mbak Diara kek gak tau aja gimana Kakek dengan segala rencananya? lagian yah, keliatan banget Bang Dion tuh cinta banget ama mbak Diara, posesif gitu."


"Posesif mana ama Pak Raven?"


Diara menunjuk menggunakan lirikan matanya ke arah Raven yang berdiri agak di pojok ruangan, tadi sewaktu Fika meninggalkan Raven menuju tempat duduk Diara, Raven lagi menerima telpon dari Zian.


Saat ini Raven sedang menatap intens penuh kepemilikan pada Fika seolah bayangan Fika pun tidak boleh hilang dari mata Raven.


Perempuan mana yang tidak kelimpungan mendapatkan tatapan posesif seperti Fika dari lawan jenisnya, Bahkan Fika yang mendapatkan tatapan posesif dari Raven notabene nya adalah suami sendiri saja sampai tersipu malu.


Duuhh Gusti, senyuman seorang Ravendra Danuyo merontokan hati hamba nih.. Resepsinya baru mulai pula. Argh!


"Bu, samperin gih Pak Raven nya."


Diara menghentikan hayalan liar Fika.


"Eh, panggil Fika dong, kan Mbak Diara lebih tua dari saya."


"hihi iya Fika, gih sebelum di culik orang suaminya."


Dengan gerakan cepat, Fika kembali menghadap ke arah Raven dengan senyuman manis terpampang jelas di wajah Fika membalas tatapan intens Raven yang sekarang perhatiannya teralihkan ke seorang perempuan.


❤️ Oooow Oooohh... siapa dia? ❤️

__ADS_1


__ADS_2