My Love Is Stupid

My Love Is Stupid
Chapter 9


__ADS_3

''Bukannya kau selalu memakai mobilmu sendiri ke sekolah?'' tanya Niko seakan permintaan Erika tdk masuk akal.


''Yah, mulai besok aku mau dijemput olehmu,'' kata Erika sedikit memelas.


Niko yg tdk tega melihat tampang Erika sepeti itu langsung menyetujuinya. ''Baiklah, besok aku akan menjemputmu lebih dulu.''


Erika langsung memeluknya. ''Nah, itu baru pacarku.''


Niko hanya menggeleng sambil mendesah. Fara mendengar percakapan keduanya dgn sedih. Ia tahu Niko tdk akan menyukainya lebih dari pada teman. Niko sudah punya Erika. Tapi tetap saja perasaan sedih di hatinya tdk bisa hilang. Memang sangat menyedihkan mengharapkan sesuatu yg bukan miliknya. Tapi, melihat senyum Niko bersama Erika membuat perasaan Fara kembali membaik. Tidak perduli bersama siapa, asalkan Niko bisa tersenyum bahagia, maka ia pun ikut bahagia.


 


***


Tapi hari-2 berikutnya terasa berat untuk Fara, karena sepertinya Erika sudah menetapkannya menjadi musuh nomor satu di sekolah. Paginya, ditoilet cewek, teman-2 Erika sengaja menabraknya hingga jatuh tanpa meminta maaf. Fara hanya bisa berdiri dan terdiam. Ia tahu itu peringatan dari Erika utk tdk mendekati Niko lagi. Dan ia tdk bisa menyalahkan Erika. Ia pun tentu ingin melindungi miliknya, walaupun mungkin caranya tdk akan sama seperti yg dilakukan Erika. Untungnya beberapa hari kemudian ada pertandingan persahabatan dgn sekolah lain sehingga Erika sibuk membantu Niko mempersiapkannya, dan ia melupakan soal Fara utk sementara.

__ADS_1


Lapangan basket dipenuhi para siswa yg sedang berteriak. Masing-2 siswa memberikan semangat pd sekolahnya. Fara melihat keramaian itu dr ruang tata boga. Ia tahu Niko sedang bertanding. Tangannya dgn teliti mencetak adonan terigu menjadi sebuah bintang, Setelah satu loyang sudah terisi penuh, ia memasukkannya ke oven. Ia paling suka menunggu saat-2 seperti ini.


Teriakan dilapangan semakin kencang. Fara tersenyum. Ia yakin tim Niko akan menang. Tak berapa lama kemudian pertandingan selesai. Fara melihat ke arah lapangan. Skor 24-21 utk kemenangan tim Niko.


 


**


 


Fara keluar dr ruang tata boga sambil membawa sepiring kue buatannya. Di lapangan sudah tdk terlihat pertandingan basket lagi. Para siswa sedang mengerubungi tim Basket Niko utk memberi selamat.


Fara menunggu sampai semua teman-2 Niko selesai, lalu berjalan mendekatinya. ''Niko selamat ya.''


Niko yg masih mengenakan seragam klub basket dan berkeringat, tersenyum menatap Fara, ''thanks''' ujarnya.

__ADS_1


''Ehm... mau coba kue buatanku?'' tanya Fara sambil menyodorkan piring di hadapannya.


Niko mengambil salah satu kue bintang yg ada dipiring lalu mamakannya.


''Kue buatanmu enak sekali,'' kata Niko memuji.


Fara lalu menawarkan hal yg sama pd semua teman Niko di klub basket. ''Silahkan coba'', katanya ramah.


Tanpa pikir panjang, teman-2 Niko mengambil kue-2 yg ada dipiring sambil memuji Fara sesudah memakannya. ''Kue buatanmu enak sekali'', kata salah satu teman Niko. ''Adikku suka bereksperimen dgn kue, boleh aku minta resep kuenya?''


Fara mengangguk, ''Tentu saja. Aku akan memberikan resepnya di kelas nanti''.


Teman Niko tersenyum. ''Thanks.”


Tiba-2 seseorang menabrak Fara dr belakang sehingga piring yg dibawanya terjatuh dan kue-2 nya berceceran di tanah. ''Oh....maafkan aku'', kata Erika, yg jelas sengaja menabrak Fara. ''Aku tdk sengaja.”

__ADS_1


__ADS_2