
Hallo teman-teman!😘 jangan lupa vote dan like nya ya biar aku teruss semangatt update cerita ini😘❤️❤️❤️
Setelah acara resepsi pernikahan Adara dan Arsen selesai malam itu, semua para tamu undangan dan para keluarga yang hadir sudah kembali kerumah masing-masing begitu pula dengan pengantin nya
Kini Adara tinggal berdua dengan Arsen dirumah baru itu, ya mereka tinggal berdua karena atas keinginan Arsen yang tidak mau serumah dengan ayah nya ataupun mertuanya, Adara hanya bisa pasrah menerima keputusan Arsen dan Adara pun sudah siap menerima apapun itu perlakuan Arsen padanya
Adara terduduk di sofa rumah baru itu "Lelahnyaa" gumam Adara sambil membuka high heels yang ia pakai, Adara merasa sangat lelah karena berdiri terlalu lamaa dengan mengenakan sepatu yang tak nyaman ia pakai karena tidak terbiasa
sedangkan Arsen sedang membersihkan tubuhnya di kamar mandi, ia benar-benar tidak mempedulikan istri nya yang sedang kelelahan
ceklek
pintu kamar terbuka, nampaklah Arsen yang sudah rapi dengan pakaian biasa yaitu kaos lengan panjang berwarna merah maroon dan celana jeans warna hitam
Arsen berjalan ke arah pintu luar tanpa menghiraukan Adara yang sedang duduk di sofa
"eh mau kemana Lo?" tanya Adara melihat suaminya yang membuka pintu hendak keluar rumah
"bukan urusan Lo!" Arsen menjawab dengan ekspresi datarnya
"ini udah malem, kalo Lo ada kepentingan sebaiknya besok aja pagi-pagi" kata Adara
Arsen hanya tersenyum miring mendengar perkataan Adara dan segera pergi keluar
"dasar monster" gerutu Adara karena kesal perkataannya hanya dianggap angin lewat oleh Arsen
Adara memilih segera membersihkan tubuhnya dan lanjut tidur karena badan nya terasa sangatt super lelahh
__ADS_1
di lain tempat, di sebuah club malam Arsen sedang berpesta ria seperti yang biasa ia lakukan sebelumnya.
tapi malam ini Arsen begitu terlihat lebih bersemangat karena bebebrapa hari ini ia tidak meminum minuman yang sudah menjadi candu baginya, makanya malam ini ia terlihat meminum minuman itu sangat banyak
"sebaiknya Lo cepet pulang, udah jam 3 ini Lo udah minum terlalu banyak" kata Reza temen Arsen
Arsen hanya menanggapinya dengan tertawa karena ia sudah begitu mabuk
"udah ga beres ini, sebaiknya Lo anterin dia pulang, bisa bahaya ini dia udah minum terlalu banyak" ucap Alex
"engga bisa Lex, gue juga engga tau dimana rumah dia" Reza menolak
"Lo anterin kerumah ayahnya aja" Alex menyarankan
"engga bisa juga, bisa ngamuk bokapnya kalo gue anterin dia dalam keadaan kaya gini" lagi lagi Reza menolak
"an*** ribet banget Lo za!" Alex bicara setengah membentak karena kesal
"ide bagus, kenapa engga daritadi Lo bilang?!"
"hehehe maaaf kan baru inget"
Alex merogoh saku celana Arsen untuk mengambil hp Arsen dan menscroll kontak hp nya mencari dimana nomer telfon Adara istri Arsen
tak lama kemudian ia menemukan salah satu nomer hp dengan nama kontak "Mak Lampir" yang ia duga nomor telfon istrinya karena isi kontak Arsen semua atas nama lelaki hanya satu itu yang menarik perhatian dan nama kontak identik dengan cewek
Alex menekan tombol panggilan pada nomer itu
__ADS_1
tuuuuuttt tuuuuttttt
hp Adara berbunyi yang membuat Adara terbangun dari mimpi indahnya
"ish apaan sih ini hp pake bunyi segala ngeganggu mimpi gue aja" cibir Adara
"astaghfirullah masih jam 3 gini siapa sih yang nelfon nomer tak dikenal pula, engga ada akhlak bener" cibir Adara lagi
memang Adara tidak menyimpan nomer Arsen karena ia tak meminta dan menurutnya tidak penting juga nomer hp Arsen untuknya
Namun saat itu Arsen diam-diam membuka hp Adara dan menyimpan nomer hp Adara dengan niat ingin mengerjai nya, makanya Arsen memiliki nomer hp Adara
"Halo?" kata Adara
"iya halo, apa benar ini dengan istri Arsen?" tanya si penelepon di sebrang sana yaitu Alex
"istri Arsen? siapa ini menduga gue istrinya Arsen?" gumam Adara
"halo, benar tidak nona?" tanya Alex lagi
"ah iya benar, maaf ini dengan siapa?" tanya Adara
"saya teman nya Arsen nona, saya mau minta tolong, ini Arsen sekarang ada di club dia sedang mabuk berat dan kami akan mengantarkan nya pulang tapi kami tidak tau dimana alamat rumah Arsen, jadi kami minta tolong anda share lokasi rumahnya ya" kata Alex
"iya akan segera saya kirim" jawab Adara
"terima kasih nona" kata Alex
__ADS_1
Adara langsung memutuskan sambungan telfon nya secara sepihak tanpa menjawab perkataan Alex
"jadi selain dia menyeramkan ternyata dia juga seorang pemabuk? astaghfirullah aku punya dosa apa ya Allah sehingga mendapat suami yang terlalu buruk begini" Adara berbicara pada dirinya sendiri tak terasa air matanya menetes membasahi pipinya.