My Bad Princess

My Bad Princess
Nothing


__ADS_3

Italy


Mansion Renfred


Deg!


Deg!


Deg!


Jantung pria itu seakan ingin keluar seketika saat melihat dengan mata kepala nya sendiri jika gadis yang sebelum nya berada di hadapan nya malah kini hilang seperti abu kertas yang terbakar oleh api.


"Cyra?"


"Cyra!"


Panggil nya yang menggelegar namun ternyata ia salah, perjanjian yang di buat secara tak sengaja tentu memiliki kekurangan dan kelebihan.


Salah satu nya adalah kekurangan yang membuat nya bisa membatalkan janji yang di mau untuk kesepakatan yang tidak kompleks.


"Alessio?"


Cardy masuk ke dalam ruangan kerja nya saat mendengar Alessio menyebutkan nama seseorang yang bahkan tak ia kenal.


"Kau lihat Cyra?" tanya Alessio yang seperti kelagapan karna telah kehilangan sesuatu.

__ADS_1


"Cyra? Siapa? Wanita baru lagi?" tanya Cardy yang seperti orang asing yang tak ingat sama sekali siapa yang di maksud oleh teman sekaligus rekan nya dalam berbisnis ilegal.


Deg!


Alessio yang menatap ke arah pria itu langsung terdiam mendengar nya, tak mungkin Cardy tiba-tiba mendadak amnesia, kan?


"Kau tanya? Padahal kau baru menemui nya pagi tadi?!" tanya Alessio yang menatap kesal.


"Siapa? Wanita itu? Apa dia salah satu pelayan wanita mu?" tanya Cardy yang seperti tak mengetahui apapun dan benar-benar bingung.


Alessio semakin kehilangan kata mendengar Cardy yang seperti tak ingat apapun.


"Pelayan yang membersihkan kamar ku pagi ini, panggil mereka semua." perintah nya yang tampak ikut bingung namun untuk menjadikan ini semua seperti mimpi juga terlalu nyata.


Cardy hanya menggeleng melihat teman nya nya yang saat ini terlihat aneh.


"Kalian lihat wanita yang tadi pagi masih tidur di tempat ku?" tanya Alessio tanpa basa-basi dan tentu para pelayan itu seperti melihat satu sama lain dengan bingung.


"Cyra, kalian tau nama itu?" tanya Alessio sekali lagi.


Tak ada jawaban, hanya wajah bingung yang tampak ingin menjawab nya.


"Maaf tuan, tapi kami belum mendengar nama yang tuan sebutkan. Jika tuan memberi tau kami, kami akan memperlakukan nona tersebut dengan baik." ucap nya yang seperti memberikan sebuah isyarat.


Alessio diam sejenak seperti kehabisan kata-kata ketika mendengar nya.

__ADS_1


Bagaimana bisa gadis yang begitu lekat di ingatan nya bisa tak ingat oleh siapapun seperti sistem yang sudah terhapus tanpa di sadari.


"Keluar," ucap Alessio yang menyatukan kedua alis nya dan menatap dengan bingung.


Setelah para pelayan itu keluar ia pun langsung beranjak ke kamera cctv.


Tak mungkin memori rekaman pun bisa di hilang padahal waktu itu sudah pernah ada bukti fisik nya kan?


Deg!


Mata nya mengernyit, menatap rekaman wanita yang tampak samar seperti hantu yang berkeliaran di kamera.


Kehadiran yang tampak asing di dunia nya pun terlihat tak menyambut nya sama sekali.


"Kenapa dia seperti ini? Apa mungkin..."


Alessio langsung mengirim rekaman nya pada Cardy dan ingin menanyakan nya.


Namun belum sempat tiga puluh menit ia sudah terdiam mendengar pernyataan yang tak sesuai dengan harapan nya.


"Kau tidak melihat siapapun?" tanya Alessio mengulang.


Entah apa jawaban yang di berikan namun Alessio menutup ponsel nya dengan wajah yang terkejut.


Hanya ia yang ingat dan hanya ia lah yang melihat nya namun orang lain seperti tak pernah merasakan kehadiran gadis nya.

__ADS_1


"Apa ini hanya halusinasi ku? Aku sudah sangat gila?"


__ADS_2