MY GREAT PAINTER SYSTEM

MY GREAT PAINTER SYSTEM
Lukisan Palsu 'Zero Balance


__ADS_3

"Kau baik-baik saja?" Luis memastikan keadaan Sean setelah melihat pisau lipat Frans yang ada di lantai.


"Jangan khawatirkan aku. Lebih penting dari itu, apakah kau membawa kunci cadangan kamar?" gerutu Sean dengan lelahnya.


"Ada di dalam." Luis berkomentar santai dan memberikan jawaban atas pertanyaan Sean dengan mengetuk daun pintu. Pemuda itu mendekatkan wajahnya di muka pintu dan berbicara seolah ada orang lain di dalam kamar. "Di luar sudah aman, kau bisa membukanya."


'Ctak!' Pintu terbuka dan Carla terlihat di dalam kamar 106.


"Mengapa kau ada disini?" Sontak Sean yang kaget hanya bisa menanyakan alasan Carla ada di dalam kamarnya.


Belum juga Carla Edena sempat menjawab, Luis kembali mengingatkan Sean untuk tenang dan tidak membuat kekacauan. Dia juga menyarankannya untuk segera masuk ke kamar sebelum orang lain melihat keberadaan Carla.


"Baiklah, mengapa dia ada di sini?" Jari tangan Sean tidak segan menunjuk di hadapan Carla, tetapi wanita itu duduk dan menyilangkan kaki dengan santai.


Luis mengambil alih berbicara, dia menceritakan awal kejadian Carla Edena ada di kamar mereka. Semua dimulai dari kedatangan Felix di kamar Zavier, Carla mendapatkan kesempatan kabur dan dengan dipandu Zavier melalui sambungan telepon, dia berhasil mendapatkan kunci cadangan kamar 106 dan menunggunya di dalam


"Bukannya masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut?" Sean menyela diantara pembicaraan itu. "Di sini bukan tempat aman baginya, lebih baik segera mencari tempat tinggal lain yang jauh dari Frans."


Baik Luis maupun Zavier sendiri juga beranggapan sama bahwa kondisi di asrama tidak membuat Carla Edena aman.


"Tempat tinggal membutuhkan biaya, Bagaimana caranya?" Luis menanggapi komentar Sean dengan sedikit tidak setuju.


"Aku akan mencoba melamar pekerjaan secepat mungkin." Di tengah pembicaraan itu Carla bangkit dengan penuh semangat, tetapi idenya tidak disambut baik oleh Luis.


Tampak jelas Sean sedang berpikir untuk penyelesaian masalah dan pada akhirnya dia hanya bisa menatap Luis. "Bukankah kau bisa mencari uang dengan muda?"


"Hah? Apa?" Luis mengerjap tidak paham. Meskipun dia anak dari konglomerat, ayahnya tidak akan memberikan uang lagi setelah Luis merengek dan mendapatkan 500 juta dari ayahnya.


Untuk menyelesaikan masalah ini, Sean terlalu terburu dan dia tidak memiliki minat untuk menjelaskan panjang-lebar. Dia beralih mengambil alat ukisnya dan memberikannya pada Luis.


"Lukislah Carla sebagai objek dan jual karyamu. Kenzo Karrin atau Pak Klano dapat membantumu untuk memasarkannya," saran Sean pada Luis.


Dengan penuh keraguan Luis termenung untuk mempertimbangkan ide dari Sean dan pada akhirnya baik Luis dan Carla sepakat untuk menghasilkan uang melalui karya seni.


Mereka pun tidak ingin membuang waktu dan segera melakukannya.


***


"Identifikasi misi!" Setelah cukup beristirahat, Sean berencana memilih misi spesial yang belum dia kerjakan setelah mendapatkan 'Hidden Paradise'].


[Identifikasi misi terbaca!]


Jendela sistem muncul dan kembali mengidentifikasikan misi-misi yang belum diselesaikan.


[Lukisan Marionette: Belum diselesaikan]


[Lukisan Speak with Vagia: Belum diselesaikan]


[Lukisan Anathema: Belum diselesaikan]


[Lukisan Hidden Paradise: Berhasil diselesaikan]

__ADS_1


[Lukisan Klandestin: Belum diselesaikan]


[Lukisan Skeptis: Belum diselesaikan]


[Lukisan Zero Balance: Belum diselesaikan]


[Lukisan Chain of Eros: Belum diselesaikan]


[Lukisan Mind Hole: Belum diselesaikan]


Dari 9 misi yang ada hanya 1 misi berhasil diselesaikan. Kini Sean kembali memilih misi lain agar semuanya selesai sebelum batas waktu.


"Mana yang harus aku pilih?" Gumam Sean menimang keputusannya. "Baiklah, aku pikir akan memulainya dengan 'Zero Balance'."


[Misi perburuan dimulai]


[Zero Balance sedang di proses …"


Tidak lama, sistem kembali muncul membawa infornasi.


[Zero Balance]


[Pergi ke komplek perdagangan tepi pantai dan cari seorang yang bernama Chang Shin]


[Keterangan]


[Nama: Chang Shin]


[Pekerjaan: Pedagang ilegal]


"Komplek perdagangan tepi pantai?" Tidak ada reaksi yang berarti pada wajah Sean, tetapi nama dari komplek perdagangan itu terkenal dengan perdagangannya yang curah.


[Dapatkan Zero Balance]


Jendela sistem ditutup dan Sean segera bersiap ke tempat tujuannya … komplek perdagangan tepi pantai.


***


Pusat perdagangan tepi pantai,


Keadaan di tempat itu begitu padat dan Sean harus melewati lapak-lapak kumuh dari pedagang-pedagang di tempat itu. Para pembeli maupun kuli angkat berlalu-lalang.


"Bagaimana bisa aku menemukan satu orang di tengah ribuan orang di tempat ini?" Mendadak Sean berhenti dan memperhatikan setiap arus dari manusia yang melewatinya. "Ini benar-benar tidak baik.


Sean enggan ikut dalam keramaian itu, dia benar-benar tidak tahan dengan matahari yang menyengat dan orang-orang berjalan penuh sesak. Aroma keringat, aroma cerutu dan aroma tidak sedap tercium di antara sampah-sampah yang berserakan.


"Hei, Paman! kau baru pertama disini?" tanya Seorang anak laki-laki berpenampilan kumal sedang menarik ujung baju Sean. "Apakah kau butuh jasa pemandu?"


Sean menatap bocah yang tingginya bahkan tidak sampai sedada Sean. "Pemandu? Apa kau bisa mengantarkanku ke suatu tempat?"


"Tenang saja, aku kenal semua pedagang di tempat ini. Kau hanya perlu memberikan upah untuk jasaku," jelasnya.

__ADS_1


Sean setuju dengan kesepakatan itu, dia segera meminta pemandu untuk mengantarnya ke tempat pedagang bernama Chang Shin.


Melewati jalan yang terpisah, pemandu cilik berhenti di sebuah toko kuno yang menjual benda-benda seni.


"Baiklah terima bayaranmu." Sean berucap.


Sejumlah uang diberikan Sean pada bocah itu. Namun, si bocah tidak segera pergi. Dia menatap awas keadaan sekitar dan saat terlihat aman, si bocah menarik Sean dan berbisik.


"Paman, sebaiknya jangan terlalu percaya pada apapun di tempat ini," sarannya sebelum dia segera berlari membawa uang bayaran.


Ucapan dari bocah pemandu adalah peringatan karena Sean tahu komplek perdagangan ini terkenal akan pedagangnya yang curah. Namun, Sean tidak memiliki pilihan selain datang ke tempat ini dan menyelesaikan misi.


Pintu toko dibuka Sean dari luar, dan seorang pria 50 tahun menyambutnya seperti rubah.


"Selamat datang pelanggan, mau cari apa na? Disini jual-jual lukisan, barang antik, pantung-pantung seni dan …" Dia melirik Sean dengan wajah cerahnya. "Juga jual obat kuat haiya."


Pedagang itu meringis sendirinya, sementara Sean tidak terpengaruh sedikit pun. 


Sistem telah menyebutkan bahwa Chang Shin berusia 26 tahun. Usia yang tidak sesuai dengan pria yang berdiri di depannya.


"Aku mencari seorang yang bernama Chang Shin di tempat ini," tegas Sean dengan bahasa lugas. 


Beberapa kali Sean melihat jam tangannya dan tampak jelas ekspresi yang menunjukkan bahwa dia tidak ingin berlama-lama di tempat ini. Ada beberapa kelas yang harus dia hadiri dan janji bertemu bersama Kenzo Karrin.


"Haiya Chang Shin … dia na sedang tidak ada di tempat. Ada perlu apa cari-cari itu orang?" 


"Tidak, aku hanya ingin membeli lukisan 'Zero Balance' darinya. Apa aku tidak bisa mendapatkan lukisan itu saat ini juga?"


Mata pedagang itu melebar setelah mendengarkan ucapan Sean. "Haiya … haiya … tepat sekali na! Lukisan yang situ maksud ada di toko ini!"


Dengan begitu antusias, pedagang mencari sebuah lukisan di antara barang-barangnya yang tampak rongsok.


"Ini 'Zero Balance' yang sedang dicari na …." Pedagang memperlihatkan lukisan seseorang sedang berdiri terbalik dan hanya bertumpu pada satu jarinya saja.


"Berapa kau menjualnya?  Aku tidak bisa membelinya lebih dari 10 juta." Sean memulai negosiasinya.


"10 juta tak sampai modal na … lukusan ini masuk lukisan klasik dan katanya pembawa keberuntungan untuk orang yang punya. 25 juta … 25 juta baru saya lepas." 


Ucapan pedagang itu membuat Sean mengerutkan alis. Bagaimana bisa lukisan yang terlihat biasa dihargai lebih mahal. 


Serentak itu, jendela sistem muncul dihadapannya.


[Warning!]


[Karya tidak orisinil]


[Karya asli hanya dijual oleh Chang Shin]


 


 

__ADS_1


__ADS_2