
Damian menarik tangan istrinya dengan lembut dan mulai mendekatkan wajahnya, ia mulai menggerakkan tangannya untuk menarik leher Alexa. bibir mereka mulai bersentuhan, Alexa menerima perlakukan itu dengan baik tanpa ada penolakan, melihat hal itu Damian langsung melum*at bibir ranum istrinya tanpa ampun.
"aeuhhhggg..
"eempphh"
keduanya asik saling elu*mat dan menye*sap satu sama lain\, ditambah lagi Alexa yang membalas ciu*man suaminya membuat Damian bertambah semangat untuk membawa istrinya ke puncak nirawana saat ini juga\, tanpa melepas pagu*tannya terhadap Alexa\, Damian mulai mengarahkan tubuh bumil itu kearah ranjang.
keduanya saling melepaskan apa yang melekat pada tubuh mereka masing-asing. Damian yang sudah tidak sabar langsung membantu istrinya melepas pakaian Alexa. ia juga tak lupa mere*amas squishi yang sudah berapa hari dia tidak lihat dan tidak rasakan, Damian merindukan itu semua
"sweety.. kamu yang pimpin.. kasihan anak kita didalam sana" Damian mengatakan itu dan langsung kembali menairk tubuh Alexa dan melu*mat bibir Alexa, tidak hanya sampai disitu saja Damian juga kembali membuat tanda kepemilikan dileher Alexa, ia menguasai tubuh istrinya itu malam ini.
"emmphh.. hubby.. ahkk" Alexa mengeluarkan suara erotis kala tangan Damian mulai bergerak kebawah sana dan menemukan lembah kenikmatannya, tangan suaminya itu mulai mere*mas dan masuk kedalam. Alexa yang merasakan itu bagaikan melayang diatas awan,sunggu ia sangat merindukan sentuhan suaminya
Damian merebahkan Alexa keatas ranjang\, dan mencari buah favoritnya untuk dia rasakan. Damian bak anak kecil menye*sap squishi Alexa sambil mere8masnya\, hal itu membuat Alexa merasakan surganya dunia dan melengg*h dengan nikmat\, ia meremas rambut suaminya untuk memperdlaam sesa*pannya
"eeeuhhggg... hubby.. ahhkkk" Alexa mende*sah tanpa ampun, Damian melakukannya dengan sangat lembut namun pasti, tidak melupakan satu inci pun tubuh Alexa untuk dia lewati. semua tubuh Alexa dia sentuh dan meningglkan jejak disana, sampai akhirnya Damian turun kebawah dan mengelus perut bunccit Alexa
"sayang papa, bentar lagi kita bakal ketemu sayang.. kamu baik-baik didalam ya, biar paoa jenguk kamu disana" Damian berbisik tepat didepan perut Alexa dan mengecup lembut kulit istrinya itu, dan tentu saja baby mereka langsung merespon dan bergerak, sangat terlihat gerakannya membuat Damian langsung tertawa dan kegiragngan sendiri
__ADS_1
"sweety lihatlah, dia meresponnya.. dia sangat aktif didalam sana' Damian tertawa sabil menatap perut Alexa yang bergerak-gerak, dia tidak menyangka bahwa sudah lama ia tidak mengikuti perkembangan anak mereka samppai melihat bergerak begitu saja Damian sangat excited dan begitu bahagia.
"dia selalu merespon siapapun yang mengajaknya bicara, agaknya memang dia tidak sabar lagi untuk lair" Alexa menjawab dengan tersenyum dan mendudukkan tubuhnya, ia juga ingin melihat gerakan anak mereka dan mengelusnya dengan lembut. sudah lama Alexa tidak merasakan gerakan baby
"aku akan jadi papa, sweety. aku tidak sabar menggendong dia dan mengajaknya untuk keliling rumah" Damian melupakan tujuan mereka yang sudah sampai ditengah-tengah permainan, ia bahkan memilih untuk tiduran dipaha istrinya untuk kembali melihat gerakan dari perut istrinya itu
"iya hubby, sebentar lagi babay akan lahir dan bertemu dengan kita" jawab Alexa keduanya saling tersenyum dan saling menatap satu sama lain, Damian juga merasakan bagaimana gerakan baby yang masih merespon papanya. Damian menyentuh gerakan itu dan merasakan baby yang sangat aktif didalam sana.
"aku akan mnegjarinya banyak hal nanti, aku akan bawa dia balapan, bawa dia bermain tinju dan mengajarinya bagaimana jadi seorang pengusaha sukse" Damian sudah merancang rencana apa yang ingin ia lakukan bersama anak mereka nantinya, bahkan setelah lahir nanti Damian sudah membuat beberapa jadwal untuk baby
"hubby apaan sih, nanti kalau dia lahir kan belum bisa melakukan apapun, masa sudah diajari berbisnis" Alexa kesal dengan rencana suaminya, bisa-bisanya anak mereka yang baru lahir diajarin berbisnis dan yang disebutkan suaminya tadi. padahal lahir saja belum, bisa-bisa baby gak mau lahir nanti melihat jadwal yang dibuat papanya
"kan tidak salah sweety kita rencana mulai sekarang, mana tau pas lahir nanti baby langsung bisa memimpin perusahaan" Damian bicara sambil tersenyum, ia sennag melihat istrinya itu kembali seperti dulu lagi, banyak bicara dan selalu mengomel jika dirinya salah, atau kesal jika dirinya melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan istrinya.
"hahaha aku hanya bercanda sayang, mana tega aku melihat anakku melakukan itu semua. nanti kalau dia sudah besar baru akan melakukan itu semua" Damian tertawa dan kembali mensejajarkan posisinya kepada istrinya, dia kembali ******* bibir ranum istrinya dengan lembut
mendapat perlakukan itu kembali Alexa terbuai dan membalas ciu*man suaminya, mereka kembali melanjutkan permainan yang tertunda tadi, sepertinya Damian tidak akan memberikan celah untuk istrinya itu istirahat nantinya, terllau banyak rindu yang sudah dia tahan selama satu bulan lebih ini.
"aahkk.. hubby.. lakukanlah" ucap Alexa yang tidak tahan lagi suaminya terus memancing dirinya dan selalu membuatnya ingin merasakan yang lebih dari suaminya. mendengar ucapan istrinya Damian langsung memperbaiki posisi istrinya agar lebih nyaman, ia merebahkan tubuhnya dan menyuruh Alexa untuk naik keatas perutnya
__ADS_1
Damian membatu istrinya itu untuk bergerak diatas, dia mulai menekan pinggul istrinya yang bergerak lembut diatas perutnya, Alexa melakukannya dengan sangat hati-hati agar baby mereka tidak terganggu dan ia juga tidak merasakan kesakitan saat melakukan hal itu.
mereka melakukannya hampir satu jam sampai Alexa kembali lapar karna tenaganya sudah terkuras habis saat ini, ia menyuruh Damian untuk memasak nasi goreng untuknya karna Alexa menginginkan masakan suaminya itu, ini sudah lama keinginan Alexa namun baru sekarang terwujud dan Damian langsung melakukannya tanpa bertanya lagi
Damian sibuk berkutat dengan alat dapur sedangkan Alexa hanya melihat dari meja makan, suaminya itu sangat tampan jika sedang serius begini. tak heran jika banyak wanita yang tertarik padanya. Alexa mengingat wanita yang membuat mereka berterngkar selama tiga minggu, masih kesal rasanya namun Alexa sudah melupakan itu semua
Alexa tidak mau jika masalah itu terus ia ingat akan membuat akar kepahitan dalam keluarga mereka, ia memilih untuk berdamai dengan setiap masalah yang datang dan tidak lagi memikirkannya, toh juga kesalahan itu kerap terjadi dengan siapapun, yang namanya manusia adalah sumbernya kesalahan, dan Alexa mengerti hal itu
"taaaddaaaa.. makanan sudah siapp.. silahkan nona Adithama sicicipi makanannya " Damian datang dengan waah yang keringatan dan celemek yang berwarna pink milik Alexa masih dia pakai, sambil membawa sepiring nasi goreng hasil masakannya, tidak lupa juga dia membawa jus untuk istrinya.
"suamiku tampan banget sih.. makasih loh udah mau masakin aku" jawab Alexa sambil memeluk Damian, ia hampir saja menangis melihat bagaimana Damian kembaali padaya setelah perjuangan pria itu. " kok jadi mewek sih sweety, ayo dimakan dulu nanti keburu dingin gak enak" Damian tersenyum dan melepaskan celemek yang ia pakai
ia mulai menyuapi istrinya sambil ikut juga menikmati nasi gorengnya, karna ia juga lapar setelah kegiatan panas mereka tadi. "gimana sweety, rasanya masih sama atau sudah berbeda?' Damian bertanya ambil menyuapkan kepada istrinya." masih sama mas, masih kaya yang dulu" jawab Alexa seadanya
"karna cintaku sama kamu itu masih sama kaya yang dulu, tidak akan pernah berubah dari kamu. kan aku buatnya pakai cintaa" Damian menjawab dengan tersenyum. entah dari mana ia belajar menggombal istrinya itu sampai Alexa sendiri slaing dibuatnya, astaga selama tiga minggu sepertinya Damian belajar menggombal seperti ini
"ishhh bisa aja gombalannya, aku tidak seperti wanita diluar sana mas, aku sudah jadi istrimu sekarang masa digombalin lagi sih" Alexa mengatakan hal itu namun dalam hatinya bunga-bunga bermekaran dan banyak kupu-kupu dalam perutnya, ia baru kali ini mendengar Damian menggombal padanya
"karna sudah jadi istriku makanya mau bilang gitu, kalau bukan istriku buat apa menggombalnya" jawab Damian sambil memberikan suapan terakhir untuk istrinya, setelah itu ia langsung kembali ke dapur mencuci piring kotor yang mereka pakai tadi, Damian sangat senang akhirnya dia tidak tidur sendiri lagi nanti malam.
__ADS_1
#fid.nch
#MDIS