My Daddy Is Suamiku

My Daddy Is Suamiku
BAB 74


__ADS_3

pagi ini Adelia bangun sangat pagi dan langsung menuju dapu, ia sudah merasa sehat dan baik-baik saja. melihat ada menantunya dan juga putrnya menginap dirumah itu, sudah lama rasanya mereka tidak pernah lagi datang berkunjung kerumah utama. dan pagi ini Adelia berencana untuk memasak makanan kesukaan menantunya.


sedangkan dikamar, Alexa sedang sibuk mengganggu suaminya yang masih sibuk dengan mimpinya. Damian merasa terganggu ketika istrinya menciumi pipinya, bukannya risih atau apa hanya saja dia masih sangat ngantuk karna tidur larut malam, pekerjaannya sangat banyak dan hari ini dia libur makanya dia kerjakan dirumah


"sayang.. jangan begini sweety. aku masih sangat ngantuk, jangan ganggu dulu" ucap Damian sambil menjauhkan tubuh istrinya agar dirinya bisa tidur kembali. " ayoo bangun hubby, jangan tidur terus ishh" jawab Alexa sambil mendusel dilengan Damian dan terus menerus merengek agar suaminya itu ikut bangun


"sebentar lagi sweety, jangan ganggu dulu. aku masih ngantuk ya" ucap Damian dan masih mencoba untuk menjauhkan istrinya, namun Alexa masih tetap saja merengek dan membuat Damian sedikit kesal dan menatap tajam istrinya. sunggu saaat ini tubuhnya butuh istirahat dan juga tidur, Alexa tidak tau bagaimana lelahnya dirinya


"bentar dulu, aku masih sangat ngantuk. kamu negrti gak sih!' ucap Damian spontan meninggikan suaranya didepan istrinya, ia tidak sadar dengan hal itu dan malah membuat Alexa langsung meninggalkan dirinya. mata bumil itu langsung berkaca-kaca


Alexa turun kebawah dan mencari mertuanya di dapur. "mama.. hikss...hikss." Alexa langsung memeluk Adelia dan menangis dipelukan Adelia, bumil itu bahkan sesenggukan dan tidak berhetnti menangis. " kenapa sayang, kok menangis pagi-pagi" ucap Adelia mengelus punggun Alexa dengan lembut


"hikss..hikss... mas Damian.. dia memarahiku.. hikss" Alexa dibawa Adelia untuk duduk dan mendnegarkan penjelasan bumil itu, maklum saja bumil sangat sensitif terhadap suara dan moodnya sering berubah-uah. " marah kenapa sayang, kalian ada masalah apa" ucap Adleia, harus sabar ekstra menghadapi bumil satu ini


"dia marah karna aku menyuruhnya bangun.. padahal aku pengen makan nasi goreng buatan dia.. hikkss dia gak sayang sama aku lagi mama" ucap Alexa sambil menghapus airmatanya dan sesenggukan. melihat hal itu Adelia menghela nafas pelan dan mencoba untuk tetap sabar


"sayang... mungkin suami kamu lagi lelah bekerja, jadi gak sengaja mearah sama kamu. jangan diambil hati ya, kamu mandi dulu saja, mama sudah masakkan makan favorit kamu" ucap Adelia sambil mengelus punggu menantunya dan tersenyum. Alexa yang melihat hal itu menatap polos mertuanya

__ADS_1


"mama masak apa memang, aku sudah lapar. mau makan sekarang aja" ucap Alexa dan melihat ke dapur. ia mendapati masakan Adleia diatas meja yang belum disusun, dengan cepat dia langsung emnujudapur dan mengambil piringnya untuk diisi


"sayang, kamu gak mau mandi dulu. mama belum siap masak semua" ucap Adleia. menghentikan gerakan Alexa dan membuat bumil itu langsung kembali cemberut, ingin rasanya ia kembali menagngis. mendengar suara Adleia membuat dirinya merasa tidak lagi disayang mertunya itu


"mama larang aku makan..hiks... mama jahat sama kayak mas Dami" ucap Alexa dan berlari dari dapur. ia tak mau mendengar panggilan mertunya dan terus lurus saja kebelakang. sampai akhirnya bertemu dengan Carlos, papa mertunya. "kamu kenapa nangis sayang, ada apa" ucap Carlos dan memeluk Alexa


"hikks.. mama sama mas Damian jahat. mereka gak sayang aku lagi.. huhuuhu aku mau pulang kerumah papa" ucap Alexa. melihat hal itu Carlos bingung dan tidak tau mau melakukan apa. tak biasanya Alexa menangis dan mengadu padanya, biasanya mengadu pada suaminya


"mereka apain kamu sayang?, coba cerita sama papa dulu" ucap Carlos dan membawa Alexa untuk duduk disofa. ia menatap menantunya itu, sepertinya sudah lama menangis kelihat dari wajahnya dan mata bumil ini yang mulai membengkak


"mas Damian marah sama aku, dan mama marah gak kasih aku makan" ucap Alexa dan mengerucutkan bibirnya. masih merengek dan sesenggukan. "bukan gak kasih makan sayang, hanya saja mama belum selesai masaknya, ini mama sudah bawakan sarapan kamu" ucap Adelia sambil menyodorkan piring berisi masakannya


Carlos meninggalkan Alexa sebentar dan naik keatas, ia ingin membangunkan putranya yang masih asik tidur sedangkan mereka sibuk menghadapi bumil dirumah itu yang selalu membuat ulah dan bikin pusing, manjanya Alexa dan selalu menangis jika tidak dituruti membuat Carlos sedikit pening


"Damian.. Dami.. ayo bangun cepat" ucap Carlso sambil mengetuk pintu kamar putrnya. masih tidak ada suara sednagkan didalam kamar Damian sedikit terganggu dengan suara papanya. ia langsung bangun dan turun dari ranjang, membuka pintu dan menatap tajam kearah papanya, kesal telah membangunkan dirinya


"mana istrimu, kenapa kau membuat dirinya menangis?' ucap Carlos kesal dan membuat Damian sedikit bingung, ia merasa jika istrinya masih berada disampingnya saat tidur. " istriku ada didalam lah pa, untuk apa mencarinya?' tanya Damian sambil melihat kebelakang, namun saat dirinya menoleh kembali ia baru sadar

__ADS_1


"oh ya.. istriku kemana pa?, katanya dia mau makan tadi, astaga aku lupa karna kembali tidur" ucap Damian dan kembali masuk kedalam, ia mengenakan bajunya dan langsung turun kebawah. ingat kesalahannya yang ia lakukan kepada istrinya tad pagi


"ayo sayang habiskan makannya dan ke kamar untuk amndi, nanti mama marahin suami mu biar dia tau diri' ucap Adelia sambil menyuapi menantunya, keinginan Alexa untuk disuapi Adelia. dan tanpa drama lagi Adelia langsung melakukan keinginan menantunya itu


"mama mau nambah lagi nasinya" ucap Alexa sambil menikmati masakan mertuanya." sabar mama ambilkan dulu ke dapur" ucap Adelia dan langsung melangkah menuju dapur. sedangkan Alexa duduk santai sambil menikmati makananya, ketika melihat suaminya turun emnghampirinya dengan cepat Alexa berdiri dan menuju dapur


"sweety.. jangan begini, aku minta maaf kejadian tadi pagi. aku tidak sadar melakukan hal itu" ucap Damian dan menarik tangan istrinya, ia tau jika istrinya itu sedang marah padanya. sadar karna dirinya sudah meninggikan suaranya kepada Alexa. baru pertama kali  dia melakukan hal itu


"awas!!!. aku mau ke dapur sama mama, kau teruskan saja tidurmu dan tidak usah memperhatiaknku" ucap Alexa dan langsung mendorong tubuh suaminya. namun karna tenaga Damian lebih besar dari Alexa membuat tubunya tidak merasakan apapun, bahkan tidak ada pergerakan sedikit pun


"sweety tunggu dulu, jangan begini hemm..  aku sunggu tidak sengaja membentak kamu tadi, aku bersalah. maafkan aku" ucap Damian, namun Alexa tidak ingin mendengar dan bahkan membelakangi suaminya yang sedang bicara padanya. "kau lanjutkan tidurmu, aku mau makan sama mama" jawab Alexa dan terus memberontak tak mau ditahan oleh suaminya


"sweety aku minta maaf, oke?. aku bersalah dan aku akui itu, tapi jangan begini, tadi aku hanya belum sadar dan tspontan membentakmu" ucap Damian, masih menahan istrinya bahkan menarik Alexa agar mengikis jarak diantara mereka, ia tak mau jika istrinya itu masih marah padanya. bisa-bisa ia akan tidur diluar malam ini


"jangan pegang aku, aku membencimu!!" ucap Alexa berteriak dan menggigit tangan Damian. langsung saja Damian kaget melepaskan istrinya. itu kesempatan Alexa melepaskan diri dan langsung berlari ke dapur, dimana ada Adelia disana. sedangkan dari atas Carlos melihat tingakah dua sejoli itu


#fid.nch

__ADS_1


#MDIS


__ADS_2