
mutiara POV
Hari ini aku akan melepas status lajang ku. Sejak pagi tadi sudah terjadi kesibukan di rumah pribadi Alex. Meskipun hanya sekedar melaksanakan prosesi ijab kabul keluarga besar Alex turut hadir karena selain aku ada juga Riuka dan Willy yang akan melaksanakan ijab kabul mereka yg ke dua. Uh,,,,pasti sangat seru ya? Akan ada 2 pengantin sekaligus hari ini.
Aku mengenakan kebaya putih modern bersanggul Cepol kepang dengan hiasan bunga melati. Di luar sana sudah datang beberapa tamu undangan terpilih mereka sudah tak sabar menantikan dan melihat kami berdua (Riuka dan mutiara) kami berdua saling memandang dan sama-sama saling mengagumi. Riuka tampak cantik mengenakan kebaya berwarna biru dengan hiasan rambut yang sama dengan ku.
Kami berdua keluar dari ruang rias,dengan perasaan gugup dan deg degan aku menuruni satu persatu anak tangga rumah ini. Ribuan pasang mata sudah menatap ke arah kami berdua dan di bawah sana Willy dan Alex telah menunggu kedatangan kami dengan setelan beskap berwarna hitam menambah ketampanan mereka berdua. Alex menghampiri ku dengan senyum manisnya
" kau cantik sekali." ucapannya membuatku tersipu malu.
" tidak usah merayu ku." jawabku ketus
" masih kaku aja nih seperti kanebo kering. " Alex lagi-lagi bergurau membuatku spontan mencubit pinggangnya dengan mata yang tertuju ke segala arah. Aku melihat Widuri disana,tersenyum kepadaku bersama beberapa teman sekelas ku dan juga idolaku pak emil. di bagian yang lain aku melihat Bu RT, Dani dan beberapa orang teman seperjuangan ku memulung sampah menatap bahagia ke arah ku. Aku bahagia,sangat bahagia!
Aku duduk bersampingan dengan Alex sementara Riuka dan Willy berada tepat di sebelah Alex.
Acara puncak pun dimulai pak RT dan 2 orang saksi menjadi saksi pernikahan ku. Ada tangis dan haru yang aku rasakan seandainya saja kedua orang tua ku masih ada mungkin aku akan merasakan kebahagiaan yang lebih dari ini.
__ADS_1
" saya terima nikah dan kawinnya ADINDA MUTIARA bin Adiyaksa dengan mas Kawin tersebut di bayar tunai. " Alex mengucapkan ijab kabul dengan sangat lancar membuat semua tamu undangan berkata kompak
" Alhamdulilah,,,,"
Aku mencium tangan Alex dan ia membalas dengan kecupan di keningku membuat semua tamu undangan bersorak kegirangan melihat kami berdua. Willy pun tak kalah hebat ia mampu mengucapkan ijab kabul itu dengan lancar jaya! Hihihi
" akhirnya kita menjadi suami istri kembali sayang. " ucap Willy ketika Riuka mencium punggung telapak kanan Willy
" iya,jika kau macam-macam lagi akan aku lempar kau ke langit ke tujuh!" jawab riuka dengan nada jengkel nya.
" aku pegang semua janjimu, suami ku." jawaban Riuka membuat Willy tersenyum lebar.
Aku dan Riuka berbaur menuju kepada para tamu undangan. Tidak ada pelaminan hari ini,Yang ada hanya sebuah taman kecil (foto booth) untiksekedar mengabadikan moment yang bersejarah ini. Aku memeluk Widuri ketika ia datang menghampiri ku,memelukku dan bersorak kegirangan
" akhirnya,,,dinganteng ini jadi suami lu juga! Oh,,,betapa irinya aku." tutur widuri dengan gaya pecicilannya. Alex tersenyum mendengar ucapan Widuri
" secepatnya kau pasti menyusul kami," sahut Alex menyela percakapan aku dan Widuri
__ADS_1
" lu punya lembaran nggak sih? Mau dong di kenalin?" pertanyaan Widuri membuat kami tertawa bersama. bagaimana mungkin Alex memiliki saudara kembar,sedangkan dia seorang anak tunggal! Tak berapa lama kemudian datang pak emil. Uh,dengan gaya apapun dia memang sangat tampan! Guru idola ku hadir di acara ku. Aku memberikan rasa hormatku dengan mencium tangan pak emil di susul Alex yang melakukan hal yang sama.
" selamat ya,semoga langgeng sampai kakek nenek." pak emil memberikan doa kepada kami berdua
" terimakasih atas kedatangannya pak," ucap Alex santun. pak emil menepuk bahu Alex
" jaga mutiara baik-baik ya,dia salah satu siswi kebangganku jadi,jangan pernah membuatnya menderita." pesan pak emil membuat aku melayang tinggi guys,,,dia bilang aku sosei kebanggaannya? Uh,pak emil aku amiin mengagumi mu.
" itu pasti pak." jawab Alex mantap
" aku juga siswi kebanggan bapak kan? " Widuri menyela pembicaraan Alex dan pak emil.
" yah,,,terkadang." mendengar ucapan pak emil spontan wajah Widuri berubah menjadi masam. Walaupun begitu raut wajahnya mampu membuat kami tertawa karena ulahnya. Para tamu undangan yang lain pun datang bergantian memberikan selamat kepada kami.
Hem,,,pada akhirnya setiap orang akan merasakan hal yang sama ketika mereka menuju gerbang pernikahan. walaupun tak semua pernikahan berjalan mulus,mereka sama-sama mempunyai mimpi yaitu bahagia!
Sudah mulai bosan kah dengan ceritaku? Hem,,,apa masih mau aku lanjutkan lagi? Aku tunggu jawaban dari kalian ya? Tetap dukung dan beti semangat aku ya??? 😘
__ADS_1