My Favorite CEO

My Favorite CEO
Besuk


__ADS_3

" Jangan nangis teruuuss... aa bingung... "


Yoga terus menghapus air mata Nindy ..


Nindy memeluk Yoga.. menumpahkan segala rasanya dibahu laki-laki yang sudah sangat dicintainya.


" Maafin aa yaa sayang.... maafin... "


Nindy semakin erat memeluk Yoga dengan tangis yang begitu memilukan hati Yoga.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah puas Nindy menumpahkan rasa yang menghimpit dirinya, kemudian ia melonggarkan pelukannya.


Yoga mengusap dengan sapu tangannya air mata Nindy.


" kamu maaf.. in aa ?"


tanya Yoga sambil mengusap air mata Nindy.


Nindy menganggukkan kepalanya.


" katakan... " pinta Yoga lembut


" iya... Nin.. maafin aa "


Diciumnya bibir Nindy dengan lembut.


Kerinduan mereka menjadi satu. Yoga menahan hasratnya... wanitanya masih sakit.


Membuat Yoga putus asa. Menghentikan ciumannya, dan menyatukan kening mereka.


" I love you .. "


"I love you too .. honey" suara lembut memanja itu yang dirindukan Yoga.


Hujan masih terus membasahi kota itu sampai hari menjelang sore.


Sambil menemani Nindy diruang perawatan, Yoga masih terus menyelesaikan pekerjaannya dan beberapa kali melakukan Skype dengan Ferdy dan staf-staf nya, mereka mengadakan meeting jarak jauh.


Yoga merasa nyaman dengan seperti ini. Dia bisa menyelesaikan pekerjaannya tapi juga bisa melihat dan menemani wanita yang amat dicintainya itu.


Nindy memberikan suapan potongan buah kembali ke mulut Yoga, yang saat itu masih menyelesaikan tugas kantornya.


Dan pada suapan terakhir, Yoga mencium jemari Nindy yang dipakai untuk menyuapinya tadi.


" terima kasih .. sayang.. "


" mmmm "


Jawab Nindy lembut sambil memberikan senyumannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=


" selamat sore ... ibu Nindy "


Rombongan pertukaran shif petugas medis masuk ke ruang perawatan Nindy.

__ADS_1


Beberapa perawat menatap kagum pada sosok Yoga yang sedang duduk memandang kearah laptopnya. Laki-laki itu terlihat tampan dan cool, setelan Baju hangat coklat yang menutupi sampai ke lehernya membuat penampilan Yoga sore itu sangat serasi dimata mereka.


Penanggung jawab shif pagi sedang menerangkan beberapa hal mengenai penanganan yang sedang dilakukan untuk Nindy dan lain sebagainya, setelah selesai mereka berpamitan.


"Bu Nindy, dokter Lukman nanti akan datang setelah Magrib yaa... "


" Baik sus.. terima kasih "


Dan ketika Yoga juga mengucapkan terima kasih dan menyunggingkan senyumannya, ada beberapa perawat yang saling sikut dan tersipu sambil menutup bibir mereka dengan kedua tangannya.


Pemandangan itu membuat Nindy tersenyum sendiri.


Calon suaminya ini memang terlihat matang, dan ketampanannya mampu mengalihkan setiap pandangan ..


Dan Nindy merasa bersyukur ... dialah yang memiliki hati laki-laki itu.


" Hon... "


Panggil Nindy lembut


Yang dipanggil mengalihkan pandangan dari Laptop kerjanya kearah asal suara.


" Ya.. Honey.."


balasnya sambil tersenyum memandang Nindy yang saat ini sudah berbaring ditempat tidurnya.


" kamu nggak sadar yaa.. diperhatiin sama perawat-perawat tadi?"


Lalu Yoga berdiri dari duduknya, mendekat kearah Nindy, mencium lama kening wanitanya,


Jawab Yoga


lalu dicium bibir Nindy sekilas.


" Halah... gombal!"


Lalu mereka berdua tertawa.


Kemudian kamar Nindy dibuka orang lagi dari luar, masuklah beberapa teman-teman SMA Nindy yang membesuknya.


Ruangan itu jadi sangat ramai.


Yoga menerima teman-teman Nindy dan memperkenalkan dirinya sebagai calon suami Nindy..


" Duuuuhh... kalau akhirnya dapet yang ganteng kayak gini.. gue rela deh Nin dulu SMA nggak pacaran sama Ucup "


Canda salah satu teman Nindy


Semua tertawa, dan Yoga tersenyum sambil mengusap-ngusap ujung kepala Nindy.


" Banyak yang naksir Nindy loh Ga sampai sekarang.."


Goda teman Nindy lainnya.


" Iya .. Tahu aku.. "


Jawab Yoga sambil mengarahkan pandangan penuh perhatiannya pada Nindy..

__ADS_1


" duuuuh ... baper gue, yang dipandang Nindy, kenapa gue yang deg.. deg.. seer yaa.."


ruangan langsung ramai dengan tawa, dan Nindy merasa terhibur dengan kedatangan teman-teman SMA nya.


" tanggal 14 Februari nanti kayaknya bakal hari patah hati se angkatan kita niih ... Nindy dilamar Yoga "


" Yoi... bener tuh Ta, apa kabar tuh si Ardy ? mana resepsinya dihotel tempat dia kerjakan? "


" Ia.. waktu gue lagi booking, dia aja udah lemes gitu... trus bilang... ini beneran Ta, untuk pernikahan Nindy? bukannya loe yang nikah lagi?"


Kata-Kata Tita disambut dengan tawa teman-temannya termasuk Nindy.


" Gelo kaan tuh anak, malah doa in gue nggak bener!"


Semua tertawa lagi.


Yoga masih dengan lembut mengusap ujung kepala Nindy. Terus tersenyum mendengar celotehan dan canda teman-teman Nindy.


" Ga... loe ada saudara kembaran atau Ade nggak yang kayak loe lagi ? order dong gue satu buat calon suami gue .. "


Selanjutnya ruangan perawatan Nindy riuh kembali oleh tawa mereka.


" sembarangan..! Limited edition niih.. ! "


Jawab Nindy sambil memberi pelukan pada sebatas pinggang Yoga yang saat itu berdiri disamping ranjang Nindy.


Semua terkekeh, Yoga mencium kepala Wanitanya. Menikmati canda Nindy bersama teman-temannya yang menghibur.


Handphone Yoga bergetar, lalu dari layarnya Yoga melihat nama Ferdy yang melakukan panggilan, Yoga meminta izin untuk mengangkat panggilan asisten pribadi kepercayaannya itu.


" Nena menghilang pak, pasti Pak Bachtiar sudah bergerak dengan kaki tangannya. Kiranya Bu Nindy harus dilindungi selama Nena belum tertangkap pak "


Yoga melihat kearah wanitanya yang sedang tersenyum dihibur oleh teman-temannya.


" Hubungi orang-orang terlatih, saya tidak mau terjadi apa-apa lagi dengan calon istri saya. Jangan sampai Nindy tahu kalau dia dilindungi oleh orang-orangmu ! "


"Baik Pak, saya lakukan yang terbaik"


" Handle semua urusan kantor, saya enggak mungkin meninggalkan Nindy dalam keadaan seperti ini! "


" Baik pak "


" Fer.."


" ya pak "


" Buat Nena dan Bachtiar menyesal main-main dengan saya !! "


" Dimengerti pa, saya akan pastikan itu "


\=\=\=\=\=\=\=\=


Haiiii ... kalian yang setia membaca kisah kami.. jangan lupa selalu beri dukungan buat Autor kalian yaa.. dengan memberikan Like, komen dan point kalian


Itu sangat menyemangatinya ... terima kasih


__ADS_1


__ADS_2