My Favorite CEO

My Favorite CEO
74. Tertawa bersamamu


__ADS_3

Sore itu, Abimanyu kembali menghentikan mobilnya didepan kediaman dokter Annisa, sebelum ia kembali lagi kepenginapannya.


Annisa yang sudah berdiri menunggu didepan pintu rumah, sore itu terlihat bertambah manis dimata Abimanyu, khayalnya membayangkan akan hal yang sama yang akan dilakukan Annisa nantinya ketika sudah menjadi istrinya. Tidak ada yang akan membuatnya ingin lekas pulang selain wajah istrinya yang lembut tersenyum menyambut kepulangannya didepan pintu rumah. Abimanyu tersenyum otomatis karena khayalannya.


Annisa pun mengkhayalkan hal yang sama. Dia begitu terkesima melihat Abimanyu keluar dari mobilnya dan tersenyum indah menatapnya. Annisa membayangkan akan hal yang sama yang akan dilakukan Abimanyu kelak ketika mereka sudah resmi menjadi suami istri.


"Manis sekali Bu ... nunggu siapa?" goda Abimanyu ketika sudah begitu dekat dengan Annisa.


"Nunggu suami saya pak, sebentar lagi pulang .." balas Annisa menggoda Abimanyu.


"Oooo saya kira suami ibu saya .." goda Abimanyu lagi.


"OOO iyaa yaa .. suami saya kan bapak yaa .. maaf saya lupa .. maklum pengantin baru pak" jawab Annisa membalas godaan Abimanyu sambil tertawa karena sudah tidak tahan dengan kelucuan mereka. Abi pun tertawa lepas dan bahagia.


Lalu mereka masuk kedalam rumah. Annisa menyediakan air putih dingin dan sepotong milles crepes Oreo yang dibuatnya sengaja sewaktu Abimanyu mengabarkan sore setelah dari proyek, dia akan mampir kerumah gadis itu.


"Bagaimana pekerjaan proyeknya mas? lancar aja kan? tanya Annisa setelah ia sudah duduk manis disamping Abi.


"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan sesuai target. O iyaa tadi aku telpon Bapak diyogya, kebetulan istri mas Sapto ada dirumah juga, aku sampaikan nanti begitu acara lamaran dirumah, sediakan saja seperti apa adanya yang biasa disediakan disana kalau ada acara lamaran, jangan menyediakan hal-hal lain yang tidak biasa. Justru supaya aku dan keluarga juga bisa tahu adat kebiasaan disana" ucap Abimanyu sambil mulai memasukan potongan kecil milles crepes Oreo kedalam mulutnya.


"Trus .. bapak dan mba, jawab apa?" tanya Annisa sambil memperhatikan Abimanyu.


"Iya .. tadinya si mba juga sudah bingung nggak tahu kesukaan keluargaku apa, tapi setelah tadi aku bicara, dia mengerti dan hanya akan menyiapkan semua sesuai kebiasaan disana" jawab Abimanyu sambil memotong potongan milles crepes Oreo yang lebih besar ukurannya dari sebelumnya. Annisa memperhatikan itu seksama.


"Mas .. enak yaa kue buatan aku?" tanya Annisa sambil tersenyum manis menggoda.

__ADS_1


"Iyaa ... ternyata enak, aku sebenarnya enggak terlalu suka cream, tapi ini creamnya enak sekali sayang .. enggak bikin eneg, manisnya juga pas, aku suka .." jawab Abimanyu sambil masih menyuapkan potongan milles crepes Oreo kedalam mulutnya lagi.


Annisa teramat senang mendengarnya


"Alhamdulillah .. kalau mas Abi suka" ucap Annisa sambil mengusap sedikit cream yang tersisa diujung mulut Abimanyu. Menghentikan gerakan mulut Abi yang sedang mengunyah.


"Ada cream .. sedikit ..." ucap Annisa salah tingkah sambil nyengir memperlihatkan deretan giginya yang rapih, ketika Abi menjadi menatapnya penuh arti.


Lalu Abi tersenyum dan kembali mengunyah makanannya.


"Ibu sekarang gampang grogi yaa .." goda Abimanyu.


"Takut bapak salah faham, sayakan jadi gagal fokus" ucap Annisa sambil senyum-senyum malu.


"Bahagia yaa pak... tertawanya enak sekali.." goda Annisa.


"Bahagia bangeet!" balas Abi.


"Aduuuh pakai banget.. tersandung saya .."


"Tersanjung !" Abimanyu membenarkan


"OOO sekarang tersanjung yaa pak, bukan tersandung lagi!" Annisa masih terus menggoda.


"Dari dulu sudah tersanjung ... kalau tersandung itu ibu-ibu yang perutnya kedepan ada bayinya!" Abimanyu balik menggoda Annisa sambil tersenyum-senyum.

__ADS_1


"Itu mengandung ... bapak.." jawab Annisa tertawa bersamaan dengan Abi.


"iiihh sejak kapan bapak-bapak mengandung? kan harusnya ibu-ibu!"


"Masssss.... udah aah.. perutku sakit! ketawa melulu!"


.


.


.


.


.


.


.


.


Aku bahagia


Hanya denganmu saja ...

__ADS_1


__ADS_2