
aku dan Alex memasuki kamar hotel. Alex menutup pintu kamar hotel sedangkan aku memilih untuk duduk di sofa. Alex membuka jas dan dasi yang ia kenakan melemparnya begitu saja ke lantai. Ia melucuti pakaiannya seakan tidak menyadari keberadaan ku. Aku berpura-pura saja tidak melihat apa yang ia lakukan mencoba menyibukkan diri dengan ponsel ku.
" mau mandi bareng nggak?" tanya dia dengan nada licik
" nggak mau." jawabku tanpa memandang kearahnya
" ya sudah." Alex memasuki kamar mandi sedangkan aku masih asyik dengan game di ponselku. Tak berapa lama kemudian ia keluar dari kamar mandi dan ini sungguh membuatku merasa tak nyaman. aku menutup wajah dengan kedua tanganku berharap aku tidak melihat apapun.
Alex POV
Aku sengaja keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada. Aku ingin mengetes seberapa kuat iman yg ia miliki? Hihihi jahilnya aku ya? Aku senang melihat reaksinya yang lugu dan malu-malu setiap kali berdekatan dengan ku. Ucapannya yang terkadang ceplas ceplos membuatku semakin gemas dibuatnya. Aku berjalan ke arahnya ketika ia menutup sebagian wajahnya. Aku cekikikan dalam hati melihat tingkahnya yang lucu. Aku pura-pura tidak melihat apa yang dia lakukan dan,,,aku mendengar jeritannya ketika aku datang menghampirinya
" pergi kau dari hadapanku?" ucapnya lantang
" nggak mau." jawab ku setengah menggoda
Dia mendorong dada bidang ku dan berlari kecil menuju kamar mandi. Aku tertawa melihat kelakuannya,aku pun memutuskan untuk merebahkan diriku diatas tempat tidur yang empuk,menunggu mutiara keluar dari kamar mandi.
Mutiara POV
Aku takut untuk keluar dari kamar mandi. Aku malu dan tidak mau kejadian malam itu terulang kembali. Aku menghela nafas panjang-panjang mencoba untuk menenangkan diriku sendiri. perlahan-lahan aku membuka pintu kamar mandi untuk sekedar mengintip sebentar dan memastikan keadaan diluar sana benar-benar aman. mengapa aku tak melihatnya? Aku membuka pintu kamar mandi lebar-lebar perlahan melangkahkan kaki keluar dari kamar mandi dan ketika itu pula seseorang memeluk ku dari belakang! membawaku menuju tempat tidur. Alex benar-benar gila! Aku memejamkan mataku . Entah apa yg akan dia lakukan yang pasti aku takut untuk melihatnya. Alex sudah berbaring disamping ku dengan bertelanjang dada. sementara aku masih memakai piyama yang sudah disediakan pihak hotel. Perasaan takut menyelimuti ku membuat denyut jantung ku berdetak kencang. Alex mendekatkan telinganya ke atas dadaku,entah untuk apa dia melakukan hal tersebut yang pasti ulah ya membuatku makin tak nyaman.
" mengapa denyut jantung mu berdetak kencang seperti itu? " tanya Alex ketika ia mendekatkan telinganya diatas dadaku.
" apa kau takut kepadaku? "
Aku mengangguk cepat tanpa sepatah kata.
Alex kembali membaringkan tubuhnya,tak lama kemudian ia membaringkan tubuhnya dan memeluk ku yang masih terdiam.
__ADS_1
" tidurlah,tidak akan ada kejadian apapun malam ini." ucapnya seraya mengecup keningku. ah,,,aku rasa itu tak mungkin! Pasti ini akal-akalan nya saja.
" benarkah? " pada akhirnya aku membuka suara membuat Alex tersenyum melihat ku.
Aku memiringkan tubuhku dan membalas pelukannya. aku yakin ia senang akan hal ini,ia membelai rambut panjang ku dengan lembut dan berkata
" apakah aku begitu menakutkan? "
Aku menggeleng diatas dada bidangnya Wangi tubuhnya benar-benar membuat ku terhipnotis. aku menatap wajahnya yang teduh dan mengecup bibirnya dengan lembut,aku selalu mengaguminya selain baik hati dan penyayang sebagai seorang pria dia nyaris sempurna di mata ku.
" jangan membangkitkan gairah ku sayang," ucapnya lembut. Tanpa berkata apapun ku sandarkan kepala diatas dada bidangnya kembali. memeluknya dengan erat
" terimakasih." ucapku
" aku pun berterima kasih kepada mu, terimakasih karena telah hadir dalam hidupku kembali." jawab Alex. aku mengangkat wajahku,menatap wajahnya kembali dan,,,sesuatu yang tak aku inginkan pun terjadi kembali. Jemari Alex berjalan dari kening menuju kedua gunung kembarku secara perlahan. membuat denyut jantungku makin berdetak hebat
Alex membisikan sesuatu ke telinga ku.
" katanya tidak akan terjadi sesuatu malam ini?" tanya ku gugup
" tapi kau telah memulai nya dan membuat juniorku terbangun. Kau harus bertanggung jawab sayang." jawab Alex
" apa tidak ada cara lain?" tanya ku polos
Uh,,,Alex melancarkan aksinya,semakin Ia membuka piyama ku melemparkannya kelantai tak puas sampai di situ ia membuka kaitan bra ku meremas,menghisap,mengulum kedua gunung kembarku secara bergantian.
Uh,,,alex membuatku menikmati sensasi yang dibuatnya.
" geli kak,,,,sudah ya?" ucapku
__ADS_1
bukannya berhenti ia malah melanjutkan aksinya yang makin buas dibawah sana. Ia membuka kedua pangkal paha ku menikmati area sensitif ku dengan lahap nya dan aku pun terhanyut menikmati perbuatannya. gairah kami berdua memuncak,semakin lama semakin memanas membuat kami tak henti mengeluarkan ******* ketika penyatuan itu terjadi,hingga sampai pada ******* nya kami berdua tertidur karena kelelahan.
pagi hari
Alex masih tertidur pulas ketika aku membuka tirai jendela kamar. dia menutup wajahnya dengan bantal ketika sinar matahari menembus tirai kamar hotel
" sayang,,,tutup saja tirainya,aku masih ingin tidur." ucap Alex dari balik bantalnya.
" tapi aku harus pergi ke toko. " jawabku yang sekarang sudah berpindah tempat duduk disampingnya.
" libur saja,aku akan menghubungi Riuka."
" baiklah. Kalau begitu kita sarapan dulu yuk? Aku lapar." ucapku seraya memegang perutku yang ramping. Alex menarik tubuhku menjatuhkan aku kembali keatas tempat tidur.
"aku ingin bertanya?" ucap Alex
" ya,aku akan menjawab." jawabku sejadinya
" mengapa kau bisa membalas serangan ku malam tadi?" pertanyaan Alex terdengar konyol ditelinga ku,aku pun tak mengerti mengapa aku bisa membalas.
" ih,,,mau tau aja."
" ih,,,gemes aku." Alex mencubit pipiku dengan kedua tangannya.
" sebelum pulang,kita bercinta lagi ya? " ucap Alex menggodaku
" kita masih sebulan lagi menikah. Jika kita melakukan nya terus bisa-bisa aku hamil! "
" tak apa-apa lebih cepat lebih baik. Itu memang harapanku." jawab Alex sejadinya Ia mendekatkan wajahnya kearah ku mencium lembut bibirku dan,,,,,adegan bercinta kami pun terjadi kembali.
__ADS_1
perbuatan mereka berdua tidak patut untuk di contoh ya,,,maaf ini hanya adegan dalam cerita saja ya,,,semoga bisa di ambil hikmah dari sisi positif nya ya guys,,,😘