My Bad Princess

My Bad Princess
Greedy


__ADS_3

Mata perak itu terbuka perlahan, semua rasa sakit di tubuh nya telah menghilang dan membuat nya beranjak bangun.


"Alessio?"


Suara nya yang langsung keluar itu memanggil sebuah nama.


Nama seseorang yang ia lihat terakhir kali sebelum memejam.


Sunyi...


Tak ada siapapun di tempat itu, kamar mewah itu bagai tak bertuan. Sama sekali tak menunjukkan ada nya seseorang yang tinggal di tempat itu.


"Alessio?"


Gadis cantik itu memanggil sekali lagi, namun kali ini ia turun dari ranjang nya. Kaki nya melangkah dan berjalan menelusuri pintu di kamar mewah itu dan kemudian beranjak membuka.


Klek!


Klek!


Cyra mengernyit, pintu tempat itu di kunci namun tentu ia juga bisa melepaskan nya.

__ADS_1


Krak!


Tangan nya menarik gagang pintu itu dan kemudian melepaskan nya, walaupun kekuatan nya melemah namun ia tak selemah itu untuk tak bisa melakukan apapun.


"Apa yang kau lakukan?"


Suara pria itu terdengar mendekati nya, Cyra memutar langkah nya dan kemudian menatap ke arah pria itu sekali lagi.


"Dari mana? Seperti nya kau mencuri dari ku." ucap Cyra yang tau mana yang berada di dalam tubuh nya seperti hilang seluruh nya dan hanya menyisakan bagian-bagian kecil.


Alessio tersenyum ia mendekat dan kemudian menatap wajah yang pucat itu namun memiliki mata yang tajam dan kuat.


"Kau masih sakit kan? Harus nya kau istirahat, kau juga tidak perlu merusak pintu kamar nya." ucap Alessio tersenyum dan memutar bahu gadis itu agar kembali ke kamar nya.


"Mana mungkin aku bisa mengurung mu? Kau kuat kan? Kau bahkan bisa membunuh ku," ucap Alessio yang membawa tubuh gadis itu dan kemudian kembali menggiring nya ke kamar.


"Kau tidak seperti Alessio tapi kau juga terlihat seperti nya, ingatan mu sudah menyatu?" tanya Cyra yang berbalik menatap kembali ke arah pria itu.


Tak ada jawaban hanya seutas senyuman simpul yang tampak di wajah tampan itu ketika memandang seseorang yang melihat nya dengan curiga.


"Ya, aku ingat semua nya." jawab Alessio yang menatap ke arah gadis itu.

__ADS_1


"Lalu siapa nama mu?" Cyra bertanya seperti ingin memastikan sesuatu dan kemudian melihat ke arah pria itu sangat mata nya yang tajam.


"Kau mau memberi ku nama apa?" bukan sebuah jawaban namun pertanyaan lain di lontarkan.


Cyra diam sejenak, aura yang mirip dengan iblis yang ia temui beberapa kali namun atmosfer yang mirip dengan Alessio yang ia kenal.


"Alessio, aku mau memberi mu nama itu untuk sekarang." jawab Cyra sembari memegang rahang kekar pria itu.


Alessio memejam, ia seperti kucing yang harus belaian dan sangat menyukai usapan tangan itu.


"Kau mendapatkan kekuatan dan kebangkitan mu, lalu kapan?" tanya Cyra yang menatap ke arah pria itu menanti janji yang pernah di ucapkan.


Alessio seperti tersentak dan kemudian menatap ke arah gadis itu saat mendengar perkataan yang bagaikan janji.


"Maksud mu?" tanya Alessio yang pura-pura tak tau sama sekali.


"Kau janji akan membawa ku kembali, sekarang tepati." ucap Cyra yang langsung menuntut nya.


Kondisi nya semakin tak stabil dan sebelum ia benar-benar hancur ia harus sudah kembali lebih dulu.


Alessio diam sejenak lalu menaikkan senyuman nya, "Istirahat lebih dulu dan kemudian kembali, aku akan mengembalikan pun ketika waktu nya tiba." bisik nya.

__ADS_1


Senyuman yang tampak menghilang dan mata yang di penuhi dengan keinginan untuk menguasai.


Cyra tak menjawab namun ia tak lagi berkomentar, ia percaya untuk saat ini walaupun pria itu seperti mengundur waktu.


__ADS_2