My Bad Husband

My Bad Husband
Eps. 60


__ADS_3

Tak terasa sudah 1 bulan Arsen menyikapi Adara dengan dingin


Pagi itu Arsen sedang merebahkan tubuhnya di sofa, sedangkan Adara baru selesai menghabiskan sarapan nya, ia sudah siap akan berangkat ke kampusnya. Adara menghampiri Arsen untuk menyalami tangan suaminya itu walau ia tau Arsen tidak akan menerima uluran tangan nya tapi Adara tetap akan menyalami nya sebagai bentuk rasa hormatnya kepada suami, walau bagaimana pun Arsen adalah suami sah nya sudah sepantasnya Adara harus menghormati dan menghargai nya


"Engga usah, pergi sana" Arsen menepis tangan Adara


Adara sudah terbiasa menerima perlakuan tidak mengenakan dari Arsen selama 1 bulan ini, ia masih tetap sabar menerima nya dan Adara juga tidak pernah lupa berdo'a meminta pertolongan Allah di setiap sujudnya mendo'akan semoga pintu hati suaminya itu terbuka dan mau mempercayai bahwa semua kejadian yang menimpa Adara itu hanya kesalahan fahaman belaka


Bagi Adara tidak ada pertolongan lain lagi selain ia hanya bisa memohon pertolongan kepada Allah, ia tahu hanya Allah lah yang maha membolak-balikkan hati manusia.


"Oke, kamu engga ngampus?" Tanya Adara


"Sudah aku bilang bukan urusan kamu" jawab Arsen ketus


"Sarapan kamu udah aku siapkan di meja, jangan lupa sarapan"


"Buang saja"


"Yaudah, assalamu'alaikum" ucap Adara


Arsen diam tak menjawab salam Adara, saat ada sudah hilang dibalik pintu baru ia menjawab salam Adara "wa'alaikumsalam" katanya, sebenarnya hati Arsen merasa sakit karena sudah mengacuhkan Adara selama ini, ia juga merasa sangatt merindukan kebersamaan hangatnya bersama Adara padahal belum terlalu lama ia mengacuhkan Adara tapi rasanya sudah seperti sangat lama, Arsen melihat masakan yang sudah Adara masak dimeja makan, perutnya terasa sangat lapar. Ia pun memakan makanan itu dan membiarkan piring kotor bekas makan nya di meja makan.

__ADS_1


Setelah satu bulan itu ia menyikapi Adara dengan sikap dinginnya selama itu pula Arsen sudah sering datang lagi ke markas bang Jery dan menghabiskan waktu disana seperti dulu lagi dengan meminum minuman terlarang nya, buktinya seperti sekarang setelah sarapan pagi tadi Arsen langsung berangkat menuju tempat bang Jery, Arsen juga sudah lama jarang hadir lagi di kampusnya, tapi semua itu tidak menjadi masalah bagi Arsen selagi tuan Aryo ayahnya itu tidak tahu


Adara juga tahu bahwa suaminya itu kembali ke sifatnya yang dulu menjadi seperti dulu lagi kembali masuk ke dalam dunia gelapnya, tapi Adara juga tidak bisa melakukan apa-apa, ia tidak bisa mencegah apa yang dilakukan oleh Arsen, setiap malam ia hanya bisa menangis dan menangis di atas sajadah untuk menenangkan fikiran nya


Bi Atik yang sudah tau apa yang terjadi dengan majikan nya itu sangat merasa kasihan pada nona majikan nya yang selalu di acuhkan oleh suaminya bahkan sampa tidur di kamar yang seharusnya di tempati oleh pembantu


Waktu dalam sehari berjalan terasa sangat cepat bagi Adara, perasaan baru saja pagi ia berangkat ke kampus sekarang sudah mau mulai Maghrib saja sedangkan Adara masih berada di kampusnya baru saja menyelesaikan tugas tambahan yang harus ia kerjakan


Adara baru sampai dirumahnya ketika orang-orang baru keluar dari masjid menyelesaikan sholat Maghrib, dirumahnya ia hanya menemui Bi Atik yang sedang melipat pakaian nya


"Eh nona baru pulang" bi Atik menyambut kedatangan Adara dengan senyuman nya


"Hehe iya Bi" jawab Adara singkat "Tadi nasi yang aku simpan di meja makan buat sarapan Arsen di makan sama Arsen engga bi?" Tanya Adara


"Ohh syukurlah" Adara mengangguk kemudian ia langsung masuk ke dalam kamar kecilnya untuk mengambil pakaian Yang akan ia kenakan setelah mandi nanti dan ia pun langsung masuk kamar mandi guna membersihkan dan menyegarkan tubuhnya


Setelah selesai mandi dan tak lupa melaksanakan sholatnya, Adara kembali berkutat dengan buku untuk melanjutkan tugas kampusnya yang tadi belum sempat ia selesaikan karena faktor waktu sampai tak terasa sudah 4 jam Adara berkutat dengan buku dan laptop nya matanya terasa sangat perih dan mengantuk ia pun ketiduran dengan posisi duduk di kursi dan kepala tidur di meja bahkan ia sampai melewatkan makan malam nya


...


Sementara itu saat sudah pukul 12 malam, Arsen baru akan pulang kerumahnya ia nekat mengendarai mobil dalam keadaan mabuk berat, Tiba-tiba Arsen teringat semua tentang istrinya, Adara yang selalu sabar dengan sikapnya, Adara yang selalu menghormati nya, Adara yang selalu menyiapkan segala kebutuhan nya, Adara yang sudah berhasil mencuri hatinya, Adara yang sudah merubah hidupnya secara perlahan, bahkan Arsen sampai terbayang dengan first kiss nya dengan Adara, pelukan hangat Adara, sampai aroma wangi sampo dari rambut Adara yang selalu terbayang di benaknya

__ADS_1


Arsen terus mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dalam keadaan mabuk dan melamun memikirkan Adara sampai ia tidak menyadari akan ada perempatan jalan di depan, ia terus saja melajukan mobilnya dengan kencang tanpa ia sadari ada sebuah mobil truk melaju kencang dari arah kanan, Arsen tersadar saat sorotan lampu truk yang sangat terang menyorot matanya, ia pun membanting setir "slraaaaakkkkkk" mobil yang Arsen kendarai menabrak pohon yang berdiri kokoh di pinggir jalan raya itu


"Astaghfirullahhal'adzim, kenapa aku?" Tubuh Adara bergetar hebat dengan keringat dingin yang bercucuran sampai ia terbangun dari tidurnya


"Ya ampun ketiduran, udah jam 12.30" Adara melirik jam dinding yang berada di sampingnya


"Apa Arsen sudah pulang?" Gumam Adara bertanya sendiri


Adara berjalan menaiki tangga perlahan untuk memeriksa apakah Arsen ada di kamarnya namun saat Adara buka tidak ada siapa-siapa Disana kamar itu kosong "Arsen belum pulang" entah kenapa Adara merasa sangat cemas tidak seperti biasanya


Padahal itu memang sudah menjadi hal yang biasa untuknya setiap hari Arsen selalu pulang tengah malam namun kali perasaan Adara berbeda ia begitu sangat mengkhawatirkan Arsen


"Ya Allah lindungilah suamiku dimana pun ia berada" Adara berdo'a di dalam hatinya "Arsen kamu kemana?"


.


.


.


Bersambung~

__ADS_1


Apa yang akan terjadi pada Arsen selanjutnya? Apakah Arsen akan baik-baik saja? Ataukah Arsen akan..?


Simak terus novel ini dan temukan jawaban nya hanya di novel "My Bad Husband" jangan kemana-mana ya guys🤗🌹


__ADS_2