
Setelahnya Yoga dan Nindy langsung membersihkan diri.
Menunaikan kewajiban sebagai hamba yang berpasrah diri pada Tuhannya.
Yoga dan Nindy semakin Khusyuk.
Banyak kebahagiaan yang mereka harus syukuri, dan walaupun didepan nanti masih akan ada badai yang harus mereka lewati, setidaknya segalanya telah mereka Pasrahkan hanya kepada sang Pemilik yang hakiki.
Cobaan adalah sebuah keadaan dimana Imanmu diuji. Digetarkan hatimu agar merasa takut dan menyadari bahwa dirimu bukan apa-apa tanpa PertolonganNYA.
Sejatinya, setelah cobaan itu mampu kita lewati, maka akan banyak Hikmah dalam hidupmu yang patut kau syukuri.
Sang Pencipta tidak hanya memaksamu pada sebuah keadaan dimana cobaan itu menjadi titik terendah dalam hidupmu.
Melainkan Dia akan memberi lebih dari apa yang dapat pandangan manusiamu fikirkan. Sebuah hadiah dari nikmatnya arti kesabaran, arti mengimani.
Luruh segala air mata kepasrahan Yoga, kekhawatiran yang ada dibenaknya bukan tentang apa yang akan dialami olehnya, tapi lebih dari apa yang akan dilewati Nindy nantinya.
Jika bisa, Ia ingin menghapus segala kenangan yang menyakiti hati Nindy yang dikarenakan olehnya demi apa yang akan Nindy lewati didepan nanti, yang juga disebabkan oleh dirinya.
"Aku membahagiakan ? atau itu semua karena Dia wanita yang pandai memaafkan dan melupakan?"
Keharuan Yoga semakin menjadi, mendengarkan Istri tercintanya melantunkan Surat Ar Rahman
اَلرَّحۡمٰنُۙ
(Allah) Yang Maha Pengasih,
عَلَّمَ الۡقُرۡاٰنَؕ
Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.
خَلَقَ الۡاِنۡسَانَۙ
Dia menciptakan manusia,
عَلَّمَهُ الۡبَيَانَ
mengajarnya pandai berbicara.
اَلشَّمۡسُ وَالۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ
Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,
وَّالنَّجۡمُ وَالشَّجَرُ يَسۡجُدٰنِ
dan tumbuh-tumbuhan [atau bintang-bintang] dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).
وَالسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الۡمِيۡزَانَۙ
__ADS_1
Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,
اَلَّا تَطۡغَوۡا فِى الۡمِيۡزَانِ
agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,
وَاَقِيۡمُوا الۡوَزۡنَ بِالۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُوا الۡمِيۡزَانَ
dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.
وَالۡاَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡاَنَامِۙ
Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya),
فِيۡهَا فَاكِهَةٌ ۖ ۙ وَّالنَّخۡلُ ذَاتُ الۡاَكۡمَامِ
di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
وَالۡحَبُّ ذُو الۡعَصۡفِ وَالرَّيۡحَانُۚ
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ صَلۡصَالٍ كَالۡفَخَّارِۙ
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ الۡجَآنَّ مِنۡ مَّارِجٍ مِّنۡ نَّارٍۚ
dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
__ADS_1
رَبُّ الۡمَشۡرِقَيۡنِ وَ رَبُّ الۡمَغۡرِبَيۡنِۚ
Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Apa yang telah terjadi tak mungkin dihapuskan lagi, itu akan menjadi cerita dan pembelajaran yang akan Yoga dan Nindy senyumi... suatu hari nanti.
Yoga hanya mampu menitipkan segala yang Ia cintai pada KekuasaanNYA.
Yoga mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, berbalik menghadap Istrinya yang baru menyelesaikan bacaannya, menerima tangan Nindy untuk mencium punggung tangannya.
Yoga Usap kepala istrinya, mencium kening Nindy, mengusap perutnya yang masih rata, sambil mendoakan calon anaknya.
Nindy tersenyum bahagia.
.
.
.
.
.
Tenang saja.. Perpisahan
Tak menyakitkan
Yang menyakitkan adalah
Bila habis ini
Saling benci
Tenang saja
Perpisahan tak menyedihkan
Yang menyedihkan adalah
Bila habis ini saling lupa
Bahwa kita pernah
Selalu bersama-sama
Lalu kita sadar
Bahwa ...
Kita harus berpisah
Lupa mudah melupakan semua
Jangan saling melupakan
Hilang mudah menghilangkan semua
Jangan saling menghilangkan
__ADS_1
(Pidi Baiq - Tenang saja)