
" Yang hanya perlu aa risaukan mulai sekarang adalah perusahaan ini.... "
" Nindy ....... Tidak akan mengganggu aa lagi ..."
" Nin....". sela Yoga risau
" aa dengar Nindy dulu.." jawab Nindy
Yoga terdiam... risau dan serba salah
Menatap pada wajah gadis yang semakin hari semakin dicintainya.
jemarinya semakin erat menggenggam jemari Nindy.
Yoga tidak tau lagi harus berkata apa...
Dia hanya tau saat ini dia semakin takut kehilangan Nindy.
Nindy menatap pada mata indah milik Yoga yang saat ini terlihat risau.
Nindy menyadari saat ini pasti lelaki yang kini menjadi bagian hidupnya sedang gelisah dengan apa yang Nindy akan katakan padanya.
Sementara besok adalah momen besar baginya dan perusahaan untuk dapat memenangkan kerjasama yang telah ditawarkan oleh pak IA.
" a... Perusahaan ini adalah tempat semua staf aa mencari rezeki untuk diri mereka dan keluarganya. Perusahaan ini tetap berdiri dan semakin maju adalah jerih payah papa dan aa"
" Nindy tidak akan mengganggu aa lagi.. karena Nindy akan belajar untuk lebih bijaksana, belajar lebih bersabar lagi .. tidak menyusahkan aa.. jadi aa akan selalu merasa tenang bekerja menanggung tanggung jawab besar sebagai CEO "
" Dan aa akan pulang dengan tersenyum mengingat ada istri yang membuat aa selalu nyaman ingin pulang"
Yoga langsung mendaratkan ciuman sayangnya .. demi mendengar apa yang sebenarnya ingin dikatakan Nindy.
Nindy mencoba menjauhkan wajahnya.. mengingat mereka masih berada dikantor Yoga, tapi Yoga malah semakin menekankan bibirnya.
\=\=\=\=\=
suara ketukan pintu diluar menghentikan ciuman Yoga.
Dia membenarkan sedikit rambut Nindy yang berantakan karena remasan jemarinya tadi.
" Ya.. silahkan masuk !" perintahnya
__ADS_1
Lalu Ferdy masuk.
" Pak, mohon dikoreksi .. semua sudah selesai "
" ok. "
" Tunggu yaa sayang.. selesai ini kita pulang sama-sama"
" Iya "
Lalu Yoga melepaskan jemari Nindy dan beranjak keluar dari ruangannya.
\=\=\=\=\=
Sesampainya dirumah Yoga
" Papa sudah tidur sepertinya.. ". kata Yoga
" Nindy buatkan aa Teh Hijau yaa.. aa mandi dulu, bersih-bersih"
" iya "
Lalu Yoga berjalan menuju kamarnya, dan Nindy kearah dapur.
Diminum teh hijaunya yaa Sayang..
Mimpi Indah... see you tomorrow 💞
\=\=\=\=\=
Pagi-pagi sekali Nindy sudah menyiapkan sarapan kembali
Hari ini hari besar buat Yoga untuk bisa mendapatkan proyek baru.
Nindy memasak sesuatu yang tidak terlalu berat karbohidrat dan selalu ada Salad Sayur dan Buah yang dia mix menjadi cantik dan lezat dimakan.
Yoga sudah bergabung bersama Nindy dimeja makan sebelum ayahnya keluar dari kamar.
Dia memang harus pagi-pagi sekali mengantisipasi jalanan Jakarta yang selalu padat.
Yoga langsung menikmati sarapannya.
__ADS_1
Nindy yang melihat ketegangan pagi ini diwajah Yoga tersenyum manis.
Dia mengambil duduk didepan calon suaminya.. melihat dengan seksama penampilan Yoga
Setelah Yoga menghabiskan sarapannya dia langsung beranjak berdiri untuk segera bersiap untuk pergi.
Nindy mendekat, membenarkan ikatan tali dasi dan kerah baju Yoga.. memasukan petikan dua bunga melati kedalam saku jas Yoga.
" Semua akan baik-baik saja a... semoga hari ini semuanya lancar yaa"
" Amin... iya sayang.. doakan aa yaa... mohonkan izin papa, aa nggak sempat pamit lagi."
" Iya.."
Lalu Nindy mengantar Yoga sampai ke mobilnya. sebelum berangkat diciumnya kening Nindy.
\=\=\=\=\=\=\=
Sesampainya dikantor pak IA, Yoga sudah dinantikan oleh beberapa stafnya yang sudah tiba terlebih dulu.
Ferdy yang langsung menyambut kedatangannya langsung memberi laporan.
" Pak IA masih diperjalanan pak, kita diminta menunggu diruang rapat beliau sambil mempersiapkan bahan-bahan kita."
" Ok.. langsung kita ke sana" jawab Yoga
Ketika semua staf Yoga sedang mempersiapkan semua, tiba-tiba pintu ruang rapat terbuka, dan berdiri diambang pintunya Pak Bahctiar bersama putrinya... Nena.
\=\=\=\=\=\=
Disemua yang kau sentuh untukku
semua menjadi cinta yang luar biasa
hari ini..
semua akan baik-baik saja... Percayalah
__ADS_1
Berikanlah Like dan komentar kalian pada semua tulisanku yaa.... terima kasih🙏