
Dukung terus author ya guys, cukup dengan like dan vote juga udah bikin author semangatt😁
Happy Reading😘
Sesampainya Adara di kelas teman-teman Adara langsung heboh tak terkecuali Nisya
Adara masuk ke kelasnya sendirian karena tadi saat sampai di depan lift Arsen langsung pergi karena ada sesuatu kepentingan yang entah kepentingan apa itu Adara tidak mengetahui nya
"Daraa, gue engga salah liat kan tadi Lo berangkat bareng si Arsen itu? pokoknya gue butuh penjelasan dari Lo" kata Nisya nyerocos
"tenang guyss, gue sama Arsen engga ada apa-apa kok dia kan anak rekan bisnis ayah gue nah kebetulan tadi gue hampir telat dan untungnya ketemu Arsen di jalan, jadi gue nebeng deh" Adara menjelaskan penuh kebohongan
"Maafin aku sya aku harus bohong sama kamu"
"kalo cuma nebeng kok bisa pas jalan kesini Lo pegangan tangan sama Arsen? engga mungkin kan kalo cuma temen?" tanya Nisya masih tak percaya
"haduhh bodohnya aku kenapa tadi mau sih aku di pegang-pegang gitu aja sama Arsen, bodoh bodoh bodoh" Adara merutuki kebodohan dirinya dalam hati
"woy dara jawab, kita butuh penjelasan nih" Kata Nisya lagi
"sya, Lo udah pensiun jadi temen gue kah? kok Lo mojokin gue sih? malah belain mereka?" Adara berbisik di telinga Nisya
"kan gue penasara dong Ra" jawab Nisya
"kalo Lo penasaran Lo kan bisa tanya langsung ke gue kita ngomong berdua engga perlu Lo bawa pasukan satu kelas gini" ucap Adara
"iya juga ya heheheh" Nisya tertawa memamerkan deretan giginya yang rapih
__ADS_1
adara memutar bola mata nya malas
Nisya langsung membubarkan pasukan nya "oke guys, sebaiknya kalian bubar deh masalah ini engga terlalu penting buat kalian tau, sebaiknya kalian segera bubar sebelum gue panggilan pak Dadan buat bubarin kalian"
pak Dadan yang di maksud adalah dosen paling killer di kampus itu yang tak pernah segan-segan jika menghukum mahasiswa yang bandel dan nakal
semua mahasiswa yang ada disitu langsung bubar setelah mendengar nama pak Dadan
"Ra, Lo hutang cerita banyak sama gue titik." kata Nisya
Adara hanya mengangguk
kemudian mereka duduk di bangku masing-masing
........
"engga, engga bisa gitu bang gue engga bisa" kata Arsen pada bang Jery dengan tegas
di sebuah bengkel milik bang Jery guru Arsen dalam dunia pembalapan sedang terjadi perdebatan antara bang Jery dan Arsen mereka memperdebatkan masalah turnamen balap liar yang akan diadakan beberapa hari mendatang, bang Jery meminta Arsen melakukan kecurangan supaya ia menang namun Arsen menentang usulan gurunya itu, biasanya Arsen akan melakukan apapun supaya ia menang walaupun curang tapi entah kenapa kali ini ia menolak keras
"itu cara yang salah bang, lebih baik kita main adil sesuai kemampuan kita, menang atau tidaknya itu tidak masalah yang penting murni hasil usaha kita yang jujur" kata Arsen
"hahahaha, bicara apa Lo? sok-sokan ngomong salah, Lo yang suka mabok itu engga salah emang? hahaha bodoh Lo Arsen!" bang Jery tertawa terbahak-bahak
"cukup bang, itu gue yang dulu, beda lagi cerita dengan gue yang sekarang!" Arsen kembali berbicara dengan tegas
"Lo engga perlu sok jadi orang baik, ingat janji yang Lo dulu bilang sama gue kalo Lo benci kebaikan dan Lo engga pernah jadi orang yang baik"
__ADS_1
"persetan dengan kata janji yang buruk, semua kata itu udah gue bakar dan engga akan pernah lagi ada di ucapan gue, tidak akan pernah ada salah nya jika orang ingin menjadi baik"
"hahahahaha anak ini sudah menjadi gila, katakan siapa yang membuatmu menjadi Gila begini?!!"
"sudahlah bang, kalo terus berdebat seperti ini tidak akan pernah ada ujungnya, sebaiknya gue harus segera pulang dan balapan ini gue tetep ikut kok bang" Arsen menepuk pundak bang Jery
"anak gila itu benar-benar membuatku darah tinggi" bang Jery menatap punggung Arsen yang berjalan semakin jauh menjauh dan tak terlihat lagi dari pandangan nya
"gimana bang? kita tetap andalkan anak gila itu untuk balapan kali ini? ingat bang ini hadiahnya besar dan kita harus mendapatkan nya" kata bang Marko anak buah bang Jery
"kita beri kesempatan satu kali lagi padanya, jika sampe nanti kalah, kita jalankan misi" seringai jahat dan licik terpasang di wajah bang Jery.
Sepertinya tidak lama lagi akan ada konflik seru nih guyss, tetap stay di novel ini ya jangan kemana-mana dan terus dukung author!
VOTE
VOTE
VOTE
VOTE
VOTE
VOTE
VOTE
__ADS_1
VOTEE!!
Author sayang kaliaann semuaa😍😘😘😘❤️❤️❤️