Mutiara

Mutiara
episode 39 kabar baik


__ADS_3

Untuk kedua kalinya mutiara kembali ke rumah sakit. Ia masih mengerang kesakitan diatas tempat tidur rumah sakit. Para perawat dengan sigap membawanya menuju ruang ICU. Mungkin tim dokter akan melakukan operasi kedua atau sekedar memeriksanya dengan seksama.


Alex POV


Aku menunggu kabar dari dalam ruang ICU tersebut. Menunggu dengan cemas,dan berharap keajaiban datang untuk menyelamatkan mutiara. sesekali aku menghampiri pintu ruangan yang masih tertutup tersebut dengan perasaan yang tak nyaman.


nampak dari kejauhan Willy dan mama datang menghampiriku. Sepertinya mereka pun tak kalah cemasnya dengan ku. Willy membawakan aku sebotol soft drink


" minum dulu,semuanya akan baik-baik saja." ucap Willy menenangkan ku


Mama mengusap-usap punggungku. beliau pasti tau betapa cemasnya aku. Dan beliau juga pasti mengerti apa yang sedang aku rasakan. Beberapa jam kemudian pintu ICU itu terbuka tim dokter dan beberapa orang perawat keluar satu persatu dari ruangan tersebut.


" apa dia baik-baik saja? " tanya ku cemas


" iya,dia baik-baik saja. Tenanglah mungkin ini adalah akhir dari kesabaranmu anak muda." ucap dokter erwin tersenyum. Memberikan semangat kepada Alex yang masih terlihat panik. aku bisa melihat tubuh itu tak sadarkan diri,entah berapa lama lagi ia akan tersadar yang pastinya aku sedih melihat keadaanya.


Mama menemaniku setelah Mutiara dipindahkan ke ruang perawatan. Willy mendadak harus meninggalkan aku dan mama karena sesuatu.


Aku menghela nafas panjang ketika aku menyandarkan tubuhku di sofa yang terletak di sudut ruangan VVIP ini. mencoba melepaskan segala beban pikiran yang berkecamuk di hatiku.


mutiara membuka matanya ketika mama dan Alex terpejam di sudut ruangan. Mutiara bisa mengenali sosok yang terlelap itu dengan baik saat ini.


" kak Alex " ucapnya dengan mata berbinar


Hem,,, akhirnya dia bisa mengingat kembali siapa Alex! mutiara mencoba untuk menghampiri Alex namun sial gelas yang berada disampingnya terjatuh! membuat mama dan Alex terbangun dari tidurnya. .


" kau sudah bangun? " tanya Alex yang masih setengah mengantuk.


" ada yang bisa kami bantu sayang? " tanya mama yang juga sama-sama terbangun. Mutiara bangun dari tidurnya duduk di tepian tempat tidur dan melebarkan kedua tangan nya.

__ADS_1


" kak, mendekat lah. " ucapnya manja


Alex tersenyum dan menyambut pelukan mutiara. raut wajah kebahagiaan terpancar dari wajahnya. ternyata ini yang dimaksud dokter erwin?! Akhirnya,,,Alex menemukan Mutiara yang telah hilang itu kembali.


Di tempat lain


Willy sengaja meninggalkan Tante Erina dan Alex karena ia ingat jika ini adalah hari yang tahun putri kesayangannya. Willy hendak memberikan kejutan kepada putri kecilnya itu karena beberapa tahun ini dia selalu absen memberikan Hadiah ulang tahun. dengan ragu-ragu ia mencoba mendatangi toko milik Riuka membawakan sebuah hadiah yang ingin ia titipkan kepada ibu Dari anaknya tersebut.


Riuka menatap sinis kearah mantan suaminya tersebut. Ada rasa kesal dan kecewa setiap kali Riuka menatap wajah Willy. Tapi,sedikit banyak Riuka sedang melihat penampilannya kali ini. Ia terlihat terurus dan berpakaian rapih. Berbeda dengan penampilannya tempo hari ketika ia me coba merampok toko miliknya.


" ada apa? " tanya riuka acuh tak acuh


" boleh aku bicara? " tanya Willy dengan nada bergetar


" kemarin kau datang kesini tidak pamitan lagi padaku,tidak memberitahuku kalau kau sudah bebas,lantas mengapa sekarang kau menjadi santun seperti ini? " tanya riuka penuh emosi.


Willy meraih jemari Riuka. Memaksa tubuh itu untuk lebih dekat lagi kedalam pelukannya.


Riuka mencoba melepaskan pelukan tersebut tapi,pelukan Willy terlalu kuat untuk dilepas.


" lepas kan,ini tempat umum! " celetuk Riuka masih berusaha melepaskan pelukan yang mulai melemah. Riuka membereskan pakaian nya ketika Willy melepaskan tubuhnya


" mau lu apa?" tanya riuka ketus


" dimana Naomi?" tanya Willy


" Naomi? Untuk apa kau menanyakan nya? Masih ingat kau pada dirinya? " Tanta Riuka dengan mata berkaca-kaca


" aku memang salah riu," Willy menunduk penuh rasa bersalah ia memberikan sebuah hadiah untuk Naomi kepada Riuka. Sebuah kotak kecil berwarna merah muda lengkap dengan pita silver diatasnya.

__ADS_1


" untuk siapa?" tanya riuka dengan tatapan sinis


" Naomi. Hari ini ulang tahunnya kan? "


Riuka mengambil hadiah tersebut dan mencibirnya.


" jika tidak lupa akan aku sampaikan." jawabnya membelakangi Willy


" semoga saja kau ingat." tutur Willy lirih


Riuka membelakangi Willy,hendak meninggalkan nya yang masih diam terpaku di toko sovenir ini.


" ya sudah,aku pamit aku harus kembali ke rumah sakit. Mutiara hari ini masuk ICU."


mendengar nama mutiara Riuka membalikkan tubuhnya.


" masuk ICU? Bagaimana keadaannya?" tanya riuka


" entahlah," jawab Willy sejadinya


Riuka mendorong tubuh Willy memaksanya untuk keluar. Ia meraih tas,memasukan kotak pemberian Willy kedalamnya dan membawa beberapa barang pribadinya (switer dan kacamata). Menutup rapat2 tokonya dan menarik tangan Willy dengan paksa


" ayo kita ke rumah sakit. Aku harus tau keadaanya." ucap Riuka tergesa-gesa


" tapi,toko mu?" tanya Willy


" tutup saja. Ayo cepat! " ajak Riuka


Willy mengikuti apa yang Riuka perintahkan. Dan jujur saja dia suka akan hal ini😁 kembali jalan berdua dan berdekatan dengan mantan istrinya lagi merupakan hal yang sangat dia impikan.

__ADS_1


Masih tetap semangat sampai bab ini ya?? Masih mau dilanjut atau tidak ya? Hem,,, istirahat sejenak ya,,,nanti di lanjut kan lagi😁


__ADS_2