Mister Glow Up

Mister Glow Up
Chapter 38


__ADS_3

Pagi ini Alisa masih duduk termenung di dekat kursi tunggu. Sementara Reyhan melakukan check in, Alisa hanya sibuk mengingat kembali kejadian kemarin malam di tepi pantai. Setelah Reyhan menciumnya, Alisa langsung berlari pergi tanpa sempat memberikan jawaban pada Reyhan. Ia membawa wajahnya yang sudah memerah seperti kepiting rebus berlari diatas pasir yang ternyata sangat susah untuk dilewati.


Saat Reyhan kembali dan berjalan kearahnya ditambah pria itu juga tersenyum kepadanya, Alisa langsung berpura-pura sibuk dengan ponselnya.


" Kau ingin memesan makanan lebih dulu ? "


Alisa mengangkat wajahnya. Berusaha tersenyum meski terlihat kaku.


" Tidak usah. Aku masih kenyang"


Reyhan duduk disamping Alisa membuat wanita itu langsung bergeser sedikit. Sebelah alis Reyhan tertarik ke atas. Ia memandangi Alisa sambil tersenyum


" Kau belum memberikan jawabannya padaku "


Alisa langsung menoleh. Kedua matanya membulat besar.


" Masalahnya kau sudah bertunangan. Kau pikir Juliet tidak sakit hati bila dia mendengar kau bertanya seperti itu pada seorang wanita "


" Aku perlu jawabanmu Al. Masalah Juliet biarkan aku yang mengurusnya "


" Dasar laki-laki labil "


Reyhan terkekeh pelan. Ia hendak mengangkat sebelah tangannya ke atas kepala Alisa. Namun belum sempat tangannya mendarat di puncak kepala wanita itu. Alisa sudah lebih dulu menghindar.


" Jangan menyentuhku, aku takut kelakuanmu ini bisa mendatangkan banyak masalah " Alisa mendelik tajam.


Matanya berkilat mengancam. Alisa kembali bergeser. Reyhan menghela nafas sebentar. Ia mencoba lebih bersabar lagi. Pria itu mengikuti Alisa. Menggeser duduknya hingga jadi lebih dekat dengan Alisa.


" Reyhan ! " Bentak Alisa


" Apa ? "


" Berhenti mengikutiku ! "


" Memangnya kenapa? Kau ada masalah dengan itu ?"


Alisa menggeram tertahan. Ia memejamkan kedua matanya sebentar lalu sedetik kemudian dengan kesal ia menatap kedua manik hitam Reyhan.


" Aku tidak mau berdekatan dengan tunangan wanita lain. Apa kau tidak dengar hm ? " Geram Alisa. Reyhan justru tersenyum santai.


" Kami baru bertunangan belum menikah Al " Jelas Reyhan sembari tersenyum.


" Sama saja. Kau sudah terikat dengan wanita lain. Jika kau malah menunggu pernyataan cinta dari seorang wanita itu sama saja kau sedang mencoba berselingkuh darinya. "


" Kupikir Juliet juga melakukan hal yang sama " Sela Reyhan.

__ADS_1


" Apa ? " Alisa langsung terkejut.


Apa Reyhan sudah pernah memergoki tunangan sedang berkencan bersama pria lain?


" Apa yang kau bicarakan ? Aku tidak mengerti Rey " Alisa mencoba berpura-pura bersikap tidak mengerti akan maksud dari perkataan Reyhan. Padahal nyatanya seorang Alisa sudah lebih dulu tahu gosip yang senantiasa berhembus panas di lingkungan kantor Reyhan.


" Yah, aku hanya mencurigainya saja. Aku hanya curiga ia memiliki pria lain dibelakangku "


" Bagaimana kau bisa menaruh curiga padanya? Bukankah sampai saat ini hubungan kalian tampak harmonis dan romantis ? "


Hati jangan sakit ! Biasa saja !


Raung Alisa dalam hati.


" Sehari sebelum aku berangkat ke Brazil, aku mengajaknya makan malam bersama di sebuah restoran. Saat kami sedang menikmati hidangan malam itu, tiba-tiba seorang pria muda datang menghampiri kami. Lalu kemudian, dengan santainya pria itu memanggil nama Juliet. Pria berwajah asing itu bahkan tersenyum ramah pada Juliet " Reyhan kembali menggeser bokongnya.


" Semenjak itu kau mulai menaruh curiga padanya ? "


Reyhan mengangguk. " Aku belum punya cukup bukti untuk membenarkan kecurigaanku "


" Kau ingin bantuanku? " Tawar Alisa. Reyhan. mengangguk pelan.


" Jadilah wanita simpananku "


" Gila ! " Teriak Alisa dengan suara yang nyaring. Hingga beberapa orang yang berlalu lalang di depan mereka secara terang-terangan memperhatikan


" Aku menawarkan bantuan padamu. Sedangkan kau malah menawariku untuk jadi wanita simpananmu. Aku tidak habis pikir "


" Lalu apa jawabanmu atas pertanyaanku tadi malam hm ? Reyhan bertanya dengan sangat lembut dan pelan.


" Kau ingin tahu jawabanku ? " Alisa berkacak pinggang sambil melotot pada Reyhan. Pria itu mengangkat wajahnya sambil tersenyum lebar.


" Aku tidak mau jatuh cinta lagi padamu " Ungkap Alisa dengan tegas.


Reyhan malah tersenyum semakin lebar. Alisaerasa kesal setengah mati melihat ekspresi yang diberikan oleh pria di depannya. Sambil menggeram kesal, Alisa kembali mengulang ucapannya.


" Aku tidak mau jatuh cinta lagi padamu Reyhan Wijaya "


" Maka aku akan memecatmu dari perusahaanku " Reyhan tersenyum hingga menampakkan gigi-ginya yang rata.


" Kau mengancamku ? "


" Aku sedang menggunakan kekuasaanku"


" Untuk menyulitkan kehidupan orang lain. Kau memang jahat ! "

__ADS_1


" Aku tahu. Kalau cara ini bisa membuatmu mengakui perasaanmu padaku. Aku akan mencobanya Al "


" Kau pikir aku masih mencintaimu ? "


" Tentu saja "


" Aku sudah melupakanmu ! "


" Pembohong. Kau jelas masih sangat mencintaiku. Aku bisa melihat itu tadi malam. Semuanya tampak jelas dari kedua matamu begitu kau berlari pergi. Saat aku memintamu untuk kembali mencintaiku. Kau bahkan terlihat sangat gugup " Reyhan tersenyum miring.


" Aku menyukai Nathan bukan kau ! " Alisa sudah berdiri. Ia menunjuk geram wajah Reyhan dengan penuh amarah.


" Kau tidak jatuh cinta padanya, Al " Reyhan ikut berdiri.


" Kau bukan satu-satunya pria didunia Reyhan. Jangan merasa sombong. Aku bisa mencintai pria mana pun selain kau "


" Kau hanya akan jatuh cinta padaku Al " Reyhan menarik kasar lengan Alisa. Tersenyum miring pada Alisa. Wanita itu mencoba menarik lengannya dari cengkraman tangan Reyhan. Namun Alisa gagal melakukannya.


" Aku akan melupakanmu " Desis Alisa sambil berusaha menyingkirkan tangan Reyhan dari lengannya. Pria itu justru semakin mengeratkan cengkramannya. Hingga Alisa merasa lengannya sedikit perih.


" Coba saja jika kau ingin aku menghancurkan karirmu Al " Bisik Reyhan.


Reyhan merasa frustasi sendirian saat dirinya harus terus berpikir mengenai hubungan Nathan dan Alisa. Awalnya Reyhan berpikir ia tidak akan peduli dengan hubungan mereka karena dirinya telah memiliki Juliet disampingnya. Namun ternyata perasaannya pada Juliet jauh lebih kecil dibandingkan perasaannya kepada Alisa. Reyhan mengira ia akan dengan mudah bisa melupakan Alisa dan mencintai Juliet sepenuh hati. Namun nyatanya, saat bertemu kembali dengan Alisa, ia praktis melupakan keberadaan Juliet. Ditambah lagi saat ia mulai mencurigai tabiat Juliet dibelakangnya. Perasaannya semakin menjadi-jadi. Dadanya terasa begitu sempit, hatinya juga terasa seperti diremas kuat. Ia tidak pernah suka melihat Alisa dekat dengan pria manapun. Ia tidak mau Alisa bersikap acuh setiap kali mereka mengobrol. Ia ingin Alisa mencintainya setiap waktu.


" Aku akan memaksamu Al untuk kembali jatuh cinta padaku "


" Aku tidak mau ! Kau urusi saja kehidupan pertunanganmu "


" Aku bisa mengurus semuanya. Kau hanya perlu jatuh cinta padaku Al. Kau hanya boleh mencintaiku bukan Nathan " Tegas Reyhan.


" Aku tidak mau ! " Alisa menggeleng cepat.


" Maka aku akan memecatmu dan menghancurkan semua kehidupan harmonis keluargamu "


Alisa terdiam untuk beberapa detik berlalu. Terlalu kaget saat melihat sikap Reyhan yang baru pertama kali ia lihat. Reyhan bisa mengeluarkan ancaman pada orang susah sepertinya ini.


" Kau sakit Rey "


Reyhan hanya tersenyum menanggapi kemarahan Alisa.


" Lepaskan tanganku ! " Teriak Alisa


" Tentukan pilihanmu sebelum kita masuk ke dalam pesawat Al "


To be continued...

__ADS_1


Happy reading, love you juga😘


__ADS_2