
dua minggu sebelum kejadian
kedatangan Starla yang semakin hari mengunjungi Damian dan selalu berusaha mendekati Damian membuat pria itu ingin melihat sampai dimana wanita ini akan bertahan dengannya. Damian tau apa tujuan Starla mendekatinya dan juga siapa sebenarnya wanita ini
seperti hari ini, Starla datang dengan membawa makan siang untuk Damian. padahal sebelumnya Damian sudah meperingati wanita ini untuk tidak sering datang ke perusahannya, namun alasan demi alasan yang dibuat oleh Star membuat Damian juga tidak bisa mneolaknya begitu saja
"apa pekerjaanmu sangat banyak?, perlu aku bantu?' tanya Starla kepada Damian. ia duduk disa,ping Damian dan menatap komputer didepan mereka. Damian sangat sibuk bahkan setelah kedatangannya pun pria itu tidak bicara banyak padanya, hanya sekedar menjawab pertanyaan Starla
"jangan menganggu, keluarlah jika tidak ada pekerjaan lain. aku sangat sibuk hari ini" ucap Damian. ia risih kedatangan Sarla yang selalu menganggu dirinya bekerja. tidak peduli dirinya sedang sibuk atau tidak Starla selalu punya alasan untuk datang ke perusahaan
"aku tidak mau. aku mau disini menemani kamu kerja. kamu makan dulu aja, nanti dingin makanannya tidak enak lagi" ucap Starla dan mengambil bekal yang dia bawa, sengaja membuat bekal itu khusus untuk Damian. " aku belum lapar Starla, jangan mengangguku!!. keluarlah dan bawa bekal itu!!" ucap Damian menatap Starla dengan tajam
namun dengan kedatangan Starla ke perusahaan membuat Damian semakin melihat bahwa wanita itu juga sangat menarik dan tidak pantas menyerah, sedikit demi sedikit Damian melirik wanita itu dan tertarik melihat Starla lebih ajuh, namun ketika dirinya sadar bahwa ia sudah punay Alexa dirumah
"dia wanita yang baik, tapi aku sudah punya Alexa. mungkin bermain sedikit dengannya tidak apa, toh juga Alexa tidak akan tau apa yang aku kerjakan" ucap Damian tersenyum tipis, ia juga tau maksud apa yang ingin disampaikan oleh Starla padanya, tidak lebih seperti wanita yang lain mendekatinya.
kini Starla sudah berada diluar perusaahaan, ia kesal dengan jawaban Damian tadi karna mengusir dirinya ada disana. padahal dia berniat baik disana dan menmani pria itu bekerja. namun Starla tidak akan berhenti sampai disini dan akan terus membuat Damian semakin taju padanya.
"aku akan berjuang, dan tidak akan aku sia-siakan menjadi nyonya di keluarga Adithama. Damian kau akan segera menjadi milkku" ucap AStarla dan meninggalkan tempat itu. dia sangat bersemangat untuk melakukan rencananya membuat Damian terpikat dengannya dan menyingkirkan Alexa.
pov Damian
__ADS_1
aku melihat istriku yang sibuk rebahan diatas kasur. dengan tubuh yangmulai berisi dan perut yang buncit, kecantikannya dulu sudah mulai berubah dan memudar, namun jika melihat pengorbanan yang dilakukan kepada keluarga mereka membuat Damian sedikit menyesal telah mengkhianati wanita itu
aku melihat pesan yang dikirimkan Starla padaku, wanita itu sellau saja membuatku merasa hal yang belum pernah aku rasakan dengan istriku. aku mengambil ponselku dan langsung membalas pesannya, tak ku pedulikan ada Alexa disampingku yang memanggil namaku
beberapa hari belakangan ini aku sangat dekat dengan Starla, bukan karna aku mencintainya atau semacama itu. hanya saja ketika bersamanya aku merasakan hal berbeda yang Alexa tidak pernah memberikannya untukku. mungkin ini yang seharusnya dulu aku lakukan sebelum menikah, mendekati wanita yang banyak diluar sana.
"mas.. aku mau makan nasi goreng buatan kamu, boleh bikinin gak?" Alexa mengajakku berbicara bahkan meminta sesuatu untukku, namun perasaan itu sedikit sudah terkikis dan kadang melihatnya saja aku kesal, entah kenapa bisa seperti itu. aku kadang merasa bahwa ini bukan diriku
"jangan sekarang ya, aku masih banyak pekerjaan. aku lelah dan malas untuk ke dapur, minta sama pelayan aja sana" itulah jawabanku yang aku lontarkan kepada istriku, Alexa yang melihatkku hanya bisa tersenyum, ku tau jika Alexa saat ini kecewa karna terlihat dari raut wajahnya kini.
"aku cuma minta sebentar aja mas, adahal dari tadi kamu sibuk sama ponsel kamu" ucapnya dan langsung melangkah keluar kamar. dia menangis dan aku tidak suka dengan hal itu. selama mengandung Alexa sangat sering menangis dan semakin manja saja, itulah yang aku kurang suka darinya.
hari ini, aku sengaja mengajak istriku untuk mekana malam, sudah dua minggu aku mendiamkan dia dan sangat berubah padanya. aku ingin mengubah semua suasana rumah tangga kami dan minta maaf pada istriku, ku tau meski aku tidak punya hubungan spesial dengan Starla namun dekat dan sering mengahbiskan waktu dengan wanita ini adalah kesalahan besar
"duduklah jangan banyak bicara" ucapku pada Alexa, dia menurut saja dan tidak bersuara sedikit pun. netah kemana rasa yang menggebu-gebu dulu padanya, hatiku memang tidak mencintai yang lain namun aku merasa bosan dan ingin mengubah suasana rumah tangga kami
namun ketika kami sedang menikmati makan, tiba-tiba Starla datang. mengacaukan semuanya, bahkan membuat suasana kacau,padahal dari awal aku dan tidak tidak ada hubungan. aku hanya sering menemaninya jika ia butuh, bukan mencintainya. namun ku tau jika ini adalah kesalahanku
pov end
disinilah Damian dan Starla, keduanya saling menatap tajam. Starla yang tidak terima diperlakukan seperti itu oleh Damian ingin rasanya menamar Alexa tadi, wajah wanita itu terbayang dipikirannya.Starla sangat membenci wanita itu, karna dia adalah alasan Damian menamparnya bahkan memperlakukannya dengan kasar
__ADS_1
"kau menyakitiku Damian.. kau bahkan menamparku. apa artinya hubungan kita selama ini,aku tidak pernah membuatmu kecewa" ucap Starla dan mendorong tubuh Damian, menangis didepan pria itu dan menyesali semua yang telah ia lakukan. seandainya tidak datang tadi ke resto itu pasti hubungannya dengan Damian masih berlanjut
"kau sendiri yang mengacaukannya Starla. kau tau sedari awal aku tidak pernah tertarik denganmu, hanya saja ku meluangkan waktu denganmu dan kau anggap itu sebagai hubungan spesial!" ucap Damian sambil menatap Starla dingin, nafasnya masih memburu karna menahan amarah
"tapi aku mencintaimu Damian.. aku bahkan menghabiskan waktuku hanya untukmu selama dua minggu ini, kau selalu menerima ajakanku, kalau tidak kekasih apa lagi yang bisa disebut dengan hubungan kita!!" Starla berteriak tepat diwajah Damian, mengeluarkan semua kekesalannyaa
"kau sendiri yang datang dan selalu berusaha untuk mendekatiku Starla. aku bahkan sudah memperingatimu, aku ounya istri dan sedang mengandung anak kami saat ini, tapi kau!!.. kau selalu punya alasan untuk datang ke perusahaanku" ucap Damia, kesal dengan wanita ini yang menyalahkan dirinya atas semua yang terjadi dengan mereka
"tapi kenaa kau mau menerima ajakanku, kau selalu datang disaat aku mengirimu pesan, kau selalu datang saat aku memintamu datang, kenapa Damian!!" Starla tidak dapat menahan dirinya lagi, ia benar-benar kacau dan menangis sejadinya didepan Damian, ia merasa dipermainkan oleh pria ini
"aku kasihan dengamu, segala rencanamu dan usahamu mmendekatiku akan sia-sia jika aku tidak ikut dengan permainanmu, aku bahkan tidak pernah melihat dirimu sebagai wanita Starla. ku tau apa rencanamu untuk mendekatiku!!' jawab Damian sambil menunjuk Starla dengan tangannya dengan tajam
"aku mencintaimu Dmaian.. tinggalkan wanita itu kau dan dia tidak cocok. aku mencintaimu" tangisan Starla pecah saat Damian mengatakan dirinya hanya kasihan saja, dia bahkan tidak menyangkan jika pria ini tau rencananya sebenarnya, ingin menguasai keluarga Adithama
"jangan pernah muncul didepanku, atau kau akan menyesal dengan rencanamu. aku mencintai istriku dan tidak akan pernah tertarik dengan wanita manapun, termasuk dirimu!" ucap Damian dan mendorong tubuh Starla, meninggalkan wanita itu sendirian disana. ia akan kembali kerumahnya dan menemui istrinya
baru kali ini Damian melakukan hal seperti ini, membentak istirnya, mendiamkan istrinya bahkan sering tidak peduli dengan wanita itu. padahal dulu Damian sudah berjanji bahwa dirinya tidak akan pernah mengecewakan Alexa bahkan berjanji akan menjaga wanita itu
kini Damian menyesali semuanya, keputusannya untuk mengikuti permainan Starla dan membuat celah untuk wanita itu merusak rumah tangga mereka, bahkan membuat Alexa menjadi sakit hati. pastinya bumil itu akan benci dengannya, kemungkinan Damian akan berusaha ekstra mendapat maaf dari istrinya itu
dengan mengendarai mobil miliknya, Damian pulang menuju rumahnya. ia tau Marco membawa istrinya pasti kesana, mengingat bagaimana wajah Alexa menangis tadi membuat Damian sakit hati. bukan orang lain yang menjadi penyebab istrinya menangis, malah dirinya sendiri. suami macama apa dia ini.
__ADS_1
#fid.nch
#MDIS