My Favorite CEO

My Favorite CEO
11. Acuh


__ADS_3

"Sehat juga niih kita kalau kayak gini ya!" ucap Tias.


"Lumayan... dapet keringatnya karena olah raga, tapi dapet juga mataharinya" jawab Bima


"Abis ini stres lagi.. mikirin tugas yang mesti dikerjain, mana kejar tayang kudu setor semua!" timpal Axsal.


"Kita ngerjain bareng aja yuu, nanti di Vcall grup, Tita bagiin deh yang ngerjain soal no 1 dan 2 siapa dan selanjutnya, trus nanti saling koreksi udah bener belum jawabannya? begitu udah bener baru kita tulis di kertas tugas kita masing-masing, gimana? setuju nggak?" tanya Tita.


"Gue setuju!" Abimanyu langsung menjawab.


Tita menoleh kearah Abi, dan memberi senyuman manisnya, Abi sempat membalas dengan senyum tipisnya tapi itu hanya sebentar lalu dia mengalihkan pandangannya lagi.


Tita tersenyum, dia tahu Abimanyu akan seperti itu.


"Iyaa gue juga setuju" jawab Mely


"Kita tentuin yaa, nanti sekitar jam 2 siang kita Vcll an"


"Aduuuh Tita cantik, jam segitu babang Axsal bobo tiang .. kan kita harus jaga stamina biar enggak kena Covid!" timpal Axsal


"iiihhh" sambut yang lain dengan mimik jijik.


"Yaa.. udah.. kan yang nggak bisa cuma kamu, kita tetep jalan!" ucap Tita.


"Aduuuh Tita cantik, jangan ngambek doong, ok deeh babang axsal enggak bobo tiang deeh demi Tita" goda Axsal.


"Apaan sih Sal, bikin keki Abi aja loh !" balas Tias.


"Ee.. kenapa jadi gue?" sela Abimanyu


"Aaauuu ada yang cemburu yaa.. tapi gensi.. dih biar aja Yas.. paling entar nyesel !" balas Axsal


"Enggak jelas loe?" balas Abi acuh.


Disela-sela itu, bibi datang membawa nasi goreng sea food buatan Nindy, setoples besar emping dan Es teh manis.


"Waaaaa... ini mantab niih, biar deeeh yang punya orangnya jutek yang penting emaknya baek!" goda Axsal


"Terima kasih yaa bi.." ucap mereka semua.


Dan satu persatu mereka mulai mengambil sarapan yang sudah tersedia.


Abi yang terlebih dulu menuangkan es teh manis kedalam gelas, sementara teman-temannya sedang menuangkan nasi goreng ke piring-piring mereka. Gelas dengan isi es teh manis yang menggiurkan itu diletakan disamping Tita. Lalu Abi kembali ambil posisi acuh, seolah-olah iya tidak melakukan hal manis itu.

__ADS_1


Sampai ketika Tita memberikan nasi goreng yang dia sudah tuangkan ke piring untuk Abi. Abi menerimanya tanpa basa basi, tapi hatinya bahagia sekali. Tita hanya tersenyum dihati, dia tahu Abi pasti melakukan itu, kemudian Tita mengambil kembali sepiring nasi goreng untuk dirinya sendiri. Dan mereka menyantap nasi goreng itu dengan lahap.


"Bunda masakannya enak bangeet.." ucap Tita sambil menatap kearah Abimanyu.


"hmmm" jawab Abi tanpa melihat. Dia takut debaran jantungnya akan terdengar jelas.


Tita tersenyum dengan gaya Abi. Sampai mereka akhirnya harus pamitan karena memang keadaan seperti saat ini melarang mereka terlalu berlama-lama.


"Terima kasih banyak bro! semoga loe sama bokap nyokap sehat terus yaa!" ucap Axsal.


"Salam buat bokap nyokap yaa... jangan bosen nerima kita bro!" ucap Aryo


"hmm, nanti gue sampaikan!" balas Abimanyu seperti biasa seadanya.


Sampai ketika mereka masuk bilik sterill dan mencuci tangan mereka lagi, Abimanyu menemani teman-temannya itu sampai mobil yang dibawa Axsal dan Bima hilang dari pandangan mata.


Ketika Abimanyu baru mau masuk kamarnya, bunda keluar dari kamar dan memanggilnya.


"Sudah pulang teman-temanmu Bi?" Ucap Nindy


"Iya..Bun, baru aja.. mereka suka nasi goreng buatan bunda. kata Tita nasi goreng bunda enak banget!" jawab Abimanyu.


"Waa .. syukurlah klu mereka suka. nanti tanyakan sudah pada sampai belum dirumah masing-masing" balas Nindy lagi.


"Ayah bobo lagi, bunda mau siapin makan siang dulu yaa, Abi mau makan apa?" balas Nindy


"Yang kuah-kuah yaa Bun.." jawab Abi


"Ok son" lalu Nindy turun berlalu menuju dapur.


.


.


.


Sampai ketika Abimanyu selesai makan siang bersama kedua orang tuanya, dan saat Vcall teman-temannya tidak terdengar oleh Abi karena saat ini dia sedang mengiringi bundanya bernyanyi dengan gitarnya.


Yoga yang melihat panggilan Vcall itu dari Tita, keusilan ayah itu muncul. Dia menjawab Vcall Tita dengan mengarahkan handphone kearah Abimanyu dan bundanya yang sedang bernyanyi.


Beberapa teman yang sudah terhubung terheran-heran ternyata Abimanyu ahli dalam bermain gitar.


Dan bagi Tita, pemandangan itu sangat indah. Abimanyu yang sedang memainkan gitarnya tampak lebih terlihat lembut wajahnya, aura yang tersirat dari gambaran itu membuat hati Tita ikut bernyanyi. Ditambah ternyata suara Bunda Nindy sangat merdu dan enak sekali didengar.

__ADS_1


.


.


.


Tolong..


Katakan pada dirinya..


Lagu ini kutuliskan untuknya..


Namanya selalu kusebut dalam doa..


Mungkinkah dia tahu.


Cinta yang kumau..


(Tolong-Budidoremi)


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Gadis..

__ADS_1


sudahkah kau juga menaruh hati padaku?


__ADS_2