
Acara Makan Malam di kediaman Hamid
Tamara semakin membuat suasana tidak nyaman yang mengakibatkan Valentino Reeves menatap tajam ke Tamara, sedangkan Katya berusaha agar suaminya tidak meledak.
Valentino yang merasa gerah dengan ketidak nyamanan di meja makan, memilih menghabiskan ikan salmon itu lalu memberikan kode kepada istrinya, Katya yang paham suaminya sudah jengkel tingkat dewa.
"Pak Hamid, mohon maaf tapi saya dan istri harus pulang karena anda tahu sendiri kan Katya sedang hamil. Jadi kami mohon diri dulu" ucap Valentino berdiri sambil melirik judes ke arah Tamara yang hanya melengos.
"Pak Valentino, anda mau undur diri sekarang?" tanya Hamid bingung.
"Iya pak. Maaf tapi kami sungguh tidak nyaman dengan suasana di meja makan ini... Apalagi Katya juga lelah..." jawab Valentino sambil menggandeng Katya yang memasang wajah lelah.
"Buat ibu-ibu yang pernah hamil pastinya tahu kan tri semester kedua itu sering kacau kondisinya dan berbeda dengan tri semester pertama" senyum Katya yang dijawab para kaum wanita disana.
"Iya Bu Valentino, memang sering upside-down ya?" celetuk salah satu wanita.
"Betul itu" balas Katya.
"Pak Valentino, bagaimana dengan urusan bisnis kita?" tanya Hamid sedikit panik karena sudah terbayang akan mendapatkan kerjasama dengan PRC Group yang nilainya tidak sedikit.
"Kita bicarakan besok Senin pak Hamid. Permisi." Valentino lalu menggandeng tangan Katya meninggalkan ruang makan mewah itu.
Dewa dan Pramudya saling berpandangan melihat bagaimana Valentino sangat mengontrol emosinya meskipun semua orang tahu, putra Quinn Reeves itu sama dengan ayahnya jika sudah emosi.
Hamid menatap tajam ke arah Tamara karena dirinya kesal, dengan putri manjanya yang bisa membuatnya kehilangan kontrak puluhan milyar. Tamara hanya membalas tatapan ayahnya dengan sikap acuh.
Pria bertubuh agak gemuk itu kesal dengan sikap kekanak-kanakan Tamara di meja makan yang berisikan para rekan bisnis nya termasuk keluarga Reeves dan Hadiyanto. Jika Reeves mundur, dia akan mengalami kerugian besar di bisnis nya.
Dewa hanya tersenyum tipis lalu melirik ke arah Pramudya. Keduanya tahu, jika Valentino sudah tidak suka, bakalan sulit berbisnis dengannya.
***
Di Dalam Mobil Dewa
"Mas Dewa, mas Valentino kalau marah, serem ya..." komentar Alina saat mereka berdua dalam perjalanan pulang.
"Masih kalah serem sama bokapnya. Asal kamu tahu Jeng, saat Juliet hampir tewas ditabrak, Oom Hoshi nyaris bikin hancur RS Cipto Mangunkusumo karena ayah pelaku adalah dokter disana. Untung saat itu Oom Hoshi tidak bawa bazooka, iso Bubrah !"
Alina terkejut. "Juliet hampir tewas?"
"Yup. Gara-garanya anak dokter itu naksir Romeo tapi Romeo udah jatuh cintrong sama Jules sejak putih abu. Akhirnya dia nyuruh temannya yang butuh uang buat nabrak Jules di depan mata Romeo. Kebayang kan gimana hancurnya Rombeng n Oom Hoshi ..." ucap Dewa sendu. ( Baca Romeo Untuk Juliet ).
"Astaghfirullah..."
__ADS_1
"Wis itu masa - masa bagaimana Oom Travis dan Oom David harus menahan Oom Hoshi supaya nggak obrak Abrik Cipto."
Alina mengatur nafasnya. "Lalu sekarang, ceweknya?"
"Suicide."
"Innalilahi... Nggak kuat di penjara?" tanya Alina.
"Yup. Apalagi dia tendensi bipolar juga."
Note
Gangguan bipolar adalah Suatu gangguan yang berhubungan dengan perubahan suasana hati mulai dari posisi terendah depresif/tertekan ke tertinggi/manik.
Gangguan bipolar dapat diderita seumur hidup sehingga memengaruhi aktivitas penderitanya. Namun, pemberian obat-obatan dan psikoterapi dapat membantu penderita untuk menjalani aktivitasnya sehari-hari.
Penyebab gangguan bipolar belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat faktor genetik. Selain itu, faktor lingkungan sekitar dan gaya hidup juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami bipolar.
Gejala utama gangguan bipolar adalah perubahan suasana hati (mood) yang drastis. Perubahan mood ini bisa terjadi dalam hitungan jam, hari, atau bulan. Gejalanya meliputi fase mania yang berlanjut menjadi fase depresi berat.
Pada fase mania, penderita dapat mengalami:
- Perasaan gembira atau antusias
- Semangat yang menggebu-gebu
Sementara pada fase depresi berat, gejala yang muncul berupa:
- Berkurangnya minat pada suatu kegiatan atau pekerjaan
- Perasaan bersalah secara berlebihan
- Keinginan untuk bunuh diri
- Pengobatan dan Pencegahan Gangguan Bipolar
- Pengobatan gangguan bipolar bertujuan untuk mengurangi frekuensi kemunculan gejala, membantu penderita agar bisa kembali beraktivitas, dan menurunkan risiko terjadinya gangguan kesehatan lain.
Adapun beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan adalah:
- Pemberian obat-obatan, seperti obat penyeimbang suasana hati, obat antidepresan, serta obat antipsikotik
- Psikoterapi, seperti interpersonal and social rhythm therapy (IPSRT), cognitive behavioral therapy (CBT), dan psikoedukasi
__ADS_1
Belum ada metode yang dapat mencegah gangguan bipolar.
Sumber AloDokter
"Kamu kan anak psikologi, pasti tahu bipolar kan?" ucap Dewa ke Alina.
"Iya mas. Aku tahu soal bipolar dan aku yakin di penjara, dia juga tidak mendapatkan pengobatan yang rutin jadi menjadi suicidal ( kencenderungan untuk bunuh diri )" jawab Alina.
"Jeng, kamu nggak ada tendensi suicidal kan?" Dewa menoleh ke arah Alina dengan wajah panik.
"Lah opo aku arep suicide mas? Gantung diri di pohon cabe?" gelak Alina. "Aku sangat menikmati kehidupan mas. Apalagi eyang sudah mulai bebas kankernya dikit demi sedikit, Pak Parjo sehat dan tetap menemani eyang, pekerjaan aku menyenangkan, aku punya calon suami ganteng tapi Membagongkan... Rugi mas ! Apalagi kalau bunuh diri kan nyawanya gentayangan tho mas?"
"Katanya. Apa perlu tanya sama Tante Freya? Tanteku itu punya banyak peralatan buat ngobrol sama arwah gentayangan... Gimana?" cengir Dewa membuat Alina menjewer telinganya. "Addduuuhhh Jeng ! Macam nyokap saja !"
"Nggak gitu juga mas ! Aku nggak mau ikut acara ghost whisperer!" gerutu Alina sebal.
***
Seminggu Kemudian, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
Alina terbengong bengong melihat pesawat pribadi milik keluarga Giandra yang akan terbang menuju New York. Pesawat Airbus yang bisa menampung 100 orang penumpang dan awak pesawat itu, tampak gagah dengan logo Giandra disana.
"Whoaaahhh... Kalau ini aku baru yakin mas Dewa anggota keluarga Sultan..." gumam Alina membuat Dewa melirik judes.
"Kamu kemana saja neng?" sindir Dewa yang gemas karena makin kesini, Alina semakin ketularan Absurd nya Keluarga Pratomo. Apalagi Juliet, Katya dan Arabella sering mengajak Alina girls day out saat weekend hingga terkadang Dewa berkumpul dengan para suami mereka.
"Pengsan..." cengir Alina yang langsung mendapatkan ciuman sekilas di bibirnya.
"Ojo pengsan Jeng, durung aku apa-apain... ( jangan pingsan Jeng, belum aku apa-apain )" goda Dewa membuat wajah Alina memerah.
"Emang bisa pingsan mas?" tanya Alina polos.
"Mau cobain? Hayuk ... Addduuuhhh !" Dewa menjerit kesakitan ketika telinga kena Capitan jari Safira.
"Berani apa-apain Alina, mama sunat habis kau !" hardik Safira membuat semua orang yang baru datang, tertawa terbahak-bahak.
"Kapokmu kapan sih Wa?" kekeh Arkananta sambil masuk pesawat.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️