Mutiara

Mutiara
Anak baru


__ADS_3

Pagi hari di kampus~


Mutiara adalah mahasiswi teladan.


Hari ini Mutiara sudah tiba di kampus, Mutiara sampai di kelas dan tidak menemukan seorangpun disana. Memang hari ini masih terlalu pagi untuk anak kuliah.


Mutiara memutuskan untuk pergi ke perpustakaan untuk membaca.


Di perpustakaan Mutiara menjumpai 2 orang yang tidak ia kenal yang juga sedang membaca.


"pagii", sapan 2 mahasiswi di kampus.


"pagi juga", jawab Mutiara sedikit canggung.


Orang asing itu mengulurkan tangannya menjabat tangn kepada Mutiara.


"Namaku Oliv, nama kamu siapa?, tanya Oliv.


"Aku Mutiara", jawabnya.


"Kalau kamu siapa?, tanya Mutiara.


sambil berjabat tangan, gadi itu berkata


"Namaku Amira"


"Salam kenal", ucap Mutiara.


Oliv dan Amira adalah teman sekelas Mutiara, tapi mereka belum saling kenal.


"Bukannya kita sekelas yah?", tanya Oliv.


"Hmmm",Mutiara berfikir dan mengangkat bahunya.


"Oh iya kita sekelas!",sambung Mutiara"


"hahaha", tawa ketiga gadis tersebut.


setelah membaca dan bercerita ±20 menit, mereka bertiga kembali ke kelas.


Di dalam kelas~


Mutiara mulai akrab dengan Oliv dam Amira.


Mereka bercerita dan berbagi suka.


kring kring kring


Lonceng berbunyi, tanda kelas akan dimulai.


"Katanya bakal ada anak baru di kelas kita, katanya ganteng banget", ujar Amira.


"Giliran gosip aja lu tau semua", ledek Oliv.


"Hahaha", Mutiara tertawa melihat pertengkaran 2 sahabatnya tersebut.


Ya.Tidak butuh waktu lama mereka bertiga sudah akrab dan bersepakat bahwa mera adalah sahabat.


"Pagi anak anak", ucap seorang dosen.


"pagi pak...", jawab mahasiswa bersamaan.


"Hari ini kalian kedatangan teman baru",ucap pak dosen.


"sini masuk nak", ujar pak dosen kepada seseorang diluar kelas"


Orang tersbut masuk kedalam.


"wooow", ucap beberapa mahasiswi.


"Perkenalkan dirimu", ujar pak dosen.


"Halo semua"ucap mahasiswa baru.


"Haloooo", jawaban bersemangat oleh penghuni kelas karena melihat ketampanan orang didepan kelas.


"Perkanalkan nama saya Alfian Mubarak, saya biasa dipanggil Alfian", ucap Alfian.


" halo Alfiaan", sapa Amira membuat seisi ruangan tertawa.


"Apaan sih Ra, malu dikit dong", ujar Oliv.


"Iya iya maaf, abis ganteng banget sihh", ucap Amira.


"Mutiara, kursi disamping kamu kosongkan?, tanya pak dosen.


"i iya pak", Mutiara gugup.

__ADS_1


"Alfian, silahkan kamu duduk disamping Mutiara", ujar pak dosen.


"Baik, terimakasih pak", kata Alfian


Alfian berjalan ke tempat duduknya disamping Mutiara.


"Saya Alfian", ucapnya sambil mengukurkan tangannya berjabat tangan.


"Mutiara", jawabnya.


"cieee", ejek Oliv dan Amira"


"Apaan sih", ucap Mutiara sambil melepaskan tangannya yang masib berjabat tangan sambil tersenyum tipis.


kring kring


Bel berbunyi pertanda istirahat.


"Kantin yuk",ajak Oliv.


"Yuk!",jawab Mutiara dan Amira bersamaan.


"Aku gak diajak?", ucap Alfian.


"Ohh, ayok kalau kamu mau", jawab Oliv.


Merak berempat berjalan ke kantin untuk makan siang bersama.


"Pesan apa?", tanya Alfian.


"Aku bakso + lemon tea", ucap Oliv.


"ngikut", kata Amira.


"Aku nasi goreng + jus jeruk", ucap Mutiara.


"Yaudah biar aku yang pesan, sekalian teraktir kalian sebagai awal perkenalan kita.", ucap Alfian.


"Yeee",sorak ketiga gadis.


"Makasih bosqu", ucap ketiganya bersamaa.


"hahaha... santai aja", ujar Alfian.


Suasana hening saat mereka menggu pesanan. Tiba tiba...


[Ini perut gak bisa diajak kompromi banget sih, kan aku malu.] Batin Amira.


"hahaahaha", tawa Oliv, Mutiara dan Alfian.


"Udah laper banget ya Ra?, ledek Mutiara.


Amira hanya memanyunkan bibirnya tidak menjawab.


Pesanan sudah tiba


Amira langsung melahap bakso yang dipesannya.


"uhuk uhuk", Amira tersendak.


"Nih minum", perintah Oliv.


"Kalau makan itu hati hati Ra", ujar Oliv.


"iya iya maaf",kata Amira.


Mutiara hanya tersenyum melihan kelakuan Oliv dan Amira.


Makanan dimeja yang sudah dipesan ludes tak tersisa.


"Ternyata kalian semua juga laper", ujar Amira.


"Buktinya semua habis tak tersisa. Perutku aja yang gak sabaran pake acara bunyi bunyi memalukan", ucap Amira.


"Hahaha iya iya Ra", jawab keiganya.


Mutiara, Oliv, Amira dan Alfian berjalan menuju parkiran kampus.


"Mau aku anter gak?", tawaran Alfian.


"Aku bawa mobil", jawab Oliv.


"Aku udah pesan Taxi online, tuh adah dateng!", Ucap Amira.


"Mutiara?", tanya Alfian.


"Eh iya, aku bisa naik ojek kok", ucap Mutiara.

__ADS_1


"Kita bareng aja", ujar Alfian


"Iya Mut, kamu bareng Alfian aja, aku disuruh bokap ke kantor jadi aku gabisa nganter kamu."


"yaudah deh", ucap Mutiara.


"Deluan yah", ucap Amira sambil melambaikan tangan menuju taxi online yang ia pesan.


"byeee...", ucap keiganya.


"Yaudah kamu tunggu disini yah, aku ambil mobil dulu", kata Alfian.


Tiara hanya mengangguk.


Mobil Oliv melintas dan memberikan klakson pada Mutiara.


"Dada Mut",ucap Oliv.


"Iya hati hati",ucap Mutiara


Oliv hanya tersenyum dan melanjutkan perjalanan.


Mobil mewah berwarna merah sudah berhenti didekat Mutiara.


Alfian turun dan membukakan pintu mobil untuk Mutiara.


"Silahkan", ucap Alfian lembut.


"eh iya makasih", jawab Mutiara.


Mereka berduapun pulang.


Alfian mencoba memecah keheningan didalam mobil.


"Kamu udah punya pacar?", tanya Alfian.


Mutira hanya menggelengkan kepala tanpa menoleh ke sumber suara.


Spontan Alfian tersenyum tipis.


"Boleh tukeran nope gak", ujar Alfian.


"hmmm",mutiara hanya berdengus.


"Yaudah kalau ga mau aku ga paksa kok.", kata Alfian.


"Eh engga kok, nanti aku kasih kalau udah sampi yah, kamu fokus nyetir aja dulu.", ucap Mutiara.


"Oh iya maksih ya Ara". ucap Alfian.


"Ara?", tanya Mutiara


"iya Mutiara emas intan permata", ledek Alfian.


"hahaha", Mutiara hanya tertawa.


"Sampai sini aja", ucap Mutiara.


"Emang ini udah sampai di rumah kamu", tanya Alfian.


"Rumahku udah dekat kok, aku cuman takut kalau ibu turiku liat", jawab Mutiara.


"Oh yaudah, tapi nomormu tetap kasih yah", ucap Alfian.


Mutiarapun menyebutkan nomor hp nya pada Alfian.


"Makasih ya Ara", ucao Alfian.


"Aku yang maksih karena udah diantar pulang",ujar Mutiara.


"Yaudah aku duluan" ucap Mutiara


Alfian melambaikan tangannya. Mutiara membalas lambaian tangan tersebut sambil tersenyum hangat.


.


.


.


.


.


Gimana ceritanya?


vote and commentnya guys♡

__ADS_1


__ADS_2