My Love Is Stupid

My Love Is Stupid
Chapter 68


__ADS_3

Luki menyalakan lampu ruang tamu apartemennya. Sore tadi dia sudah mendapatkan hasil tes DNA Fara. Dia belum membukanya. Dia tidak bisa menghentikan rasa gundah yang bersemayam di hatinya sejak hasil tes itu berada ditangannya.


Setelah memandangi amplop cokelat tersebut beberapa saat, Luki akhirnya merobek amplop tersebut dan melihat hasilnya. Dia perlu tahu apakah Fara benar-benar putri kandung ayahnya. Kalau bukan, Luki akan melakukan segala cara untuk membuat Fara dan ibunya tidak pernah bertemu dengan papa dan dirinya lagi. Tapi kalau iya....itulah masalahnya. Luki tidak tahu apa yang harus dilakukannya.


Tak berapa lama kemudian dia meremas hasil tes tersebut. Ketakutan terburuknya sudah terbukti. Fara anak kandung papanya. Adik tirinya.


Bel pintu apartemennya berbunyi. Luki berdiri dan membukakan pintu. Wajah si adik tiri muncul di sana. "Mau apa kau kemari lagi?" Tanyanya kesal. Sudah beberapa hari ini Fara selalu berusaha menemuinya. Sekeras apa pun Luki mengusirnya, Fara selalu kembali lagi keesokan harinya.


"Boleh aku masuk?" Fara menatap mata kakaknya dengan sungguh-sungguh.


Luki menggeleng. "Tidak." Tangan Luki bersiap-siap menutup pintunya lagi, tapi Fara menghentikannya. "Dengarkan aku dulu. Aku ingin memberimu sesuatu. Setelah itu aku akan pergi."

__ADS_1


Luki tersenyum kecut. "Apa yang mau kau berikan? Masakanmu? Supaya aku bisa menerimamu sebagai adikku?"


Fara memberikan kotak cokelat di tangannya pada Luki. "Bukalah dan baca kartu-kartu di dalamnya. Mamaku menyayangimu. Dia tidak pernah melupakanmu. Setiap tahun mama membeli kartu ulang tahun untukmu. Beri mamaku kesempatan untuk menyayangimu sekarang. Buat mamaku menjadi keluargamu." Air mata Fara mengalir di pipi.


Luki tidak tersentuh. Dia mengambil kotak cokelat tersebut dari tangan Fara. "Baik, aku sudah mengambilnya. Sekarang kau pergi. Aku tidak mau melihatmu lagi."


Pintu apartemen ditutup. Fara berjalan lemas. Ia menekan tombol lift dengan perlahan. Tak lama kemudian lift tersebut membawanya kelantai bawah.


 


Dragon memperhatikan apartemen Luki Rafael dengan tajam. Sudah satu minggu dia mengawasi Luki keluar masuk apartemennya. Setelah menyuruh anak buahnya membuntuti orang yang menabrak mobilnya, keesokannya dia tahu segalanya tentang orang tersebut. Namanya Luki Rafael. Putra konglomerat Charles Rafael, pemilik Rafael Group. Hal itu tidak membuat Dragon takut. Hidupnya sudah keras sedari kecil. Hanya yang kuat yang bisa bertahan.

__ADS_1


Tidak ada yang tahu siapa nama asli Dragon. Dia sudah dibuang sejak kecil, tanpa tahu siapa orangtuanya. Dia tumbuh menjadi pribadi yang keras dan kejam. Karena kekejamannya, dia berhasil menjadi ketua preman di tempatnya. Dia sangat menyukai gambar naga dan menato suluruh bagian tubuhnya dengan gambar tersebut. Saat itulah nama Dragon lahir. Hanya menyebut namanya saja, orang-orang di daerahnya sudah ketakutan. Tidak ada yang berani padanya. Sampai minggu kemarin, ketika dia dicundangi oleh seorang pria kaya yang menabraknya.


Seorang gadis keluar dari apartemen Luki. Dragon mengenal gadis itu. Setiap hari gadis itu menemui Luki Rafael di apartemennya. Dragon berasumsi gadis itu pacar Luki. Dragon melihat jalanan yang sepi. Kesempatan yang bagus. Sebentar lagi gadis tersebut akan menyeberang jalan. Dragon menyalakan mobilnya dan mulai menginjak pedal gas kuat-kuat.


 


************************


Luki melempar kotak pemberian Fara tanpa antuasiasme. Di dalamnya terdapat tumpukan kartu. Dia mengambil salah satu kartu tersebut dengan asal-asalan. Sebenarnya dia tidak ingin melihatnya, tapi air mata Fara sedikit membuatnya tergerak. Fara memiliki warna mata yang sama dengan papa. Tatapannya tadi seakan mengingatkan Luki pada tatapan papa yang sedih. Jadi Luki memutuskan untuk melihat salah satu kartu tersebut.


Kartu bergambar kue ulang tahun. Luki membuka kartu tersebut.     selamat  ulang tahun yang ketujuh. Luki, maaf tante tidak bisa bersamamu. Tante berharap kau baik-baik saja. Tahun ini seharusnya gigimu mulai tanggal, bukan? Kunjungan ke dokter gigi pasti sangat mengerikan. Pasti, sakit sakit sekali ketika gigi pertamamu dicabut. Tante berharap tangan tante bisa memberimu kekuatan untuk menghadapinya. Tante merindukanmu, Luki.

__ADS_1


__ADS_2