My Bad Husband

My Bad Husband
Eps. 67


__ADS_3

Singkat waktunya, Sudah lebih dari 5 bulan Adara pergi dari kehidupan Arsen, membuat Arsen sudah sangat putus asa, terpuruk dan bahkan sampai membuatnya hampir gila, Arsen tidak berhasil menemukan keberadaan Adara, ia sudah mencari keberadaan Adara kemana pun namun hasilnya selalu nihil


Arsen sudah mencari kerumah Nisya teman Adara, namun Nisya mengatakan bahwa ia juga sudah lama tidak melihat Adara kemudian Nisya pun juga malah sangat marah besar pada Arsen karena sudah berani menghilangkan sahabat kesayangan nya itu


Bahkan 2 bulan yang lalu Arsen pun sampai nekat mendatangi kediaman orang tua Adara namun bukan Adara yang ia dapatkan di sana tapi kemarahan seluruh keluarganya dan Andra pun sampai memukuli nya lagi, tuan Aryo pun hanya bisa menatap diam melihat anaknya di pukuli oleh kakak iparnya sendiri karena tuan Aryo merasa Arsen sudah sangat pantas menerima semua itu karena sudah sangat bodoh tidak mau mempercayai istri sendiri


Reza yang sangat ahli dan pintar seperti detektif pun sampai angkat tangan karena sudah sangat tidak sanggup dengan pencarian kehilangan Adara, rupanya Adara pergi dari rumahnya dengan rencana yang sudah ia susun sendiri sangat bersih tanpa meninggalkan jejak sedikitpun seolah Adara tau bahwa suatu saat pasti Arsen akan mencarinya, Reza dan kedua teman Arsen hanya bisa berharap dan mendo'akan semoga Arsen bisa segera di pertemukan kembali dengan Adara dan kembali membina rumah tangga nya yang sedang runtuh ini


Dan sekarang keseharian Arsen hanya di habiskan dengan berdiam diri dirumahnya saja meratapi nasib rumah tangga nya dan menyesali kesalahannya serta sangat menyalahkan diri nya sendiri, mau bagaimana lagi? Toh semua sudah terjadi, Arsen cukup hanya bisa menerima semua nya saja.


Orang tua Adara maupun orang tua Arsen tidak ikut turut membantu mencari keberadaan Adara bukan karena mereka semua tidak peduli dengan Adara dan Arsen ataupun merasa tidak peduli dengan keadaan rumah tangga anak-anaknya, tentu saja bukan! Karena sebenarnya Bunda Laura atau ibu Adara sudah tau kemana putri nya itu akan pergi saat Arsen datang kerumahnya dan mengatakan bahwa Adara hilang pergi dari rumahnya dan Arsen tidak berhasil menemukan nya kemanapun saat itu lah bunda Laura mengerti bahwa Adara pergi keman, mereka semua sangat yakin bahwa Adara akan baik-baik saja, mereka semua tidak memberi tahu keberadaan Adara pada Arsen supaya Arsen mau bertanggung jawab dan berjuang mencari istrinya sampai ketemu, mereka juga ingin menghukum Arsen supaya Arsen kapok dengan semua ini dan tidak berani lagi menyakiti Adara


"Tok, tok, tok. Arsen" suara pintu rumah Arsen di ketuk dan terdengar suara orang memanggilnya


Karena suaranya terdengar seperti suara laki-laki Arsen pun membiarkan saja tak berniat membukakan pintu nya, kalo saja yang memanggilnya itu terdengar seperti suara perempuan tentu saja sudah membuat Arsen langsung loncat membukakan pintu karena ia akan menduga bahwa yang datang adalah Adara


"Ceklek" suara pintu rumah terbuka


Rupanya sang tamu itu sudah sangat kesal dan lelah karena terus menerus mengetuk pintu namun tak kunjung di buka oleh sang tuan rumah sampai mereka pun membuka pintunya sendiri


Ternyata mereka yang datang itu adalah kedua teman Arsen yaitu Reza dan Alex


Saat pintu terbuka Reza dan Alex sangat terkejut mendapati rumah Arsen yang sangat berantakan sekali bak kapal pecah, pakaian kotor yang berserakan di lantai, meja kursi yang tertata dengan miring alias asal-asalan, di meja itu juga banyak terdapat piring kotor yang berserakan, pintu kulkas yang sedikit terbuka di dalamnya ada daging sapi yang sudah terlihat membusuk,


Di dapati nya Arsen sedang selonjoran di atas sofa dengan tv yang menyala namun tatapan mata Arsen terlihat kosong seperti tidak sedang menonton tv, penampilan Arsen sangat parah! Ia tak memakai baju, hanya berpakaian celana boxer bola, Tubuhnya terlihat jauh lebih kurus dari biasanya, kantung mata yang terlihat menghitam seperti orang tidak pernah tidur rambut yang semakin jabrig dan acak-acakan serta wajah yang sudah di tumbuhi kumis dan janggut meski masih terlihat tipis, segalanya tidak terawat


Alex dan Reza yang melihat penampilan Arsen semakin merasa kasihan dan prihatin, namun mereka juga tidak bisa melakukan apa-apa untuk menemukan Adara


"Sen, Lo kenapa bisa jadi sampe kaya gini? Adara pasti ketemu, kalo kalian memang sudah jodohnya dari sana pasti kalian akan ketemu lagi" kata Alex


"Buktinya mana!! Udah selama ini Adara engga ketemu-ketemu" teriak Arsen tangisan nya pecah


"Lo harus tenang dulu sen, Lo jangan terlalu memikirkan Adara, Lo juga harus memikirkan diri Lo sendiri, ini kok bisa sampe begini, parah sen! Sadar Arsen sadar!" Reza menggoyang-goyangkan tubuh Arsen


"Lo udah makan belum?" Tanya Reza

__ADS_1


Arsen menggelengkan kepalanya


"Makan dulu sen, Lo apa-apaan dah engga makan" timpal Alex


"Gue cuma butuh Adara engga butuh makanan" jawab Arsen tegas, jiwa bucin nya sedang meronta-ronta


"Gini aja deh sen gue punya pertanyaan buat Lo" kata Alex "Lo sayang sama Adara kan?" Tanya Alex


Arsen mengangguk


"Lo pengen ketemu dan bersatu lagi sama Adara kan?


Arsen mengangguk


"Lo ngerasa bersalah sama Adara?"


Arsen mengangguk


"Lo mau menebus kesalahan Lo sama Adara?"


"Nah kalo gitu nih ya misalkan Lo di pertemukan lagi sama Adara, emang Adara bakal mau sama Lo yang kaya gembel ini? Engga bakal mau kan?" Alex menaik turunkan alisnya


"Tapi Adara engga matre" jawab Arsen datar


"Oke deh kalo gitu gini aja, emang Lo engga malu kalo misal kalian lagi jalan berdua nah si Adara sebagai istrinya keliatan anggun dan cantik sedangkan Lo sebagai suaminya kurus kering kaya gembel gini, apa Lo engga malu? Terus nanti juga pasti banyak yang ngehina Adara apa Lo tega liat Adara di hina? Hayo Lo!" Alex memancing untuk semakin memanasi Arsen


"Engga, engga, engga" jawab Arsen cepat


"Nah makanya, Lo harus makan jangan stres kaya gini, Lo harus tetep jaga tubuh Lo biar fresh supaya Adara gampang mau balik lagi sama Lo!" Tukas Reza


"Gue engga punya nasi" ucap Arsen


"Gila Lo! Za buruan" Alex mengisyaratkan pada Reza untuk segera memesan tiga kotak nasi ayam melalu gojek


Sebenernya itu hanya akal-akalan Alex saja supaya dirinya tidak mengeluarkan duit

__ADS_1


Tak lama setelah pesanan datang, mereka bertiga pun makan bersama dengan lahap dan setelah ini mereka bertiga bertekad akan kembali mencari Adara dengan perlahan dan tenang


...


Malam harinya ini adalah sudah 5 bulan lebih Adara tinggal bersama Bu Siti. Keseharian Adara dirumah Bu Siti adalah membantu Bu Siti bersama pak Abdul di warteg, Adara merasa sangat betah tinggal disana apalagi mengingat kebaikan Bu Siti dan pak Abdul yang sudah menganggap Adara seperti cucu nya sendiri


Malam itu tiba-tiba Adara teringat dengan sosok Nisya sahabat nya yang super cerewet disana sudah sangat lama sekali ia tidak bertemu Nisya


Dan adara pun memutuskan untuk menyalakan ponsel yang sudah selama ini matikan karena ia tahu bahwa Arsen pasti akan mencarinya dengan cara melacak keberadaan ponsel nya mengingat Arsen mempunyai teman yang ahli IT yaitu Reza


Memang terdengar tidak mungkin bagi orang lain bahwa Adara sanggup menahan diri untuk tidak main hp apalagi di era yang modern ini mana bisa orang-orang tidak main hp selama itu, hp di simpan hanya untuk di cas saja sudah membuat gatal ingin di mainkan apalagi tidak main hp selama 5 bulan seperti Adara! Tapi ini memang benar adanya Adara kuat tidak memainkan hp nya selama itu, ia lebih memilih mencari kegiatan lain ketika ia tidak ada kerjaan seperti membaca buku novel, menonton tv atau bahkan ia sampai menghabiskan waktunya dengan mengaji


Ponsel berhasil Adara nyalakan Adara pun langsung mencari kontak telfon Nisya dan langsung menelfon sahabatnya itu


Sementara Nisya yang sedang sibuk belajar di kamarnya terkejut saat melihat panggilan masuk ke dalam ponsel nya dengan bertuliskan "Adara is calling.."


Nisya pun langsung menyentuh tombol panggilan menerima "Adaraaaa" teriak Nisya yang membuat Adara menjauhkan ponsel nya dari telinga nya karena mendengar teriakan Nisya


"Lo bisa ngomong pelan engga sih sya" cibir Adara kesal


"Lo kemana aja coba sya, noh suami Lo udah 5 bulan nyariin Lo kesana kesini" kata Nisya


"Suami gue? Siapa? Arsen kah?" Tanya Adara


"Ya iyalah si Arsen, siapa lagi? Emang Lo punya suami berapa? Jangan bilang Lo udah nikah lagi?" Tebak Nisya


"Kemana aja Lo bilang, mana ada gue nikah lagi, ya engga lah"


"Lo pergi kemana coba Ra? Gue kangen Lo" tukas Nisya


"Gue engga bisa ngobrol lama-lama Ra, gue juga kangen sama Lo pengen ketemu Lo, sekarang juga gue langsung share lokasi nya, nah karena gue tinggal di pelosok jadi Lo engga punya arah buat kesini, Lo datang aja ke warteg, nama warteg nya warteg pereda lapar nah gue ada di situ kalo pagi sampai sore, semoga Lo engga nyasar. Hp nya mau gue matikan lagi takut di lacak si Arsen, hati-hati ya. Assalamu'alaikum" ucap Adara langsung memutuskan sambungan telfon nya secara sepihak tanpa menunggu jawaban dari Nisya


Adara pun dengan terburu-buru langsung mengirim lokasi warteg yang ia maksud yaitu warteg Bu Siti ke nomer WhatsApp Nisya, setelah selesai ia pun mematikan kembali ponselnya


Dirumah nya Nisya menggerutu kesal karena Adara langsung mematikan telfon nya bahkan tanpa memberi ia kesempatan untuk menjawab

__ADS_1


__ADS_2