My Bad Husband

My Bad Husband
eps. 23


__ADS_3

jangan lupa vote yang banyak ya:)❤️❤️❤️


dan jangan lupa follow IG author @ira.dsgn_


Oke, Happy reading Guyss😘


Setiap hari Arsen dan Adara sudah terbiasa hidup bersama dirumah yang besar itu


Arsen tidak menyadari bahwa sekarang ia sudah ada sedikit perubahan kebiasaan buruknya yang mana biasanya sepulang dari kampus ia tak langsung pulang kerumah melainkan langsung pergi ke club dan akan pulang jika hari sudah tengah malam


tapi tidak dengan sekarang setiap pulang dari kampus ia selalu bersemangat untuk langsung segera pulang ke rumahnya.


semua karena Adara, lebih tepatnya karena masakan Adara yang lezat yang selalu terbayang di benaknya yang membuatnya ingin segera menyantap semua makanan yang di buat oleh Adara


bagaimana tidak? sejak kecil sejak ibu nya pergi ia tidak pernah lagi memakan makanan selezat ini, makanan yang di masak oleh para pembantu dirumah ayahnya rasa nya biasa saja di lidah Arsen, bahkan Arsen sangat jarang makan dirumah nya dan lebih memilih makan di cafe atau restoran, tapi makanan yang ada di cafe atau restoran itu bagi Arsen rasa nya tetap jauh lebih lezat makanan yang dimasak oleh Adara

__ADS_1


seperti saat ini mereka berdua sedang asik menonton televisi, tapi lebih tepatnya hanya Adara yang asik sendiri sedangkan Arsen fokus bermain game di hp nya atau televisi yang menonton Arsen bukan Arsen yang menonton televisi.


karena Arsen sudah pulang sejak tadi


Adara beranjak dari duduknya hendak mengambil minuman karena ia merasa haus


"Arsen, gue mau ngambil minuman, Lo mau minum juga engga?" Adara menawarkan


"engga" jawab Arsen singkat dengan mata yang masih fokus ke game di hp nya


Adara menyimpan 2 gelas minuman itu di meja, 1 untuknya dan 1 untuk Arsen


"kan gue udah bilang kalo gue engga mau minum!" seru Arsen


"engga apa-apa buat jaga-jaga aja takut nanti Lo tiba-tiba ikut haus juga gara-gara ngeliat gue minum dan gue engga mau bolak-balik lagi ke dapur ngambil minuman buat Lo" kata Adara santai

__ADS_1


"gue bisa jalan sendiri buat ngambil minuman ke dapur Lo engga usah so' cari perhatian dari gue, Lo mau ngelakuin apapun gue engga bakal jatuh cinta sama Lo" Arsen tersenyum sinis


"Udahlah sen terserah Lo, gue engga mau debat sama Lo, dan gue juga engga mengharapkan apapun dari Lo, gue cuma pengen ngelaksanakan kewajiban gue sebagai seorang istri udah gitu tanpa meminta imbalan apapun" Adara berusaha tersenyum tulus walau sebenarnya hatinya terasa sangat sakit


Arsen merespon dengan menggelengkan kepala seolah tak peduli dengan perkataan Adara dan kembali fokus bermain game


dddrrrttt dddrrtttttt


Ponsel Adara bergetar namun Adara tak menyadarinya karena ia sedang melamun memikirkan perkataan Arsen barusan "segitu bencinya Lo sama gue? padahal gue engga pernah tuh yang namanya bikin salah sama Lo" Adara berkata dalam hati


"woyy Lo Budeg ya? noh liat hp Lo geter terus dari tadi ngeganggu gue!" Arsen berkata setengah berteriak


"eh iya, sorry gue engga liat karena fokus sama TV bukan Budeg, omongan Lo pedes banget engga pernah di saring dulu" cibir Adara sambil melihat dan mengambil ponselnya


"cih" Arsen hanya berdecih

__ADS_1


__ADS_2