
Dokter Annisa berusaha mengendarai motornya agar tetap stabil dengan kecepatan yang harus membawanya agar segera sampai di Puskesmasnya tepat waktu.
Dikabarkan bahwa keluarga pasien yang anaknya saat ini masih dalam keadaan koma setelah melahirkan bayi prematurnya sedang mengamuk dipuskesmasnya.
Ia takut terjadi sesuatu yang tidak diharapkan atas keselamatan Bidan Aisyah, bidan yang saat itu terpaksa membantu persalinan seadaannya demi keselamatan bayi dan ibunya yang saat itu sudah perdarahan berat.
Keluarga pasien yang minim pengetahuan itu menyalahkan pertolongan yang dilakukan oleh satu-satunya bidan yang dia miliki dipuskesmasnya.
Ketika dokter Annisa sudah sampai di Puskesmasnya, ternyata keadaan sudah diamankan oleh Linmas setempat dan saat ini keluarga pasien sudah diamankan dirumah orang yang paling dituakan didesa itu, sementara bidan Aisyah tetap terlindungi didalam puskesmas.
"Ais...Ais.." panggil dokter Annisa sambil berlari masuk kedalam puskesmas. Dan memeriksa setiap ruangan.
"Disini dok!" teriak salah satu perawat yang sedang menenangkan bidan Aisyah.
"Dokter Nisa...." lirih Aisyah menangis dan memanggil nama dokter Annisa sambil memeluknya.
"Aiiss.. sabar yaa Ais.. semua yang kamu lakukan sudah benar... ini semua bukan salah kamu.. mereka hanya ingin mencari kambing hitam untuk dipersalahkan karena kelalaian mereka sendiri!" ucap dokter Annisa mencoba menenangkan bidan Aisyah. Dia mengusap punggung bidan Aisyah yang masih ketakutan. Bidan Aisyah masih terus menangis dalam ketakutan.
__ADS_1
"Dok... dokter ditunggu sama Datuk Alim (nama orang yang dituakan didesa itu) sebaiknya dokter kesana dulu, biar saya yang jaga Ais" ucap Titi, perawat yang sejak tadi menjaga dan menenangkan bidan Aisyah.
"Baik Ti, aku kesana dulu yaa.. nanti kita baru sama-sama pulang yaa.." ucap dokter Annisa sambil perlahan melepaskan pelukan bidan Aisyah. Didepan pintu, Ia menoleh kembali kearah bidan Aisyah sebelum dirinya berlalu.
Dokter Annisa dipersilahkan masuk oleh Datuk Alim, kemudian ia diminta untuk menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi, kemudian dokter Annisa menceritakan kronologis bagaimana bidan Aisyah bertemu dengan pasien yang masih dibawah umur 17 th itu, dijalanan menuju puskesmas yang sudah dalam keadaan perdarahan dan lemah, dan ternyata usia kandungannya belum mencukupi untuk dilahirkan. Oleh karena keadaan itu bidan Aisyah melakukan semua yang terbaik yang bisa Ia lakukan saat itu. Bahkan dengan keadaan itu, baik bidan Aisyah maupun dokter Annisa telah berusaha semaksimal yang bisa mereka lakukan. Hingga saat ini keduanya masih dalam perawatan terbaik dikota L.
"Begini cara kalian memperlakukan seseorang yang terbaik, yang kalian miliki?" Ucap pak Camat saat memasuki rumah Datuk Alim, bersama Abimanyu dan stafnya, bidan Aisyah dan perawat Titi.
"Bapak Abimanyu?" batin dokter Annisa ketika melihat Abimanyu ada ditempat itu.
"Kalian harusnya tahu apa yang sudah kalian perbuat dengan anak gadis kalian sendiri! memaksa menikahkan anak masih kecil! jaman sudah maju! harusnya cara berfikir kalian itu ikut maju!" ucap sang Camat lagi.
"Tadi ada berita, anakmu sudah sadar kembali, dan bapak ini.. bapak Abimanyu, investor yang akan membangun desa kita inilah yang sudah turut membantu menerbangkan cucumu! saya tidak ingin kejadian seperti ini terjadi didaerah yang saya pimpin lagi! dan jika ada yang berani melakukan penyerangan lagi terhadap siapapun didesa saya, tidak akan saya ampuni lagi. Akan saya laporkan pada yang berwajib!" ucap Camat tadi sekaligus membubarkan orang-orang.
"Beginilah masyarakat desa saya pak, semoga kemajuan yang akan Bapak bawa didesa ini akan merubah pola fikir mereka dan memperbaiki keadaan perekonomian masyarakat didesa kami" ucap pak Camat kepada Abimanyu.
"Mudah-mudahan pak" ucap Abimanyu sambil melirik melihat kearah dokter Annisa yang saat ini sedang melangkah bersama mereka.
__ADS_1
Memang perempuan nekat, bisa-bisanya dia datang sendiri tanpa ada yang bisa melindunginya! batin Abimanyu.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Selamat hari raya Idul Fitri 1441 H untuk kalian yang selalu setia di MFC semoga kesehatan, keselamatan dan limpahan keberkahan selalu tercurah untuk kita semua Amin Akin Amin YRA