Mutiara

Mutiara
Prolog


__ADS_3

*Mutiara Reyna Danendra*


Seorang gadis cantik, pintar dan baik hati.


Ia kerap disapa Mutiara.


Mutiara berusia 23 tahun. Ia mulai kehilangan kasih sayang ibunya pada saat usianya baru 5 tahun. Ayah Mutiara menikah kembali, namun Mutiara diperlakukan tidak baik oleh ibu tirinya.


Mutiara sedang kuliah di Universitas Indonesia (UI) lewat jalur beasiswa karena Mutiara tergolong anak yang cerdas. Ibu tirinya tidak mau membiayai kuliah Mutiara hingga ia harus mencari beasiswa.


Ayah Mutiara (Danendra) termasuk kedalam golongan orang kaya, Danendra memiliki 6 perusahaan yang tersebar diluar dan dan didalam kota.


Mutiara memiliki seorang adik tiri yang bernama Devano Raditya Danendra.


Devano adalah seorang adik yang amat teramat tampan, di sekolahnya ia menjadi boronan ciwik ciwik cantik. Usianya 17 tahun dan sekarang duduk di bangku kelas XII SMA.


Devano juga tidak bersikap baik kepada Mutiara, tetapi terkadang ia tiba tiba baik yang entah kesambet apa. Mungkin ia sedikit kasihan kepada Mutiara.


Berbeda dengan ibu tiri Mutiara, ia samasekali tidak pernah memperdulikan Mutiara, menjadikannya pembantu dan selalu menyiksanya.


Ayah mutiara sayang kepada kedua anaknya tetapi Ayahnya lebih menyayangi istrinya hingga ia tunduk dan patuh pada sang istri.


Apapun yang dikatakan Maya istrinya pasti akan ia turuti.l


Mutiara benar benar kehilangan kasih sayang sejak ibu kandungnya meninggal karena sakit.


Pada suatu hari, Mutiara memikirkan cara untuk mendapatkan uang untuk membiayai hidupnya, ia kepikiran untuk membuka bisnis.


Mutiara masih bingung denga bisnis yang ia buka, Mutiara juga tidak tahu modal bisnisnya mau ia dapatkan dari mana.


Mutiara memberanikan diri untuk meminta pada ayahnya.


Di ruang kerja ayah~

__ADS_1


tok tok tok


"masuk", ucap ayah Mutiara.


"Eh Mutiara, tumben ke ruangan ayah, ada apa?", tanya ayah Mutiara.


'menghela nafas'


"Begini yah, Tiara mau buka bisnis pakain yah, tapi Tiara butuh modal untuk bisnis Tiara", ucap tiara dengan sedikit ketakutan.


"Memangnya kamu butuh berapa nak?", tanya ayahnya lagi.


"mmmm..." Mutiara mulai berfikir


"Mutiara butuh uang modal ±30 jt yah, untuk membeli pakaian dan sewa toko di bulan pertama"


"Hah? 30 jt? Tidak!" Bantah ibu Mutiara yang tiba tiba muncul"


Mutiara menggigit bibirnya, matanya juga mulai berkaca kaca.


"Tidak ada tapi tapi, enak saja kamu, emang kamu pikir 30 jt itu uang sedikit?, Ibu tira kembali berceloteh.


[Memang 30 jt itu sedikit sih, uang ayah kamu kan banyak, tapi enak saja kamu minta minta], benak Ibu tiara.


"Ayah...", ucap tiara dengan nada lembut, mencoba membujuk ayahnya.


"Mutiara, kalau ibu bilang tidak ya tidak!", ayah mutiara sedikit membentak tiara karena ayahnya adalah tipe suami takut istri.


"Dengar sendirikan!, ayahmu bilang tidak", ucap ibu Mutiara.


"Keluar sekarang!", sambung ibu.


"bb..baik bu", tiara pasrah dan keluar.

__ADS_1


Mutiara pun pergi ke kamarnya menangis, ia meluapkan kesedihannya dengan mengeluarkan kristal bening yang spontan keluar dari matanya.


Kamar Mutiara~


[Memandang photo alm.ibu Mutiara]


"Bu....Mutiara butuh ibu, pasti kalau ibu masih ada ibu tidak akan membuat Tiara menangis.


Mutiara rindu ibu, hiks hiks hiks",tangis Tiara.


Sementara di ruang kerja ayah Mutiara,


cup


Ciuman singkat di kening ayah tiara"Makasih yah mas, kamu udah nurut sama aku",puji ibu pada ayah.


senyum hangatpun tampak di bibir Danendra, ayah mutiara.


"Apasih yang enggak buat kamu sayang", ucap Danendra pada istrinya.


.


.


.


.


.


Penasaran dengan kelanjutan cerita Mutiara?


stay toon~♥~

__ADS_1


Jangan lupa vote and comentnya sayang sayangkuuhhh♡


__ADS_2