My Bad Husband

My Bad Husband
eps. 11


__ADS_3

jangan lupa like sama dukungan nya ya teman-teman❤️❤️❤️


Sesampainya di rumah, Arsen melihat ayah nya sedang duduk santai di ruang tamu rumah nya


"assalamu'alaikum" Arsen langsung saja masuk ke dalam melewati ayah nya


"wa'alaikumsalam, Arsen kemari"


dengan langkah gontai Arsen berjalan mendekati ayah nya


"kau tidak akan bertanya kenapa ayah memanggilmu kemari?" kata tuan Aryo


Arsen mengalah "ada apa ayah?"


"bagus, anak yang baik" tuan Aryo menepuk pundak putra nya


tuan Aryo menyeruput teh nya terlebih dahulu sebelum ia memulai pembicaraan "langsung ke inti nya saja, besok lusa ayah akan mengajakmu bertemu dan melamar calon istri mu"


"apa katanya melamar? calon istri?"


Arsen mencoba berusaha untuk tetap tenang walaupun dihati nya sudah marah


"apa maksud ayah?" tanya Arsen


"ya maksud ayah, ayah akan menikahkanmu dengan anak rekan bisnis ayah, dan besok lusa ayah akan memperkenalkanmu dengan calon istrimu terlebih dahulu sekalian kita langsung akan melamarnya" ucap tuan Aryo dengan santai


"aku menikah?"


"ya kamu akan menikah nak"

__ADS_1


Arsen menggebrak meja "tidak ayah, aku tidak mau!"


"mau tidak mau kau harus mau Arsen semua ini ayah lakukan demi kebaikan kamu!!" bentak tuan Aryo


"ayah terus saja membicarakan kebaikan sedangkan ayah sendiri saja tidak tau apa itu kebaikan, dan aku tidak akan mau menikah dengan wanita pilihan ayah itu. daripada aku harus menikah lebih baik aku pergi dari sini" Arsen berdiri dari tempat duduk nya


"Arsen kau!!!" nafas tuan Aryo tiba-tiba sesak dan tersengal, sambil memegang dada nya ia ambruk dilantai


"Ayahhhhh" teriak Arsen


Arsen segera memanggil pak Kasim supir nya untuk segera membawa tuan Aryo ke rumah sakit


sesampainya di rumah sakit, Arsen mengacak rambutnya dengan kasar ia benar-benar terlihat khawatir dengan keadaan ayah nya


"dokter, bagaimana keadaan ayah saya?" tanya Arsen cemass


"keadaan ayah anda sekarang sudah lebih baik, hanya ada sedikit masalah pada jantungnya, saya sangat berharap tidak ada yang membuatnya terkejut karena ini yang akan membuat masalah pada jantung nya" Dr. Richard menjelaskan


"Silahkan" jawab Dr. Richard mempersilahkan Arsen masuk


Arsen segera masuk kedalam ruangan tempat ayah nya di rawat, kaki Arsen terasa lemas melihat kondisi ayah nya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit beruntung Dr. Richard langsung menangkap dan memapah tubuh Arsen untuk mendekat pada ayah nya


"ayah" Arsen terduduk dengan mencium tangan ayahnya


"Arsen putraku" suara tuan Aryo lemah


tiba-tiba tangisan Arsen pecah "ayahhh jangan gini ayah jangan sakit, kalo ayah sakit nanti Arsen sama siapa? Arsen gamau tinggal sendirian, arsen takut ayah" Arsen menangis tersedu-sedu di pelukan ayahnya


"Maafin ayah nak yang terlalu menekan dan memaksamu" Air mata tuan Aryo menetes

__ADS_1


"engga, ayah engga salah, Arsen mau kok menikah dengan gadis pilihan ayah entah siapapun itu, tapi ayah harus janji dulu ayah harus sembuh"


Tuan Aryo tersenyum haru "terima kasih nak"


Dr. Richard ikut terharu melihat interaksi antara anak dan ayah itu "ekhem, sebaik nya anda silahkan keluar dulu tuan muda, tuan masih harus istirahat untuk segera cepat sembuh dan supaya bisa pulang besok pagi"


"syukurlah" Arsen tersenyum senang


saat Arsen sudah keluar dari ruangan


"terimakasih atas kerja samanya" tuan Aryo menjabat tangan dokter Richard


"anda tidak perlu sungkan tuan" dokter Richard tersenyum


flashback on


saat memasuki ruangan UGD


"seperti nya anda tidak benar-benar sedang sakit tuan" kata dokter Richard kebingungan ketika memeriksa jantung tuan Aryo yang terlihat baik-baik saja


tuan Aryo terbangun dari tidurnya ia duduk diranjang itu "kau benar, aku sedang tidak sakit, aku hanya berpura-pura saja demi putraku, aku hanya ingin melihat bagaimana reaksi dia ketika melihat aku sedang sakit karena aku yakin putraku anak yang baik, ia hanya depresi karena ibu nya, dan sekarang aku ingin membuktikannya sendiri"


dokter Richard masih kebingungan


"sudahlah, kau harus tetap bersandiwara seolah aku memang benar adanya sedang sakit" kata tuan Aryo kembali membaringkan tubuhnya


"baik tuan" dokter Richard hanya mengangguk menyetujui


flashback off

__ADS_1


"lihatlah tuan, benar yang tadi anda katakan, tuan muda tidak benar-benar keras, ia masih punya sisi yang sangat baik di hati nya" kata dokter Richard yang sudah faham dengan rencana tuan Aryo


__ADS_2