
Tim paramedis tiba tak lama kemudian dan memberikan bantuan. Setelah itu Mike dibawa dengan ambulans.
Sepulang kerja Niko pergi kerumah sakit untuk menengok Mike.
Niko melihat Mike ditemani istrinya yang terlihat lega bercampur sedih, karena Mike sudah bisa tertawa dan bercanda.
"Hai, Mike." Niko masuk ke kamar tempat Mike dirawat dan meletakkan buah yang dibelinya di meja samping tempat tidur. "Bagaimana keadaanmu?"
"Niko.....!" seru Mike gembira. "Aku baik-baik saja sekarang. Kenalkan ini istriku. Carie."
Niko tersenyum. "Hai, Carrie."
"Terima kasih telah menyelamatkan suamiku," ujar Carrie sambil menggenggam tangan Niko.
"Sama-sama," jawab Niko.
"Paramedis bilang kau melakukan CPR (Cardiopulmonary Respiratory/ napas buatan) dengan baik." Mike menekan tombol untuk meninggikan ranjangnya. "Kau masuk kuliah kedokteran?"
__ADS_1
Niko tertawa perlahan. "Tidak."
Mike memandang Niko dengan pandangan berbeda. "Kau belajar apa?"
"Gemologi." kata Niko. "Perhiasan," jelas Niko setelah melihat alis Mike yang mengernyit kebingungan.
"Perhiasan?" ungkap Mike tidak menyangka. "Kau pernah berlatih CPR sebelumnya? Para pelayan lain bilang kau terlihat seperti sudah terlatih melakukannya."
"Aku sudah berlatih melakukan CPR sejak berumur dua belas tahun," Niko memberi penjelasan. "Ayah dan ibuku dokter. Mereka berharap aku masuk kedokteran juga. Tapi aku tidak bisa melakukannya. Aku sangat menyukai perhiasan."
Carrie menggenggam tangan Niko. "Aku yakin orangtuamu akan mengerti. Hidupmu adalah pilihanmu."
"Ibuku mengerti, tapi ayahku... yah, dia masih perlu diyakinkan."
Mata Carrie melembut. "Bagaimana kalau kapan-kapan kau ikut makan malam di rumah kami?"
"Anda tidak usah repot-repot," Niko merasa tidak enak hati. "Aku senang Mike sudah baikan."
__ADS_1
Mike membantah perkataan Niko. "Tidak perlu sungkan. Kau harus datang ke rumahku untuk makan malam sepulangnya aku dari rumah sakit."
"Baiklah," Niko mengalah. Dia yakin Mike akan terus memaksa sampai setuju.
Hubungan Mike dengan Niko sejak saat itu semakin erat. Niko merasa mendapatkan perhatian seorang ayah yang tidak dia dapatkan dari papa. Dan Carrie sudah seperti ibu kedua baginya.
Beberapa bulan kemudian, di awal tahun barunya, Niko sudah mendapatkan diploma ahli perhiasan dari GIA. Selanjutnya Niko mengicar program perhiasan untuk menjadikannya seorang ahli perhiasan profesional.
Niko, 21,5 tahun
Musim gugur berganti menjadi musim semi. Niko sudah menyelesaikan hampir semua mata kuliah perhiasan yang diinginkannya. Hanya tinggal tersisa satu atau dua mata kuliah pilihan. Rancangan-rancangan perhiasannya telah menjadi bagian dari koleksi musim gugur Julien Bardeux tahun sebelumnya. Julien sampai kewalahan membuat lebih dari ratusan karya rancangan Niko sesudah pameran. Rupanya rancangan Niko banyak diminati warga Paris, terutama kalangan atas. Julien mengatakan karya Niko terlihat elegan, sederhana, tapi memiliki nilai klasik. Mungkin ketiga kombinasi itu membuat para pelanggannya tidak sabar menunggu karya-karya Niko selanjutnya.
Niko masih bekerja di kedai Mike. Walau mungkin ini tahun terakhirnya bekerja di sana. Malam harinya, Niko membuka laci tempat tidur dan membuka kotak cincin bintangnya. Dari hasil tabungannya juga penjualan rancangan perhiasannya, Niko bisa mengumpulkan uang. Satu persatu Niko membeli berlian, dan sudah ada dua puluh berlian yang mengisi tempat di lima sudut empat bintang. Tinggal lima belas lagi. Tiga bintang lagi yang harus diisi.
Kuliah Niko kini lebih banyak berpusat di laboratorium GIA di fith Avenue. Di sana dia belajar bagaimana membuat gambar sketsa menjadi bentuk nyata. Niko menyukai setiap detik dia berada di sana.
__ADS_1
Hari ini ketika sampai di depan kelas lab nya, dia melihat pengumuman kontes merancang perhiasan. Penyelenggaranya adalah perusahaan perhiasan terkenal di seluruh dunia, Tiffany & Co. Tema rancangan perhiasannya adalah *Back to Nature*. Pemenang pertama lomba kontes berhak mendapatkan sejumlah uang dan kesempatan untuk magang selama enam bulan di perusahaan tersebut. Niko tertarik mengikutinya. Batas waktu pengumpulan rancangannya satu minggu lagi di salah satu galeri seni New York.