
Harrier Hotel Loungue,
Terlalu awal bagi Sean untuk datang jadwal bertemu dengan Dev Morgan, tetapi dia tidak ingin datang terlambat untuk menampakkan kesan pertamanya. Begitu juga apa yang disarankan Kenzo Karrin sebelumnya.
Sean datang bersama Pak Klano. Di depan lounge, mereka disambut oleh pelayan yang siap memandu di meja mereka. Namun, setelah mengetahui bahwa orang yang ditemuinya sudah datang, Sean menyadari bahwa datang lebih awal di tempat itu adalah langkah yang salah.
Dev Morgan tampak bertemu lebih dulu dengan seseorang yang benar-benar tidak asing bagi Sean. Lelaki itu adalah Luis, dia duduk di hadapan Dev Morgan dengan tegang.
Tidak seperti seorang yang sama-sama memiliki nama belakang sama, apalagi paras dan penampilan mereka serupa. Tidak akan ada yang menyangkal bila ada yang mengatakan bahwa mereka adalah Ayah dan anak.
‘Brak!’
Suara itu berasal dari suara dokumen Dev Morgan yang sengaja dibanting keras di atas meja. Sean dan Pak Klano yang ada pada jarak sekian meter begitu terkejut dengan itu, apalagi reaksi Luis yang ada tepat di hadapan Dev Morgan. Pemuda itu tersentak dan penuh ketakutan dia menundukkan wajahnya.
“Kau meminta bantuanku untuk uang satu miliar!” geramnya menggelegar, bahkan pekerja yang ada ditempat itu tidak luput memperhatikan meja mereka. Beruntung tempat itu sedang tidak banyak pengunjung, bila tidak seorang akan mengambil gambar mereka dan mengupload di halaman internet agar dijadikan bahan viral.
“Dad, aku berjanji akan mengembalikannya. Aku akan menuruti apapun maumu!” Luis di depannya membalas dengan kata-kata yang bergetar. Bahkan, kedua telapak tangan yang dipangkunya di atas lutut mengepal erat.
Dad? Itu adalah bukti bahwa nama Morgan mereka bukan hiasan. Mereka memiliki hubungan darah bahkan lebih pekat dari keluarga biasa. Sesuai dugaan Sean sebelumnya bahwa hubungan Luis dan Dev Morgan adalah seorang ayah dan anaknya.
Hubungan itu tidak tampak baik. Dev Morgan adalah pria sukses yang berhasil mengembangkan Morgan Investment hingga namanya sudah melalang dalam ranah internasional, sedangkan Luis adalah pemuda berjiwa bebas yang terpaksa tunduk dalam aturan keluarga.
“Bagaimana bisa anak berusia 20 tahun dapat membayarkan satu miliar dengan baik? Itu mustahil!” Dengan angkuhnya Dev Morgan mengangkat dagu. Pandangannya lurus dan terkunci pada anaknya yang terlihat semakin menurunkan kepala.
Dapat terlihat Luis menggigit bibirnya dengan keras dan menahan semua ucapan kasar ayahnya. Namun, dia tetap bersikeras pada tujuannya. “Aku benar-benar membutuhkan satu miliar itu, Dad.”
Meskipun Dev Morgan tampak berekspresi dingin dan keras di hadapan Luis, pada kedua matanya tampak sorot mata penuh kasih sayang seorang ayah pada anaknya. Sayang sekali, Luis yang ketakutan tidak ingin menatapnya secara langsung.
__ADS_1
Dev Morgan terdiam sejenak, pandangan dinginnya mencair perlahan. “500 juta.”
“Ya?” Sontak tatapan Luis terangkat, dia menatap ayahnya dengan tidak mengerti.
“Bukan sebuah pinjaman, tetapi aku memberikanmu 500 juta dan tidak lebih,” terangnya dengan nada yang sama-sama datarnya dengan wajah Dev Morgan.
Seketika itu, seluruh ketakutan yang terperangkap di dalam kepala Sean hilang seketika. Mata cokelatnya melebar dengan wajah cerah seakan dia melupakan semua ucapan kasar dari pria itu barusan. “Benarkah? Bagaimana dengan 500 juta sisanya, Dad?”
“Kau cari sendiri! Aku akan memberikan satu sahamku untukmu dan kelolah itu! Lebih baik mulai saat ini kau belajar menjadi anak mandiri,” sarannya.
Dev Morgan tampaknya baru menyadari kedatangan Sean dan Pak Klano. Wajahnya ikut berpaling pada mereka sehingga Luis dapat menyadari ada orang lain di sekitar mejanya.
Luis berbalik dan kedua matanya terbelalak saat meliahat Sean. Pembicaraan sensitive itu tampak begitu mempermalukan bila didengar orang yang dekat dengan Luis, walaupun sebenarnya Sean tidak keberatan dengan tontonan itu.
“Tamuku sudah datang, pergilah!” perintah Dev Morgan tanpa sedikitpun kehangatan sebagai seorang ayah.
Saat langkah pemuda itu tepat berada di samping Sean, sejenak Luis berhenti. Bibirnya ingin mengucapkan sesuatu, tetapi hanya kebisuan yang ada. Tanpa menatap Sean sedikit pun Luis berlalu pergi dengan ekspresi rumit yang mengukir wajahnya.
Dalam situas seperti ini Sean juga kehilangan kata. Tidak seharusnya dia melihat perseteruan Luis dengan ayahnya. Hal itu dapat melukai perasaan Luis.
Sean beralih menatap Pak Klano di sampingnya, “Apa bisa menemui Dev Morgan tanpa aku? Aku akan menyusulmu secepatnya.”
Pak Klano mengetahui bahwa kehadiran Sean disamping Luis lebih berarti dibandingkan duduk satu meja dengan Dev Morgan. Pria itu mengangguk mengerti seolah dirinya bisa Sean andalkan untuk hal itu. “Jangan khawatir, aku bisa mengurus semuanya.”
Saat itu juga Sean berterimakasih dan segera menyusul Luis.
***
__ADS_1
Di depan pintu lobi, Luis terlihat akan masuk di pintu belakang pada sebuah mobil yang menjemputnya. Melihat hal itu, Sean berlari dan langsung masuk ke pintu lainnya. Sekarang Sean ada di dalam mobil dan duduk bersebelahan dengan Luis.
“Kau ....” Luis menghentikan ucapannya saat dia tahu seorang penyusup yang masuk di mobilnya adalah Sean.
Sean menatap arloji, seolah dia sedang mengisyaratkan bahwa dirinya tidak memiliki banyak waktu.
“Aku akan memberikan 500 juta untukmu,” ucap Sean yang membuat ekspresi Luis tampak terkejut.
“Apa maksud kau mengatakan itu?” Tampak Luis tidak sepenuhnya percaya pada Sean. Siapa yang tidak tahu kehidupan Sean yang menumpang pada keluarga Ellinden. Memiliki 500 juta di dalam rekeningnya adalah hal mustahil, apalagi memberikan 500 juta itu pada Luis yang adalah kemustahilan paling besar.
“Kau membutuhkan 1 miliar itu, kan? Aku tahu 1 miliar itu akan kau gunakan untuk menebus Carla Edena di Canaria. Kau ingin mengembalikan kehidupannya seperti semula tanpa harus bekerja di tempat kotor itu, bukan?” Penjelasan Sean begitu tepat bahkan seorang ahli nujum pun tidak akan bisa meramalkan sebaik dirinya.
Bukan sebuah terkaan belaka, saat Luis menceritakan temuannya pada Zavier, Sean tidak sengaja mendengar percakapan itu.
Banyak korban akibat perlakuan Frans Ellinden, salah satunya adalah Carla. Mereka tidak ingin membuat Carla semakin terjerumus di dunia gelap Canaria.
Hutang Carla adalah 500 juta, tetapi Canaria memberi pinjaman dengan bunga tinggi. Membutuhkan 1 miliar agar Carla bisa membuang nama Mawar di Canaria.
1 miliar bukanlah nilai yang kecil. Tidak mungkin bagi Zavier mampu membebaskan hutang Carla di Canaria. Satu-satunya jalan bagi mereka adalah melakukan pinjaman pada ayah Luis, tetapi sesuai apa yang dilihat Sean semua itu tidak berjalan dengan baik.
"Apakah kau yakin memilikinya?" Tidak ada pilihan bagi Luis untuk mempercayai Sean. Namun, orang yang dicurigainya tampak begitu yakin.
Sean mengeluarkan kartu nama dan langsung diterima Luis. "Tunggulah di tempat itu. Kita akan membicarakan detailnya di sana."
"Aku tahu kau pandai menjaga rahasia. Apakah bagian ini bisa kau rahasiakan juga?" Sambung Sean sebelum keluar dari mobil.
Percakapan lima menit itu harus segera diakhiri karena Dev Morgan adalah tujuan utama Luis malam ini.
__ADS_1