Mutiara

Mutiara
episode 46 hotel


__ADS_3

keesokan harinya


mutiara kembali melakukan aktifitas nya di toko milik Riuka. Memang rencana pernikahannya akan dilaksanakan dalam waktu dekat tapi,dia memilih untuk tetap bekerja ketimbang menyiapkan acara pernikahan nya. Bukan tanpa sebab ia melakukan hal itu karena memang tidak ada sanak saudara ataupun kerabat yang ingin ia undang di hari yang istimewa tersebut. Mungkin,ia hanya akan mengundang Widuri dan beberapa teman sekelasnya yang saat ini sedang melakukan ujian akhir sekolah. ada rasa itu terhadap teman-teman di kelas nya pasalnya mutiara bukanlah seorang siswi yang bodoh tapi,sayang karena kecelakaan waktu itu ia terpaksa berhenti sekolah. Rasa rindu terhadap suasana kelas sering membayangi hari-hari mutiara celoteh teman,teman nya Senda gurau Widuri sungguh membuatnya rindu.


mutiara membuka layar ponselnya di situ tertulis jadwal pelaksanaan ujian persamaan tingkat SMA yang akan dilaksanakan lusa dan ia tak ingin melewatkan kesempatan ini. Harapannya untuk menjadi seorang sarjana masih sangat tinggi.


" pesan dari siapa? " tanya riuka


" ini kak,informasi tentang ujian persamaan." jawab Mutiara ramah


" mana aku lihat? " Riuka mengambil ponsel yg berada dalam genggaman Mutiara. membaca baik-baik isi pesan tersebut.


" wah,,,ini tak boleh dilewatkan muti,kami harus ikut." mutiara tersenyum dan mengangguk pelan.


" lusa aku tidak masuk ya kak? " mutiara memohon izin


" iya,sukses untuk mu ya? " Riuka memberikan semangat.


Aku tersenyum penuh semangat. beruntungnya mutiara bertemu dengan orang-orang yang selalu memberikan nya support dalam bentuk apapun.


ponsel mutiara berdering. Ia mengangkatnya dan menjawab suara yang berada di sebrang sana


" sayang,tunggu aku ya? Aku akan menjemputmu." ucap Alex yang masih menandatangani beberapa pekerjaan di kantor.


" kalau Kakak sibuk,aku pulang sendiri saja." jawab ku


" tidak,tidak aku tidak akan membiarkan mu pulang dengan ojek online! " ucap Alex lantang


" tapi,,,"


" sudah jangan berdebat. Tunggu aku di loby depan y? "


" iya,baiklah." jawab ku mengakhiri ceritanya.


pada akhirnya Alex mengizinkan mutiara untuk bekerja di toko sovenir milik riuka. memang benar yang mutiara katakan jika dia butuh kesibukan.


Saat pulang tiba.


mutiara menunggu Alex di loby depan,tak berapa lama kemudian muncul sebuah mobil sedan mewah berhenti dihadapannya. Pemilik mobil itu sungguh tampan Loch pemirsa! Hihihi


Alex membuka pintu mobilnya untuk mutiara, mempersilahkan nya masuk dengan gurauan nya

__ADS_1


" silahkan masuk tuan putri."


" tidak usah memuji ku seperti itu." jawab ku ketus


" Hem,,,dipuji salah,nggak di puji lebih salah." gerutu Alex seraya menutup pintu mobilnya. Mutiara cekikikan di dalam mobil ketika Alex ngedumel diluar sana,kemudian ia terdiam saat Alex sudah duduk disampingnya siap menjalankan kemudi mobilnya.


diperjalanan


" kak,lusa aku ikut ujian persamaan ya? "


"iya sayang," jawabnya


" Hem,,, apa aku boleh melanjutkan kuliah? " tanya ku ragu-ragu


Alex menatap kearah ku sesaat dan melanjutkan pandangannya ke depan.


" tentu saja." jawab Alex


" serius? " tanya ku gembira


" iya sayang,,," jawab Alex lagi


Spontan aku mencium pipi Alex. sebagai tanda betapa gembiranya aku saat ini. Alex melirik kearah ku dan berkata


" PLAK" aku memukul bahunya dengan tangan kananku.


bukan nya kesakitan dia malah tertawa melihat reaksi ku.


" aku suka melihatmu seperti ini." ucapnya terbahak-bahak


" otak kotor. Kau tau aku ini sedang malu?!" ketusku


" dengar,aku ini calon suami mu. Apa kau lupa itu? atau mungkin kau tidak mau melayaniku ketika menjadi istriku nanti? " Alex menduga-duga


" apa itu yg kau mau? Baiklah akan aku lakukan." ucapku puas membuatnya kesal. Hahaha


" tega sekali." jawabnya


Alex menghentikan kemudinya,membiarkan mobil mewahnya terparkir dipinggir jalan. Menatapku dengan seksama,ada rasa risih ketika ia menatap seperti itu dan aku benar-benar takut jika ia menatap ku seperti itu.


" jangan menatap ku seperti itu? aku tidak suka! " ucapku

__ADS_1


" tapi aku suka." jawabnya mendekatkan wajahnya kearah ku. Aku memejamkan mata tak ingin melihat tatapan seperti ingin menerkam ku.


" nggak jadi. " tutur Alex ketika melihat ekspresi ku yang ketakutan karenanya dan kembali mengemudikan laju mobilnya. akhirnya aku bisa bernafas dengan lega ternyata ia tak jadi mencium bibir ku lagi.


Perjalanan kali ini terasa sangat jauh. Setelag aku perhatikan sepertinya ini bukan jalan menuju rumah!


" kita mau kemana? " tanya ku penasaran


" bersenang-senang." jawab Alex


" jangan gila ah,aku mau pulang." aku merengek


Alex berbelok ke sebuah hotel yang berada di tengah kota jakarta. Pikiranku sudah menjelajah kemana-mana untuk apa ia membawaku ke hotel? Jangan-jangan ia ingin melancarkan aksinya lagi? Oh,,,ini tak boleh terjadi.


" kita sudah sampai,,,ayo turun." ajak Alex


Aku menggeleng tanda tidak setuju akan perintah Alex.


" jangan berpikiran macam-macam." Alex mencolek barang hidungku yang lumayan mancung. Membuka kan pintu mobil dan menyuruhku untuk turun.


Setibanya di loby utama Alex disambut ramah oleh manager hotel. beliau membawa kami kesebuah ruangan yang sangat mewah dan luas. Aku terkagum-kagum melihatnya. sementara Alex berbincang dengan manager hotel,aku mengamati setiap inci dekorasi ruangan yang sangat berkelas dan mewah itu. Alex menghampiriku


" kau suka? " tanya Alex tiba-tiba


" bagus sekali ruangan ini." puji ku kepada alex


" ini adalah tempat untuk melangsungkan pernikahan kita." aku sedikit tak percaya dengan apa yang telah Alex ucapkan. Bagiku ini adalah tempat terindah yang baru aku lihat tapi,bagi Alex ruangan mewah seperti ini sudah biasa ia temukan.


aku merangkul tubuh Alex bergelayut manja kepadanya,dan berbisik


" terimakasih untuk semuanya sayang," sama-sama." balas Alex sambil mengecup keningku.


" kita bermalam disini saja ya? Aku sudah sangat lelah." ucap Alex


" tapi,,,"


" sudahlah jangan memikirkan hal yang macam-macam. ayo kita ke kamar." ajak Alex


" baiklah."


Alex membawa mu menuju kamar hotel. Memang benar yang Alex katakan ini sudah larut malam dan kondisi Alex sudah sangat lelah jadi ada baiknya jika kami menginap di hotel saja.

__ADS_1


Lanjut,,,


__ADS_2