My Bad Princess

My Bad Princess
Wait!


__ADS_3

Kekaisaran Lavensberg.


Duchy Helemites.


Tarrant tersentak, tumbuhan itu tampak bercahaya merah sembari menghisap darah yang ia teteskan.


Seperti reaksi di mana ia di serap oleh beberapa hal yang tak dapat ia pungkiri.


"Apa itu?" gumam nya yang sama sekali tak mengerti.


Awal nya semua baik-baik saja sampai ia membaca terjemahan yang sebenarnya sama sekali tak ia ketahui.


Cara untuk membangkitkan sihir namun ia gunakan dan menggunakan darah nya.


"Ku rasa ini sudah gila!" ucap nya lirih yang menatap tak percaya.


Bibit hitam itu mulai tumbuh dengan darah yang ia berikan, tanaman merambat yang bahkan tak ia ketahui jenis nya apa tengah terlihat saat itu.


......................


Istana Kekaisaran.


Pria dengan rambut yang cerah seperti mentari itu mengalir ke arah berlian merah yang ia temukan sebutir.


Dan seperti nya itu terjatuh saat Tarrant mengambil sebagian untuk perhiasan di belati yang ia hadiahkan pada sang adik.


Theodore mengambil nya, ia mencampurnya ke air yang sudah ia berikan mantra untuk memanggil iblis kuno namun warna itu tak kunjung menyatu.


"Apa salah? Mungkin bukan ini?" gumam nya yang menatap heran.


Kedua pria yang sama-sama membaca mantra kebangkitan itu sama sekali tak ada yang tau apa yang sedang terjadi di dunia dan dimensi lain tempat mereka berada.


......................

__ADS_1


......................


......................


Greb!


Cyra tersentak, tangan kecil nya langsung tertangkap dan kemudian tertahan dengan tangan yang besar itu.


"Lepas!"


Semua sulur bunga nya tak lagi bisa bergerak, bukan nya menyerang namun bunga-bunga itu malah beranjak menyerap dan mengerubungi pria itu seperti menunjukkan jika memang hal itu terserap dengan sendiri nya.


"Tidak!"


"Alessio! Kau! Sadarlah!" ucap Cyra yang memanggil dengan meninggikan suara nya.


Pria itu tak menjawab, mata nya seperti di kuasai oleh sesuatu yang lain, tangan nya mulai semakin berubah, berwarna hitam dengan kuku dan jemari yang membesar lalu memanjang.


Deg!


"Ekor? Tanduk? Sayap?"


Cyra bergumam, pria itu masih tak mengatakan apapun namun perlahan bentuk tubuh nya berubah menyerupai wujud asli nya.


Pertumbuhan yang mirip dengan kelahiran monster terlihat.


Wajah yang tampan itu masih terlihat, namun ketampanan itu bercampur dengan aura yang bengis dan juga tidak bisa di definisikan.


"Ukh!"


Cyra tak bisa bernapas, tumbuhan yang harus nya jinak dengan nya karna berasal dari kekuatan nya kini malah mulai menggulung dan mengikat tubuh nya.


Senyuman terlihat di wajah tampan namun terlihat bengis dan menyeramkan itu.

__ADS_1


"Kontrak di mulai? Apa yang kau inginkan?" tanya pria itu dengan suara yang berbeda dari biasa nya.


"Alessio?" panggil Cyra yang merasa sesak karna tumbuhan itu melilit nya dengan sendiri nya.


Tak ada jawaban, hanya senyuman tipis yang terlihat.


Ekor dengan ujung yang seperti tanduk yang tumbuh seperti manusia dengan wujud setengah hewan itu juga mulai melilit nya dan membuat nya dengan lebih dekat.


Tangan yang terlihat lebih besar itu mulai memegang paha nya dan menyingkap gaun panjang yang gunakan.


Bukan! Dia bukan Alessio!


Cyra merasakan aura yang berbeda, bukan seperti ketika ia bersama dengan pria itu sebelum nya namun kali ini tampak tak biasa.


Tak ada aura manusia atau setengah iblis, bukan aura yang samar namun ia bisa merasakan nya.


"Lucifer?" gumam nya lirih yang memanggil dengan nama yang bahkan masih ia tebak.


Sedangkan tangan iblis yang nakal itu seperti sudah ingin melucuti gaun nya.


Tubuh nya yang hanya mitip dengan tubuh boneka yang kecil di bandingkan tubuh iblis yang sudah bangkit dengan


Smirk nya meninggi, lid*h nya yang teras hangat itu masih menyapu lengkung leher yang putih dan mulus itu.


"Ya, kau memanggil ku dengan baik." bisik nya yang tentu tak bisa menahan apa pun hasrat buruk nya karna ia tak lagi memiliki sisi manusia saat ini.


"Tunggu! Kau gila?! Kau mau menghancurkan ku dengan wujud seperti itu?!" tanya Cyra yang seperti kehabisan tenaga karena tubuh nya seperti di remukan dengan lilitan.


Belum lagi dengan perbedaan ukuran tubuh yang membuat nya seperti anak kecil dengan pria yang berukuran 3 kali lipat dari bentuk nya semula.


Iblis si*lan itu tak mendengarkan nya, dan kekuatan nya tak berpengaruh karna ia tak bisa menyakiti raja dari kekuatan itu sendiri.


Ia merasakan tangan yang masih berusaha merayap di tubuh nya beserta dengan sapuan hangat.

__ADS_1


__ADS_2