My Bad Princess

My Bad Princess
Is it real?


__ADS_3

Kekaisaran Levensberg


Deg!


"Hah!"


"Hah!"


"Hah!"


Suara napas gadis itu terdengar berat, ia terlihat bingung dan terduduk di atas altar yang telah runtuh itu.


Istana yang hancur dengan lumut dan sudah banyak di tumbuhi dengan rumput liar dan tumbuhan lain yang seperti ingin hidup di tempat itu.


"Ini..."


Cyra beranjak bangun, langkah nya goyah saat ia tiba-tiba berada di tempat yang kenali.


Seperti memasuki sebuah mimpi yang gelap dan langsung membuat nya sekejap ke tempat yang bahkan tak pernah ia pikirkan.


Gadis itu perlahan bangun, ia menatap ke arah istana yang telah hancur itu.


Ya!


Tempat di mana bangsa iblis terakhir di musnahkan.


Cyra menaikkan senyuman nya tanpa sadar, ia kembali ke tempat yang ia inginkan dengan mana yang sudah hampir habis karna membangkitkan iblis yang kuat.


"Hahaha! Aku kembali!"


Gumam nya yang tertawa dengan wajah yang senang walaupun seluruh tubuh nya terasa sakit.

__ADS_1


Tak ada kuda atau kendaraan yang sempat ia nikmati selama beberapa bulan terkahir.


Ia pun berjalan menelusuri istana yang usang itu sebelum ia keluar dan kembali ke tempat nya sendiri.


......................


Duchy Helemites


Tarrant membaca kertas yang ada di depan nya, setelah yang ia lakukan kemarin tak ada perubahan sama sekali untuk nya.


Walau ia tak tau jika sebenarnya ia lah yang membuat pemanggilan dan pemasukan jiwa iblis itu kembali dan membuat adik nya kehilangan banyak mana karna bersama dengan iblis yang belum bangkit.


"Tuan? Ada yang ingin menemui anda,"


Seseorang mengetuk pintu ruangan kerja nya dan membuat ia menyembunyikan laporan yang terkahir kali ia baca.


"Siapa?" tanya Tarrant yang menatap ke arah pengawal pengantar pesan itu.


Tarrant mengangguk dan kemudian mempersilahkan Marquis yang terkenal dengan tambang berlian itu untuk masuk ke dalam ruangan nya.


"Ada urusan apa menemui ku?" tanya Tarrant yang langsung bergegas untuk tau.


"Tentang Cyra," jawab Edward yang menatap ke arah pria yang masih ada hubungan darah dengan wanita yang ia cintai.


"Katakan," ucap Tarrant yang menatap ke arah pria itu.


"Dia seperti nya bukan menghilang, kalau dia memang menghilang harus nya dia tidak ada kan? Dia juga tidak di culik dan tidak kabur."


"Pernah dengar penumbalan?" tanya Edward yang menatap ke arah pria itu.


Tarrant tak menjawab namun ia memperhatikan pria yang saat ini tengah bicara pada nya.

__ADS_1


"Kata nya keturunan iblis terlahir tidak mati, dan di lindungi dengan jantung Lucifer. Aku tidak tau itu nyata atau tidak tetapi jika aku lihat apa yang sudah terjadi dan apa yang sudah di lakukan Cyra seperti nya itu bukan hal yang mustahil." sambung Edward.


Tarrant diam sejenak, ia masih mencerca setiap kata yang masuk ke dalam telinga dan kemudian menatap ke arah pria itu.


......................


Skip.


Pria itu menarik tali kuda nya agar membuat hewan yang gagah itu berhenti berlari.


Hutan yang gelap dan juga tempat yang sama sekali tak menunjukkan keindahan seperti sebuah kastil di hutan yang terkutuk.


"Kau di mana?"


Ia bergumam, tentu ia terus ke tempat yang ia yakini jika seseorang yang ia cintai menghilang dan berada di balik misteri tempat itu.


Deg!


Pria itu terdiam, menarik kuda nya pelan agar membuat hewan itu berhenti.


"Ini nyata?"


Berusaha mempercayai ilusi yang ada di depan mata nya seperti sihir di sore menjelang malam.


Greb!


Pria itu berjalan dengan cepat dan memeluk nya dengan erat.


"Ini nyata? Kau kembali?" tanya nya dengan memeluk begitu erat dan langsung mengenali gadis yang ia cari walaupun dengan warba rambut berbeda karna sudah di cat.


Tak ada jawaban dari gadis itu, ia diam dan membiarkan pria itu memeluk nya dengan erat

__ADS_1


__ADS_2