My Bad Princess

My Bad Princess
Replace Position


__ADS_3

Alessio menatap ke arah gadis yang minta untuk di berikan iPad yang baru lagi.


"Kau membuat peliharaan ku masuk klinik lagi," jawab Alessio yang menatap ke arah gadis itu.


"Bukan salah ku, kucing mu yang keterlaluan." sanggah Cyra dengan cepat.


"Kau menyalahkan hewan manis yang tidak bersalah itu?" tanya Alessio dengan kesal.


"Dia bersalah karna menyerang, dan aku juga tidak tau dia peliharaan mu." jawab Cyra dengan wajah yang datar.


Bagi nya yang ia lakukan sebelum nya hanyalah sebuah pembelaan diri nya sendiri dan tentu ia tak merasa bersalah karna membuat kucing besar yang suka mengaum itu mendapatkan sedikit hukuman kecil dari nya.


"Kau menikam jantung ku lalu menampar hewan peliharaan ku," Ucap nya lirih yang menatap ke arah gadis itu.


Cyra tak menjawab, ia hanya melihat dengan wajah datar nya yang cantik itu.


"Kau tidak takut? Kalau tadi dia berlari ke arah mu dan menerkam mu lebih dulu?" tanya Alessio yang terlihat marah karna kucing besar nya kembali masuk klinik hewan lagi padahal tadi ia hampir menembak nya sebelum hewan buas itu menerkam gadis di depan nya.


"Aku lebih kuat, bahkan dari mu." jawab Cyra dengan datar.


"Untuk saat ini," ucap nya yang menatap ke arah pria itu sekali lagi.


"Kau tau cara nya membuat orang lain kesal," ucap Alessio yang menatap ke arah gadis yang selalu membuat nya kehabisan kata-kata.


Cyra tak menjawab namun sekali lagi ia menyodorkan iPad nya yang telah rusak itu.


"Berikan yang baru," ucap Cyra yang tetap sama.


Alessio menarik napas nya, ia mengambil iPad yang rusak itu, "Ya, akan ku berikan nanti." jawab nya yang terlihat mengalah kali ini.


Cyra tak menjawab namun ia langsung beranjak keluar dari ruangan kerja pria itu.


"Bagaimana dengan cara mu untuk kembali? Kau sudah temukan?" tanya Alessio yang membuat langkah Cyra terhenti.


Gadis itu berbalik dan melihat ke arah nya, "Sudah, kau harus minta sesuatu dari ku lebih dulu agar aku bisa memenuhi keinginan mu lalu kontrak nya di mulai dengan seutuhnya, dan saat di bulan pertama aku juga tidak haus darah mu." jawab Cyra dengan jujur.


Alessio tak mengatakan apapun lagi, ia melambaikan tangan nya seperti menyuruh agar gadis itu segera keluar dari ruangan nya.


Ia bahkan tak tau apa yang ingin ia minta dan semua nya memang tampak tak nyata sama sekali untuk nya.


...


Deg!


Cyra tersentak, sesaat setelah ia keluar dari ruangan itu dada nya mulai terasa sakit.


Ia pun segara berlari ke kamar nya dan menutup pintu nya dengan rapat.

__ADS_1


"Hah..."


"Hah..."


"Hah..."


Suara napas nya terdengar tersengal-sengal langkah nya berjalan cepat ke arah cermin dan ia segara membuka seluruh gaun yang ia kenakan.


Deg!


Mana nya semakin berantakan, kontak fisik dengan pria yang menguasai tanah iblis itu membuat nya menjadi tak stabil.


"Kenapa semakin hancur?" gumam nya lirih yang tau kondisi nya semakin tak karuan dari waktu ke waktu.


"Aku harus cepat kembali," Cyra terus mengatakan nya dengan perasaan yang kuat untuk melawan rasa sakit yang menyerang nya saat ini.


......................


Tiga hari kemudian.


Di salah satu pertemuan yang ia lakukan, kali ini ia bertemu dengan salah satu wanita dan memang karna salah satu dari sifat iblis Asmodeus yang merupakan perwakilan dari hawa n*fsu.


"Kau akan membawa nya pulang?" tanya Cardy yang tau kelakuan rekan nya.


"Mungkin," jawab Alessio yang tentu tak semudah itu melepaskan kehidupan nya yang penuh dengan wanita dan kesenangan dari hasrat yang menyesatkan.


"Dia bahkan membuat Jeff ku mendapat perawatan," ucap Alessio yang tertawa sembari mengingat jika harimau nya saja sudah masuk perawatan lagi setelah kembali.


"Maka dari itu dia lebih baik dari pada 10 wanita yang lain kan?" tanya Cardy tertawa kecil.


......................


Mansion Renfred


Cyra menatap ke arah pria yang sudah kembali itu, ia menatap dan melihat juga ke arah wanita yang berada di samping nya.


"Kenapa melihat seperti itu? Kau cemburu?" tanya Alessio yang masih mengharapkan hal yang sama.


"Mana?" Cyra tak menjawab namun meminta sesuatu.


Alessio tak menggoda nya lagi dan memberikan ponsel nya.


"Aku lupa untuk membeli nya, dan lagi kau kan bisa minta mereka yang beli?" tanya nya yang kesal karna gadis itu hanya mau iPad.


"Tidak mau, harus dari mu." jawab Cyra singkat dan membawa ponsel pria itu tanpa peduli siapa wanita yang berada di samping nya.


Alessio membuang napas nya kasar, ia tak lagi bisa berkata-kata.

__ADS_1


Ada beberapa barang yang di sukai oleh Cyra dan gadis cantik itu hanya mau ia memberikan nya, membuat nya seperti pelayan pribadi tanpa gaji.


"Tuan? Dia siapa?" tanya Wanita itu dengan nada yang manja dan mengusap lengan pria yang tinggi itu.


"Jangan tanya, ikut aku." ucap Alessio yang kesal sembari menepis tangan wanita yang berada di samping nya.


...


Hah...


Hah...


Hah...


Suara napas itu mulai beradu, gairah yang sudah memuncak namun belum sampai ke permainan utama nya.


"Tuan..." wanita cantik itu seperti memohon untuk sesuatu karna ia sudah tak tahan lagi.


Alessio tak menjawab, ia sudah bersiap ingin menembus sesuatu yang ia sukai namun,


Brak!


Deg!


Kedua nya tersentak, bukan pintu itu yang tak di kunci namun gagang pintu yang bisa lepas dengan sendiri nya saat ada seseorang membuka nya dengan kuat.


"Oh? Kalian masih belum selesai ya? Aku mau tanya, ini kenapa tidak bisa di kembalikan?" tanya Cyra yang tak peduli dengan kegiatan panas itu namun ia mendekat sembari menyodorkan ponsel nya.


Ia masih menonton kartun yang sama, dan video di ponsel itu terkunci dalam artian film kartun nya terus bermain dan ia tak tau cara mengembalikan ke menu utama.


"Akh!"


Wanita cantik itu langsung terkejut, ia langsung menutup tubuh nya seketika sedangkan Alessio sudah menatap begitu kesal.


"Kembalikan ini!" ucap Cyra sekali lagi.


"Keluar," ucap Alessio pada wanita yang terkejut dan menutup tubuh nya dengan selimut.


Wanita itu pun berdecak dan langsung keluar seketika.


"Kau tau apa yang kau lakukan?" tanya Alessio yang menatap dengan begitu kesal.


Greb!


Ia menarik tangan gadis itu dan menatap nya dengan tajam.


"Sekarang kau gantikan dia, karna kau sudah menganggu kau harus menggantikan nya." ucap nya yang kesal dan mengarahkan tangan gadis itu pada tongkat ajaib nya.

__ADS_1


Cyra tak mengatakan apapun namun ia merasakan sesuatu yang panas di tangan nya dan mata yang berwarna perak itu menatap dengan datar pada pria yang melihat nya dengan sinar mata yang menyilang.


__ADS_2