My Love Is Stupid

My Love Is Stupid
Chapter 5


__ADS_3

Satu satunya kesempatan datang kembali saat Fara akan naik ke kelas tiga. Kelas-2 akan diacak, dan kemungkinan para siswa jg akan berpindah kelas. Harapannya, jika ia sekelas nanti, ia akan berbicara dgn Niko & akhirnya berkesempatan utk berkenalan dgn nya. Walaupun pd akhirnya ia hanya akan menjadi teman Niko, Fara tahu setidaknya ia punya kesempatan menjadi teman seseorang yg istimewa.


''Tunggu aku,Niko,'' tekad Fara dalam hati. ''Aku pasti menjadi temanmu tahun depan''.


Fara 17,5 tahun


Suasana sekolah masih sepi, yang terdengar hanya langkah Fara di lorong kelas. Hari ini hari pertama Fara akan menempati kelas barunya di kelas 3. Seperti tahun sebelumnya, langkahnya terhenti di depan mading sekolah. Sekali lagi ia melihat daftar nama siswa di dinding tersebut.


Jantungnya berdegup kencang. Ia melihat daftar nama kelas 3 IPA 1. Namanya berada di daftar tersebut. No. 22, Fara Amalia. Perlahan lahan jarinya melihat daftar nama dibawahnya. Lily... Leonel.... Lily... Margaret... Michael... Moira... Natalie... Niko... jarinya berhenti. No. 29 Niko Fareli. Fara sampai harus melihatnya 2 kali utk memastikan. Ia menutup matanya kemudian membukanya lagi. Nama tersebut masih ada. Seulas senyum lebar menghiasi bibirnya. Akhirnya ia bisa sekelas jg dgn Niko. Fara meloncat kegirangan.

__ADS_1


Fara berlari ke ruang kelas barunya. Ia melihat seisi kelas yg masih kosong. Selama 1 tahun berikutnya ia akan menghabiskan sisa masa SMA nya di ruang yg sama dgn Niko.


***


Dua hari kemudian, Fara memandang Niko yg sedang membErikan tanda tangan utk para siswa kelas 1. Sebagai Ketua Osis, Niko memang sangat sibuk saat masa orientasi sekolah. Tapi tdk seperti rekan-2 nya yg mengerjai adik kelasnya dan membErikan tanda tangannya tanpa meminta mereka melakukan apapun. Hal itu membuat Fara semakin menyukainya.


Di sinilah ia, satu tahun setengah setelah dua perkataan ''maaf'' dan ''thanks'' yg dilontarkannya pd Niko. Ia masih belum punya keberanian utk berbicara dgn nya. Pandangannya jatuh pd tempat duduk Niko, dua bangku di depannya.


Enam langkah, hanya enam langkah jaraknya kini dgn Niko. Tetapi Fara masih belum bicara dgn nya. Pandangannya jatuh pd tempat duduk Niko, dua bangku di depannya.

__ADS_1


Dan pd akhirnya ia menyimpulkan ia memang tdk punya keberanian utk berbicara dgn orang yg ia sukai, saat masa orientasi sekolah usai, dan hari telah berganti minggu, Fara tetap tdk punya kesempatan utk berbicara dgn Niko. Niko selalu di kerumuni teman-temannya, terutama pacarnya, Erika dr kelas 3 IPA 2.


***


Pada minggu ke empatnya di kelas, ketika memandangi rerumputan dr kaca jendela bus, Fara mendesah. Ia benar2 berharap diberi kesempatan utk berbicara dgn Niko, sekali saja.


Tiba-2 bus yg dinaikinya berhenti, Fara membuka jendela bus & melihat kedepan jalan. Sepertinya tak jauh dr sana baru terjadi tabrakan antara truk & mobil barang. Hal itu menyebabkan jalan dr dua arah tdk bisa dilalui. Fara melirik jam ditangannya. Butuh waktu lama utk tim derek mobil tiba dilokasi & membuat jalan lancar kembali.


Fara menelepon wali kelasnya & memberitahu kemungkinan besar ia tdk bisa mengikuti setengah pelajaran pagi sampai istirahat.

__ADS_1


__ADS_2