My Daddy Is Suamiku

My Daddy Is Suamiku
BAB 44


__ADS_3

Disinilah mereka, Damian mengajak Alexa masuk kedalam kamar yang ia tempati semalam. ia akan menjelaskan semuanya kepada Alexa tanpa harus menutupi apapun, ttidak ingin membuat gadis kecilnya marah sampai harus meninggalkan dirinya, juga tidak ingin ada sesuatu yang menghambat hubungan mereka


Damian measih memegang tangan Alexa sambil menatap gadis kecilnya itu, Alexa masih terdiam dan tidak tau harus mengatakan apa. papanya tidak ada disana untuk membantu dirinya, jadi saat ini Alexa harus melakukannya sendiri tanpa bantuan dari Marco


"sayang duduk disini yuk" ucap Damian lembut menuntuk Alexa duduk diatas pahanya, Damian sengaja duduk diatas ranjang agar bisa menatap Alexa sambil bicara dengan leluasa. " kamu masih marah sama daddy?" tanya Damian, namun tidak langsung mendapat balasan dari Alexa. gadis itu masih diam tanpa bersuara


"sayang.. dengarkan daddy baik-baik, daddy benar-benar minta maaf atas perlakukan orantua daddy sama kamu, sekarang aku sebagai Damian bukan daddymu secara langsung minta maaf sama kamu karna perlakukan mamaku yang membuat kamu sakit hati"


"aku juga ingin mengatakan sesuatu hal sama kamu, tapi sebelum itu kamu harus jawab. apakah kamu memaafkan daddy atau tidak?" tanya Damian sambil emnangkup wajah mungil Alexa dan menatapnya dengan serius, kedua manik mata mereka bertemu satu sama lain


"aku memaafkan mereka dad, tapi untuk kembali kerumah itu mungkin aku butuh waktu. jika kalian merasa aku amsih anak kecil, kalian salah. aku sakit hati sama oma Adelia dari perkatannya sampai sikap beliau, tapi aku tidak menyalahkan beliau sepenuhnya, kita yang terlalu nekat berbuat seperti ini"


"aku juga minta maaf kalau perkataanku salah, tapi aku tidak mau bertemu mereka dalam waktu dekat ini. rasa sakit hatiku sepertinya butuh waktu yang lama untuk sembuh, maafkan aku" ucap Alexa sungguh-sungguh menatap Damian dan tersenyum kecut


"iya aku paham sayang.. yang penting kamu sudah mau memaafkan dan mau membuka hatimu lagi. soal waktu aku akan terus menunggumu dan akan terus memperjuangkan kamu, jangan pernah mendengarkan perkataan orang lain yang menyakiti kamu" ucap Damian tersenyum


"aku juga mau jelasin tentang hubunganku dengan Rania. aku sudah memutuskan tidak akan pernah menikahi wanita itu, pertama karna aku mencintai kamu dan tidak mau kehilangan kamu. kedua karna dia tidak sebaik yang mama kira, kemarin itu semuanya sudah selesai"


"aku memberi beberapa bukti kepada mama tentang apa yang dilakukan Rania diluar sana, dia tidak lebih dari seorang wanita yang hanya membutukan harta saja, dan mama sudah memutuskan tidak melanjutkan hubungan ini dan meminta kamu untuk bertemu dengan mereka"


"mama minta maaf sama kamu, tapi kalau kamu belum mau bertemu dengan mereka tidak apa nanti aku akan jelasin sama mama" ucap Damian, mengelus pipi Alexa dengan lembut, merasakan aroma tubuh wanita itu yang membuat dirinya bahkan susah untuk berjauhan


"aku mencintai kamu, dan aku sudah mengambil cuti beberapa hari untuk liburan sama kamu. kita akan disini selama seminggu kedepan" ucap Damian." daddy tidak kerja?, nanti aku bisa ditemani sama kak Rosa, jangan terlalu memaksa dad" jawab Alexa, tidak ingin jika karna dirinya Damian sampai tidak bekerja

__ADS_1


"tidak apa, aku memang sudah lama merencanakan ini tapi kamu kabur lebih dulu ya mau tidak mau aku harus menyusul dan mempercepat liburan kita" jawab Damian dan mengecup pipi Alexa, keduanya sama-sama tersenyum dan saling berpelukan


"Alexa Haidar, will you marry me?' ucap Damian dari balik punggung Alexa karna posisi mereka saa ini masih berpelukan dan bisikan Damian membuat Alexa sedikit tidak percaya dan hanya diam tidak memberikan respon apapun terhadap Damian


"sayang.. will you marry me?" ucap Damian mengulang perkataannya sambil melepaskan pelukan mereka, menatap Alexa sambil tersenyum mengeluarkan sebuah kotak cincin dan membuka. sebuah cincin permata dikleuarkan dari dalam kota tersebut


Damian mengambil tangan Alexa dan menatap gadis itu, masih menunggu jawabannya. " yes dad, i will" jawab Alexa tersenyum haru dan akhirnya manangis, tidak percaya dimoment saat ini Damian melamar dirinya. tidak pernah ada dalam pikiran Alexa akan menikah dengan Damian secepat ini


dengan perasaan yang begitu menggebu, Damian memasangkan cincin itu ke jari tengah Alexa smabil tersenyum bahagia, ia akan menikahi gadis ini secepatnya. setelah mereka pulang dari sini Damian akan melangsungkan pernikahan mereka, mengingat Alexa banyak yang mengejarnya


"makasih sayang.. makasih sudah menerimaku" ucap Damian sambil kembali memeluk Alexa, dengan erat dan juga tak terasa airmata yang ia tahan akhirnya keluar juga, Damian tidak bisa menaan diri terharu saat moment ini. " aku mencintaimu sayang" ucap Damian


"i love you ore dad.. aku bahkan tidak menyangka kita akan menikah" ucap Alexa namun sebelum ia melanjutkan kata-katanya Damian sudah menarik kepalanya dan menyatukan bibir mereka. Damian melum*at bibir ranum itu dan memperdalam ciu*mannya


entah siapa yang memulai yang pasti keduanya menikmati moment ini smabil Damian terus melanjutkan aktifitasnya, ia terus menggerakkan tangannya dan mencari buah favorit miliknya. begitu Damian mendapatkannya dengan cepat ia mere**mas squishi itu dan perlahan membu*ka baju Alexa


"daddy... emmphhh.." suara erotis mulai terdengar, Damian semakin bersemangat untuk melanjutkan permainan yang ia ciptakan pagi ini. ia bahkan dengan lihai membuka perlahan kain yang melekat ditubuh Alexa, hanya menyisakan penutup squshi dan menatap keindahan lekuk tubuh itu


"eeuugghh.. daddy.." Alexa tidak bisa menahan has*rat lagi ketika Damian dengan lembut melepaskan pengait br* miliknya dan langsung melu*mat squishi miliknya, bisa di akui memang permainan tangan Damian tidak bisa dihindari dan snagat lihai dalam memu8askan lawannya


lihat saja, tubuh Alexa menggelin*jang kenikmatan saat lidah Damian kembali menyapu tubuh polos itu dan menyentuh bagian sensitif milik Alexa, tentu saja gadis yang dibawah kungkungannya saat ini tidak bisa menolak lagi dan semakin menjepit kepala Damian diantara kedua pahanya


"daddy.. aku ingin...pi.pis" ucap Alexa saat merasakan jika dirinya akan mencapai puncak, dan dengan senang hati Damian melepaskannya dan menatap gadis kecilnya dengan senyuman mengembang. "aku lakukan sekarang sayang" ucap Damian sambil mengarahkan junior miliknya kearah lembah kenikmatan yang seharusnya

__ADS_1


keduanya sudah menyatu dan dengan lembut Damian bergerak diatas tubuh Alexa, memompa tubuh mungil itu dengan hebat sampai Alexa terus meracau memanggil nama Damian, ia menarik sprei dengan cengkraman yang kuat dan terus mende**sah dibawah Damian


"daddy.. eeughhh.. emmmphh"


Alexa tidak bisa menahan diri lebih lama, Damian begitu pintar membuat tubuhnya beraksi, ia memeluk tubuh Damian dengan erat saat ia mulai mencapai puncak nirwana pagi ini namun tidak dengan Damianpria itu masih butuh dipuaskan


"kamu diatas sayang.. kamu yang memegang kendali" ucap Damian membalikkan tubuh mereka, Alexa kini diatas tubuh Damian. namun bukanya bergerak Alexa justru merasa malu saat Damian menatapnya begitu dalam. " kenapa malu, lakukan saja, aku akan bantu" ucap Damian dan mengangkat Alexa perlahan, mengajari gadis polos itu untuk bergerak


tubuh Alexa bergerak maju mundur mengikuti tangan Damian yang membantunya, ia merasa sedikit paham dan mulai bergerak sendiri, Damian hanya tersenyum saat gadis kecilnya mulai belajar bergerak sendiri dan sedikit agresif pada tubuhnya, Alexa bahkan menyentuh bulu yang ada di dada Damian


"aahhkk.. emmpphhh.. daddyy.."


suara Alexa tetap terdengar dan semakin merdu ditelinga Damian, pria itu tersenyum dan kembali merebhakan tubuh Alexa diranjang, ia akan mengambil alih permainan ini dan segera mencapai puncak, ia bergerak dengan cepat sampai squishi Alexa memompa begitu kuat


"sayang.. aahhkk.." Damian melepaskan lahar panss miliknya kedalam lembah kenikmatan Alexa, meleburi lembah itu dengan cairan putihnya sampai penuh. Alexa hanya diam karna tubuhnya juga sangat lelah dan lemas. begitu juga Damain ambruk diatas tubuh gadis kecilnya dan memeluknya erat


"makasih sayang... kamu memang yang paling hebat" ucap Damian dengan berbisik dan mengecup sekilas bibir Alexa, ia memeluk tubuh itu sampai akhirnya ikut tertidur disamping Alexa yang sudah lenih dulu meniti mimpi disiang hari bolong begini


kadang othor memang sesat, tapi lebih sesat readers kalau gak kasih dukungan sih


#fid.nch


#MDIS

__ADS_1


__ADS_2