My Daddy Is Suamiku

My Daddy Is Suamiku
BAB 55


__ADS_3

Damian dan yang liannya kini mulai beraksi untuk measuk kedalam gedung yang cukup tinggi itu, mereka mencari keberadaan Matin untuk dibekap dan dibawa, ini adalah akhir dari musuh yang sedang mengincar keluarga mereka, yang ingin mengahncurkan keluara mereka


"semuanya langsung bergerak dan berpencar, saya akan mencari diatas" ucap Damian dan menyuruh beberapa anak buah mereka untuk menemaninya berjalan menuju lantai 3. Damian yakin kalau Martin berada disana dan tidak akan membiarkan pria itu bertindak lebih jauh lagi


sedangkan dibawah, semua pengawal Damian dan orang suruhan Martin sedang beradu tenaga. ada yang bawa senjata dan juga membawa alat taj*am lainnya. "buggghhh, sretttt" suara beberapa tubuh yang terkena alat yang mereka bawa, orang suruhan Martin


"srakkk... dor..dorr.." beberapa tubih kaku sudah terdiam dilnatai dengan da*rah yang bercucuran dilantai.sedangkan Marco tetap melakukan tugasnya meskipun dalam hatinya ia memikirkan Martin, sepupunya. ia sudah mengena Martin bertahun-tahun lamanya


"maafkan akuTin.. kau memang pantas membenciku, kalau dulu aku tau kau mencintai Tania aku akan bantu untuk mendapatkan gadis itu, bukan dengan cara seperti ini" monolog Marco saat melihat dilayar beberapa orang suruhan Martin sudah terkepar dilantai dan beberapa yang lain kabur begitu saja


"semuanya bergerak keatas!!' suara teriakan Damian menyuruh anak buahnya untuk naik keatas membantu mereka, sedangkan Martin yag mendengar suara yangtidak asing untuknya semakin panik. data perusahaan Damian belum terlihat sama sekali, sejak tadi ada saja masalah yang kena di sistem mereka


"dorrr...dorrr... brakkk...ahhkkk!!' suara beberapa tubuh yag sudah terbujur kaku dan terlempa begitu saja kebawah\, tidak ada yang peduli dengan ma*yat yang sudah berserak dilantai dasar dan juga da*rah yang sudah mulai memenuhi gedung itu. Damian mulai naik ke lantai 3 gedung itu


"hahahha..akhirnya kita bertemu sekarang Damian Adithama terhormat, bagaimana kabar papamu?' Martin berdiri saat melihat Damian membuka pintu ruangan mereka, sedangkan dirinya yang sedari tadi menunggu sistem membaik tai hasilnya tetap saja nihil


"kabar baik, terimakasih sudah perhatian kepada papaku"jawab Damian dengan sanatai namun mataya tetap was-was menatap sekelilingnya, sedangkan anak buahnya tetap berdau dengan orang suruhan Martin dibawah sana. "iya aku dari dulu memang sangat perhatian dengan keluargamu" jawab Martin namun ekspresinya sangat menyeramkan


"sekali lagi aku mengucapkan terimakasih sudah perhatian, mungkin aku tidak bisa membalasnya padamu" jawab Damia dan mulai menurunkan senjata miliknya dan mulai menatap Martin dengan santai. meskipun ia marah dan benci dengan pria ini namun tidak ada salahnya Damian mendengar alasan Martin melakukan hal demikian pada keluarganya

__ADS_1


"tidak usah merasa canggung, aku melakukan ini karna kakakmu Tania, dia selalu menghantuiku namun saat dia berkhianat dan papa mu adalah orang yang berada dibaling ini semua, hahahah.. betapa pun aku masih ingat bagaimana papa mu melakukannya" ucap Martin dan menaap Damian dengan tajam


"apa maksudmu papaku?, apa hubungannya degan beliau tentang masalah Tania dan Marco serta kau?" Damian tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Martin, bagaimana bisa papanya menjadi alasan Martin melakukan hal demkian, sedangkan selama ini Carlos juga tidak tau siapa ayah kandung Alexa


"hahah.. apakah kau juga dibohongi dirinya?, hah!! sungguh menyedihkan keluarga sendiri dibohongi selama bertahun-tahun" ucap Martin sambil tertawa sumbang, namun dirinya tetap menatap Damian dengan tajam dan begitu menusuk dalam hati


"asal kalian tau.. kejadian yang menimpa Marco dan Tania 20 tahun silam karna papamu, dia yang sengaja membuat Marco tidur bersama Tania, bahkan dia yang membantu Tania menyembynyikan identitas dirinya dan anak Tania saat itu sampai kalian tau sendiri dari sahabatku" ucap Martin


"dan lebih parahnya lagi.. papamu itu!! dia terlalu menganggapku tidak pantas dengan Tania, dia menggagalkan rencanaku untuk menikahi Tania, dia membuat gadis yang aku cintai pergi begitu saja, dia..!! dia dalang dibalik ini semua!! Martin berteriak sekuat tenaga, mengeluarkan semua kekesalannya selama ini


"kenapa kau tidak pernah bercerita pada kami dan memilih untuk memendam semuanya sendiri, kau tidak pernah mencariku Martin!!' suara Marco terdengar dibalik tubuh kekar Damian, Marco yang tidak tahan untuk tidak bertemu dengan Martin memilih ikut dan menemui mereka digedung itu


"kau menyembunyikan semuanya, lalu apa artinya kau sebagai sepupumu Martin!!.. bahkan aku yang tidak tau apa-apa harus berada diantara kalian semua!" Marco menatap Damian dan Martin bergantian, ia merasa dirinya disini yang paling bodoh dan dibohongi banyak orang


ia bahkan tidak tau apa-apa namun dirinya yang paling besar berperan disini." katakan pada papamu untuk menceritakan semuanya, pokoknya aku tidak mau tau jika bukan Tania yang aku nikahi.. hahha ada putrinya yang sudah dewasa saat ini, iyakan Marco!!' Martin mengatakan itu dengan lantang


tentu saha Damian yang mendengar hal itu merasa sangat marah dan emosi, apa katanya?, Alexa ingin dia rebut?.. tidak semudah itu untuk melakukannya, ada Damin yang akan berada didepan sebagai orang pertama dan tidak akan ada orang yang bisa menyentuh Alexa selain dirinya


"jangan pernah bermimpi jika tidak ingin tersakiti, kau tidak pantas dengannya dan asal kau tau.. akku dan Alexa akan menikah jadi singkirkan pikiran kotormu dari wanitaku!' ucap Damian dengan dengan tegas dan berteriak seperti kesetanan, ia sangat tidak suka jika berhubungan dengan Alexa

__ADS_1


"hahaha.. rupanya kau pun tertarik dengan gadis kecil itu, tapi aku tidak akan erhenti untuk mendapatkannya" ucap Martin, mendengar hal itu Damian semakin menggila dan langsung menyodorkan pistol miliknya kearah Martin, ia tidak mau tau siapapun yang menganggu dan memiliki pikiran untuk merebut Alexa akan mati


"jangan pernah macam-macam dan bermain api denganku, atau tidak kau sendiri yang akan tau akibatnya!!" ucap Damian dan menyuruh Marco mengurus sepupunya itu, jangan sampai melakukan hal yang bisa membuat dirinya menjadi rugi sendiri


"duduklah.. aku ingin bicara dengan serius!!" ucap Marco kepada sepupunya itu. dia menepuk bahu Martin dan berjalan kearah kursi yang adaa disana, tinggal mereka berdua yang ada diruangan itu karna orang suruhan Martin sudah pergi sejak tadi karna campur tangan Marco


seperginya Damian, pria itu langsung pulang menuju rumah orangtuanya dimana Alexa dititipkan disana. ia ingin melihat keadaan wanitanya dan berjanji tidak akan membiarkan seorang pun bisa mendekati Alexa. hanya dia, Damian adalah orang satu-satunya yang bisa mendapatkan dan memiliki Alexa


"mengapa terlalu lama menyembnyikan semuanya, kau lihat! semua yang kau lakukan hanya sia-sia!!" ucap Marco sambil menatap Martin. jika hanya balas dendam yang dipikirkan oleh sepupunya itu semuanya terlalu bodoh dan juga tidak tau diri


melawab keluarga Adithama sama dengan memberikan nyawa dengan cuma-cuma ke kandang harimau, dan Martin saat ini melakukan hal demikian. " untuk apa?, untuk apa melakukan hal itu?" Marco melanjutkan pertanyaannya, sedangkan Martin hanya diam dan dalam hatinya ia membenarkan perkataan Marco itu


maaf ya readerss kalau author tidak ada up selama seminggu ini, karna memang gak ada waktu buat up tugas banyak banget numpuk pula 


doakan othor biar bisa up ya nyuri-nyuri waktu nanti,apalagi udah mau ujian kasih dukungan yakk


#fid.nch


#MDIS

__ADS_1


__ADS_2